Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Simpanan Dosen Tampan

Simpanan Dosen Tampan

Lidah Felly mendadak kelu, terkunci rapat oleh rasa syok yang luar biasa. Marvin mengembuskan napas panjang, sebuah helaian napas yang terdengar begitu sarat akan beban dan kelelahan yang menumpuk. Pria itu melangkah mundur satu langkah, memberi jarak yang perlahan membuat hawa dingin kembali menyusup di antara mereka. "Mas... aku..." Felly terbata, air matanya kini benar-benar luruh membasahi pipi. Ia kehilangan seluruh kata-kata untuk membela diri.
1053.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai artinya speechless
Baca
+Pustaka
Penyesalan CEO: Mantan Istri Melahirkan Pewaris Rahasia

Penyesalan CEO: Mantan Istri Melahirkan Pewaris Rahasia

Dari speaker kecil di dinding, terdengar bisikan samar—kalimat tanpa bentuk, seperti arwah yang mencoba bicara tapi kehilangan bahasa. Mereka melewati dua tikungan tajam. Tapi Kirana menghilang. Tak ada bayangan, tak ada suara langkah. Hanya keheningan yang pekat dan menyesakkan. Bayu berhenti. Bahunya naik turun, napas tersengal. Wajahnya pucat pasi, matanya membulat ketakutan. Ia menunduk, lalu suaranya keluar pelan, hampir seperti pengakuan.
10140.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.2K kali sebagai artinya speechless
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Dinlea
novel ini bagus ceritanya.. cm terkadang ada rasa utk menskip krn bahasa yg digunakan terlalu bagus.. shg aku yg kurang pandai ini lebih suka bahasa yg langsung tp the poin dari cerita. tanpa perumpamaan.. maaf y Thor mksh
Baca Semua Ulasan
Temanku Menusukku Dari Belakang

Temanku Menusukku Dari Belakang

​Keheningan yang menyergap setelah kalimat Arthur terasa lebih menyakitkan daripada tamparan keras di pipi. Shela masih bisa merasakan sisa hangat bibir Arthur di bibirnya, namun kata-kata pria itu barusan terasa seperti es yang membekukan aliran darahnya. Dunia seolah berhenti berputar di depan gerbang kost yang remang-remang itu. ​"Kamu... apa?" suara Shela keluar begitu kecil, nyaris tercekik oleh udara malam yang tiba-tiba terasa menyesakkan.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai artinya speechless
Baca
+Pustaka
Bayi Bungkus (Aku Terlahir dengan Mata Batin) (INDONESIA)

Bayi Bungkus (Aku Terlahir dengan Mata Batin) (INDONESIA)

Seakan dia manusia tanpa ekspresi. "Iki omahku! Ngaleh! Ngaleh." (Ini rumahku. Pergi, pergi) "Astagfirullah," pekikku. Hanya itu. Saat mulutku terbuka dan hendak melantunkan jalinan ayat kursi yang kuhafal luar kepala, bibirku keluh. Suaraku tercekat di tenggorokan. Kelopak mataku tak bisa berkedip. Korneanya tertahan--- tak mampu bergeser ke kanan ataupun kiri. Tegak lurus menatap sosok Sahira yang kian mendekat.
1011.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 260 kali sebagai artinya speechless
Baca
+Pustaka
ISTRI KONTRAK SANG MONSTER

ISTRI KONTRAK SANG MONSTER

"Miss you, Naura." Kata-kata itu meluncur begitu saja dari bibir Arka. Lembut, tenang. Sialnya, tiga kata sederhana itu seketika membuat udara di sekitar Naura terasa menipis. Ia terdiam. Tenggorokannya mendadak kering, sementara kedua pipinya memanas tanpa bisa dicegah. Jantungnya berdegup semakin cepat. ‘Ih, kenapa aku jadi salah tingkah begini sih’ umpatnya dalam hati.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai artinya speechless
Baca
+Pustaka
Kekasih Bayaran

Kekasih Bayaran

jawabnya lirih. Keheningan yang menekan mengisi ruangan. Arthur menatap Irish dengan campuran perasaan—terkejut, bingung, dan entah kenapa, ada sedikit rasa bersalah di sana. “Kenapa kamu tidak bilang padaku?” “Aku… apa yang harus kukatakan?” tanya Irish dengan suara bergetar. “Aku bahkan tidak tahu harus bagaimana menghadapi semua ini. Aku takut, Arthur. Aku takut apa yang akan terjadi setelah ini…”
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai artinya speechless
Baca
+Pustaka
Tertawan Obsesi Gelap 4 Iblis Menawan

Tertawan Obsesi Gelap 4 Iblis Menawan

bisikku, menatap pria besar itu dengan mata berkaca-kaca, aku ingin mengungkapkan semuanya, tapi bibirku tetap terkunci. "Tidak jadi," ucapku akhirnya, berpaling. "Tidak ada yang ingin kukatakan padamu." Arthur terdiam, lalu dia menghela napas, panjang, berat, seperti orang yang kelelahan berperang melawan sesuatu yang tidak bisa dia lihat. "Baiklah, Putri," jawabnya akhirnya. "Kalau kau belum mau bicara, aku tidak akan memaksa."
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai artinya speechless
Baca
+Pustaka
Pesona Ibu Tiri Temanku

Pesona Ibu Tiri Temanku

Seseorang yang tidak pernah challenge kamu? At least dengan dia aku merasa hidup! Pak Arman berteriak, semua filter sudah hilang. Bukan seperti pernikahan mati ini. Bukan seperti rumah yang terasa seperti penjara. Dengan dia, aku bisa bernapas! Kata-kata itu menggantung di udara, berat dan menyakitkan. Sheilla merasakan dadanya sesak. Air mata mulai mengalir tanpa bisa ditahan lagi.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai artinya speechless
Baca
+Pustaka
Terjebak Karma Mertua akibat fitnah sang Ipar

Terjebak Karma Mertua akibat fitnah sang Ipar

ujarnya. Arta berbicara tanpa jeda, seolah enggan Ayla menimpali ucapannya sebelum apa yang ingin ia sampaikan tuntas. Bahkan kelopak matanya yang bergetar, tak ia hiraukan. Seolah jika ia berkedip sekali saja, air mata akan membanjiri pipinya. Meski ucapan Arta yang datar seolah tanpa emosi, namun bagi Ayla malah terdengar seperti guntur di siang bolong diiringi suara petir yang saling menyambar.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai artinya speechless
Baca
+Pustaka
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

“Artinya dunia sedang kacau.” Ratih yang ikut menatap layar, kedua matanya terlihat bergetar. “Atau dunia sedang mencoba berbicara.” Arjuna menatap mereka semua. “Dunia tidak kacau. Ia sedang belajar menyatukan bahasa yang dulu hilang.” Larisa menatapnya bingung. “Bahasa apa?” “Bahasa rasa,” jawab Arjuna. “Bahasa yang dimengerti semua makhluk, tapi dilupakan manusia.”
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai artinya speechless
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status