Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
GETARAN JIWA

GETARAN JIWA

Tampak Renata kebingungan, aku tersenyum canggung saat di tatap seperti itu. “E-ee itu kau pulang jam berapa biar ku jemput.” Bibir ini sangat susah mengatakan satu kalimat. Ku lihat dia mengatakan tak perlu repot-repot, namun aku tak mau menyerah begitu saja. Aku mengatakan harus aku yang jemput, sedikit terkesan memaksa, namun mau bagaimana lagi. Akhirnya Renata mengatakan jam pulangnya, aku mengangguk dan menatap tubuhnya semakin tak kelihatan, berjalan masuk ke dalam toko.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as teh anget
Read
+Library
Menjadi Istri Kedua CEO

Menjadi Istri Kedua CEO

“Kinar akan kembali setelah merasa urusannya selesai. Saya tahu yang dipikirkan Kinar.” “Memangnya apa, Pak?” Teguh ingin tahu. Mungkin saja omongan Anan hanya sekadar tebakan yang belum tentu benar. “Kamu kepo?” “Iya, saya ingin tahu.” Jujur Teguh berkata. “Daripada saya harus menebak-nebak sendiri, rasanya lebih etis bertanya langsung kepada Bapak.” “Saya juga tidak yakin.” Apa ini candaan?
1010.3K viewsCompletedAdded to Library 369 Times as teh anget
Read
+Library
MANT(en)AN

MANT(en)AN

“Ya, udah, yuk! Lo yang nyetir, ya!” “Oke!” -II-
103.1K viewsOn holdAdded to Library 125 Times as teh anget
Read
+Library
Ampun, Jo, Ini Kegedean!

Ampun, Jo, Ini Kegedean!

tanya Nana memastikan dengan nada penuh antusiasme. Teja mengangguk, kali ini lebih cepat. “Biar nggak bosen, Na. Oke?!“
1057.5K viewsOngoingAdded to Library 1.8K Times as teh anget
Read
+Library
TO GET HER

TO GET HER

Aneesa dengan lembut menancapkan gigi atasnya di bibir bawahnya yang pucat karena terlalu lama berada di air sembari mengingat bagaimana Marcello memegangi perutnya untuk membantunya berenang, bagaimana Marcello membantu memberikannya kepercayaan diri di dalam air di mana Aneesa selalu ragu setiap kali berada di dalam kolam renang bahkan meskipun air kolam itu tidak mungkin membuatnya tenggelam. Aneesa mengalihkan pandangannya dan berpura-pura menekan-nekan layar ponselnya karena Marcello membalikkan badannya dan berjalan ke arahnya sembari memegangi dua cangkir yang mengepulkan uap. “Minum tehmu selagi hangat, setelah itu aku akan membantumu mengeringkan rambutmu di kamar,” kata Marcello.
1010.8K viewsCompletedAdded to Library 345 Times as teh anget
Read
+Library
Rahasia di Ranjang Malam Pertama
Read
+Library
RETAK

RETAK

"Alamat rumah Mbak di mana? Mobil jemputan saya sudah sampai. Mau bareng? Kayaknya hujan kayak gini redanya bakalan lama. Bahkan isya pun sudah lewat." Vitaloka menengadah langit, benar ucapan laki-laki itu. Awan hitam masih tampak menggumpal, hujan pun tak ingin mereda. Mengenggam erat kantung kresek yang dipegang. Lalu mengucapkan alamat rumah pada laki-laki itu. "Mari, saya antar." Rajaswala nama laki-laki mengiring Vitaloka memasuki grab yang dipesan.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 115 Times as teh anget
Read
+Library
RINTIK YANG MENGGENANG

RINTIK YANG MENGGENANG

Namun keinginannya untuk merebut Ganindira semakin kuat, jadi Lean harus memutar otaknya kembali saat berhadapan dengan Ganesha, karena bagi Lean Ganesha merupakan lawan yang sangat tangguh dan bisa di pastikan kalau dirinya akan kalah dari segi manapun. "Maafkan aku arena memecahkan gelas...", ucap Lean dengan raut yang di buat menyesal. "Tetapi kau tidak rugi bukan karena aku memecahkan gelasmu ini..?" tambahnya lagi. "Tentu saja aku tidak keberatan..", jawab Ganesha. "Kalau kau masih ingin memecahkan gelasnya, kau bisa pergi kebelakang dan memecahkan semaumu karena bagi seorang Ganesha Erlangga gelas tidak ada artinya.."
3.3K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as teh anget
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status