Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tawanan Mafia

Tawanan Mafia

Senyum di bibir Shaka perlahan luntur, berganti dengan wajah masam yang menahan amarah. "Apa maksudmu?! Kau ingin menipu Mentari?! Kau berjanji akan membebaskan semua tawanan termasuk aku jadi kau tidak bisa mengambil keputusan begitu saja! Aku akan tetap bebas!" murkanya menahan emosi. Max tertawa pelan. Ia mengulurkan tangannya kemudian menepuk pipi pemuda itu pelan. "In your dream."
1018.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 558 kali sebagai tatto luffy
Baca
+Pustaka
Terpenjara Sangkar Emas Tuan Muda

Terpenjara Sangkar Emas Tuan Muda

"Apa kau ingin ikut berenang denganku?" Aku tertegun. Mataku mengerjap beberapa kali seolah tidak bisa menutupi rasa gugup yang menyelimuti. Kini posisi Luca sudah menghadap ke arahku. Mulutku tiba-tiba terkunci saat mataku hanya tertuju pada dada bidang milik Luca. Tubuh bagian depannya memiliki tato yang hampir menutupi seluruh bagian perut serta dada sebelah kanan. Sedangkan di bagian dada sebelah kiri terdapat sebuah tato bertuliskan kalimat yang tidak bisa dibaca dari tempatku berdiri.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai tatto luffy
Baca
+Pustaka
Semakin Red Flag Semakin Cinta

Semakin Red Flag Semakin Cinta

“Nggak aneh. Aku pengen cuma kamu yang bisa ngeliat tatoku, nggak semua orang.” Lady berhasil membuat Rain terdiam lagi karena kata-katanya. Ucapan perempuan itu begitu sarat makna. “Kalau gitu aku juga mau bikin, aku mau tato nama kamu,” cetusnya kemudian. ”Kok ngikut aku?” Lady tertawa. “Biar kita punya kenangan abadi.” Rain meniru ucapan Lady tadi. ”Dasar! Kamu mau bikin di mana?” “Di sini.” Rain menunjuk pangkal paha bagian dalam.
920.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 615 kali sebagai tatto luffy
Baca
+Pustaka
Let You Go

Let You Go

Tatapan Kanaya berhenti di punggung tangan pria itu. Senyum kecilnya timbul ketika melihat seberkas tatto yang menghiasi punggung tangan pria itu. Kanaya tidak bodoh, ia bisa menangkap bahwa Tatto itu bergambar ekor naga hitam. Triad sekali. "Nampaknya kau sudah mengetahui identitas ku, nona," ucap pria itu santai sembari menghempaskan bokongnya di kursi kosong yang terletak di samping Kanaya.
106.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai tatto luffy
Baca
+Pustaka
Tuan Dingin & Nyonya Luka

Tuan Dingin & Nyonya Luka

“Aku nyaman, kalau kamu menemaniku di gubuk menyeramkan ini, Bayu. Sudah, jangan memperpanjang lagi.” Diam-diam, hati Bayu bergetar. Kata-kata Jifanya seperti panah yang mengenai sasarannya. Ia tidak ingin memperpanjang situasi yang bisa membuatnya kehilangan kendali. Jifanya memandangi tato di lengan Bayu yang kini tampak jelas diterpa cahaya api. Selama ini ia mengira tato itu hanya gambar kepala singa garang. Tapi dari dekat, guratannya menyimpan kisah lain.
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai tatto luffy
Baca
+Pustaka
Game of Love

Game of Love

Namun, mengenai tatto itu, Bella mengembangkan senyuman. "Ya, aku mengamatinya. Mereka sangat indah, bukan?" Dia tertawa pelan mengigat jalinan ular itu yang si kombinasikan dengan motif tatto tribal dan salib terbalik. Secara keseluruhan mengenai fisik, Bella memang menyukai pria yang memilik tatto di beberapa bagian tubuh. Hal ini terlihat dan terkesan sangat seksi!
102.4K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai tatto luffy
Baca
+Pustaka
Invitasi

Invitasi

Wanita yang merasa diabaikan semakin marah dan pergi begitu saja. “Daijoubu desu.”[7] Yuta yang merasa enggan mengambil tisu dan mengelap pakaiannya sendiri. Saat pria itu membatu Yuta mengelap pakaiannya, Laisa melihat tato yang tidak asing di bahu Yuta. Tato yang mirip huruf kapital ksi dalam alfabet Yunani. Yang juga terlihat sebagai lambang dalam game Invitasi. Pada detik ini semuanya masuk akal. Laisa telah mengawasi orang yang tepat.
9.910.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai tatto luffy
Baca
+Pustaka
Liara

Liara

Kulit di bawah coretan itu terlihat memerah. "Belum terlalu bagus. Baru selesai tadi. Kau keberatan aku memiliki ini?" Liara tak mampu bersuara untuk beberapa. Ia tahu itu hanya tato. Tato bertuliskan namanya di tubuh Hagan. Namun, tidak mampu dikendalikan, perasaan Liara campur aduk karena itu. "Kenapa? Kenapa kau membuat ini? Tidak sakit?" Liara bisa merasakan matanya memanas. Perempuan itu merasa semakin tak karuan ketika dirinya diberi pelukan.
9.535.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 734 kali sebagai tatto luffy
Baca
+Pustaka
Bayang Hitam Sang Jenderal Tirani

Bayang Hitam Sang Jenderal Tirani

"Lalu apa? Kau pikir itu membuatmu tak terkalahkan?" Liam terkekeh, tawa dingin penuh ejekan. "Bukan begitu, Jenderal. Itu membuatku lebih kuat. Setiap Nyxian yang kubunuh meninggalkan jejak—bukan hanya di tubuhku, tapi juga di inti kekuatanku. Tato ini adalah bukti kenaikanku, manifestasi fisik dari koneksi dengan Arus Emas. Kau, dari semua orang, seharusnya bisa menghargai keindahan dari semua ini, Zane."
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai tatto luffy
Baca
+Pustaka
Si Pecundang Pemilik Api Abadi

Si Pecundang Pemilik Api Abadi

"Kalau begitu bagaimana kita bisa menemukan si player zero ini hiks... Hiks... Player itu sangat misterius, ia bahkan memakai topeng!" "Nahhh kamu benar tentang hal itu, apa kamu mau bergabung ke dalam grup baru? Grup ini baru saja aku temukan beberapa waktu lalu. Tapi aku seperti tidak terlalu ingat bagaimana aku bergabung." "Ahhh apa kamu mengigau?!" "Tidak?! Lihat ini aku bahkan membuat tatto ini di lenganku! Bukankah ini keren?!" "Whoaaa!!! Itu tatto yang keren sekali!! Seekor ular hitam dengan bunga liliy putih. Kenapa aku merasa familliar ya? Hummm"
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai tatto luffy
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status