Duka Cita
Mungkinkah Nando yang memengaruhi Cita, sampai-sampai gadis itu berniat pergi ke Singapura.
“Kenapa mendadak?” buru Arya ingin mengetahui alasannya langsung dari mulut Cita. “Atau, kamu sudah ngerencanai ini dari dulu, tapi baru ngomong sekarang?”
“Bukan aku, tapi tante Elok,” jawab Kasih masih menikmati sinar matahari pagi yang menghangatkan tubuhnya. “Sebenarnya sudah lama tante Elok ngasih saran, tapi, aku masih maju mundur. Terus … tadi malam … mendadak aku kepikiran mau berobat ke sana, dan langsung nelpon tante Elok lagi buat tanya-tanya. Waktu aku bicara sama mami sama papa, mereka juga setuju. Jadi, hari ini mungkin mulai diurus semuanya, tapi belum tahu berangkat kapan.”
Sikat na Kabanata