Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Memantai [Tamat]

Memantai [Tamat]

Dia baru saja hendak beristirahat, karena baru sampai di sana. Sambil tengkurap, Wandi menekan-nekan ponselnya. Ia sedang memilih-milih menu makanan. Ia berencana akan melakukan pemesanan di aplikasi pesan-antar makanan. Perjalanan membuatnya merasa lapar. Tanpa sengaja ia menemukan menu makanan dengan iklan gambar makanan itu diolah. Ia melihat sebuah ikan tuna yang masih utuh dengan beberapa es batu di kulit ikan tersebut.
108.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai tatapan sayu
Baca
+Pustaka
My Cute Spy

My Cute Spy

Melihat ruben memasang muka memelas membuat dirinya tidak tega. “maaf. Tante terlalu asyik memasak. Kalau begitu kamu duduk sana. Sebentar lagi masakannya matang”. “memangnya tante masak apa?”. “tentu saja kesukaan kamu. Ada sup bakso dan sosis, udang asam manis. Ah ini juga”. Tante mayang memperlihatkan piring berisi kepiting lada hitam. Terlihat sangat menggugah selera. Itu adalah menu yang sangat disukai oleh ruben.
109.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 362 kali sebagai tatapan sayu
Baca
+Pustaka
Menikah Dengan Paman Tunanganku

Menikah Dengan Paman Tunanganku

“Kamu mau makan apa? Bilang saja.” “Babi asam manis…” suara Anatasya memelas, penuh keinginan, “Aku ingin makan babi asam manis dengan nasi wangi Thailand… Aku tiba-tiba sangat craving… aku bahkan bisa menangis kalau nggak makan itu…” Mata Anatasya berkaca-kaca. Ainsley mencubit hidungnya pelan, seolah tak tahan melihat tingkah lucunya.
9.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 329 kali sebagai tatapan sayu
Baca
+Pustaka
Dia,  Tak Datang

Dia, Tak Datang

Wanita itu melebarkan sneyumannya dan langsung menerima air kelapa dalam sebuah tumbler yang dibawakan Frans langsung dari tokonya The Fresh Coconut yang terkenal sebagai sentra penjualan kelapa terbaik di kota ini. "Sharena, kau jangan terlalu kebanyakan minumnya?" ucap Frans yang entah kenapa begitu mengalir kasih sayangnya terhadap wanita ini. "Aku suka caramu memperhatikanku Frans, andai saja kita bertemu sejak awal. Aku takakan seperti ini." ucap Sharena kepada pria yang menjadi ayah dari kandungannya itu. "Dengar, bertahanlah selagi aku mencari cara untuk mengeluarkanmu dari sisi Badai,: ucap Frans kemudian.
825.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 589 kali sebagai tatapan sayu
Baca
+Pustaka
Mengapa Kau Membenciku?

Mengapa Kau Membenciku?

panik Devano “Gimana apanya? gulai kambingnya kalau sudah matang ya langsung aku bawa ke rumah kamu! terus aku meletakkan gulai sebanyak satu panci itu ke meja makan kamu hemmm…bisa dipastikan baunya yang menggugah selera itu menyeruak ke seluruh penjuru rumah sehingga menimbulkan selera makan kamu menjadi meningkat drastis!” ungkap Sinta berlagak antusias.
1011.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 414 kali sebagai tatapan sayu
Baca
+Pustaka
BALAS DENDAM TUAN ABRAHAM

BALAS DENDAM TUAN ABRAHAM

Beberapa saat kemudian, seorang pelayan datang dan memberikan daftar menu. "Suzy, kamu makan apa malam ini?" tanya Dylan Suzy pun melihat daftar menu sebentar. "Aku mau sate taichan saja, sama es lemon tea." jawab Suzy. "Jika begitu kami pesan 2 sate taichan dan dua lemon tea." kata Dylan memesan ke pelayan rumah makan itu. Sate taichan adalah sate kambing muda, rasanya lebih enak dan lebih lembut daripada sate kambing biasa.
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai tatapan sayu
Baca
+Pustaka
Jadul Tapi Mantul

Jadul Tapi Mantul

kata Bang Parlin. "Apa saja, Bang?" "Salah satunya inilah, indan caok, karena kelapa biasanya selalu ada, gak usah beli, seringkali ketemu jatuh atau hanyut di sungai, jika bosan Indan caok, ada Indan sikabule, cara masaknya saat menanak nasi, airnya pakai santan, baru dikasih garam. Enak rasanya, apalagi pakai goreng pisang,"
1079.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai tatapan sayu
Baca
+Pustaka
Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

Ruenna pun bergegas turun ke sana. ‘Waktunya menikmati sarapan liburan!’ serunya dalam hati. Di atas meja rendah di dekat sofa, set sarapan tropis sudah terhidang dengan sangat estetik. Ada potongan buah-buahan eksotis, dua buah air kelapa muda yang disajikan langsung di batoknya dengan sedotan, serta teko kaca berisi jus buah tropis berwarna kuning jingga.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai tatapan sayu
Baca
+Pustaka
Perjanjian Hati: Nikah kontrak dengan CEO muda Arogan

Perjanjian Hati: Nikah kontrak dengan CEO muda Arogan

Mengatakan 'tidak' berarti menolak satu-satunya kehangatan yang ada di apartemen dingin ini, kehangatan yang jelas-jelas telah menyentuh sesuatu di dalam dirinya. Setelah jeda yang terasa seperti selamanya, ia mengangguk singkat. "Sedikit saja." Anya hampir tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya. Dengan gerakan yang sedikit terlalu cepat karena gugup, ia menyiapkan semangkuk soto untuk Revan, lengkap dengan nasi hangat, suwiran ayam, tauge renyah, dan taburan bawang goreng serta seledri. Ia meletakkannya di meja bar, di samping tas kerja Revan yang terbuat dari kulit mahal.
666 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai tatapan sayu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status