AMORAGA
Akhirnya, setelah beberapa saat terdiam, Raga mulai bersuara, "Lo benci banget, ya, sama gue?"
Amora terdiam. Ia mengerutkan dahinya selama beberapa detik sebelum akhirnya menjawab, "Kayaknya gue gak perlu jawab. Lo pasti tahu."
Raga menghela napas. Ia menundukkan kepalanya. Padahal ia sudah tahu jawabannya. Ia hanya ingin memastikan langsung dari cewek itu. "Karena sikap gue?"
"Salah satunya," jawab Amora santai. Ia mengunyah biskuit kentang yang ada di toples.
Hot Chapters