Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pendekar Dewa Naga

Pendekar Dewa Naga

' ujar Mahasura. "kamu tidak perlu mengerti ... cukup ikuti saja kata hatimu maka semuanya akan kembali normal!" ujar gadis desa ini yang semakin membuat bingung Mahasura. "Ada apa sebenarnya di Desa Pendekar ini? Kenapa selalu penuh rahasia dan teka-teki? Aku harus secepatnya mengungkap rahasia desa ini sebelum kedatangan Ratu Dewayani!' tekad Mahasura.
9.8120.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.5K kali sebagai teh desa
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Zhu Phi
Ijin promosi thor ... Pendekar Kitab Iblis Dunia Persilatan gempar oleh terbunuhnya Pendekar golongan putih dan hitam secara misterius. Pelakunya dikenal sebagai Hantu Dunia Persilatan yang selalu membuka Kitab Iblis yang bercahaya. Siapakah dia? Ikuti kisahnya ya. Update tiap hari. Terima kasih.
JP
Pendekar Dewa Naga mulai update normal ya sobat readers. Terima kasih masih setia mengikuti perjalanan Mahasura untuk menjadi ahli bela diri terhebat. Vote dan komentar dari sobat readers sangat membantu meningkatkan semngat untuk lebih baik lagii dalam berkarya.
Baca Semua Ulasan
Salju Hitam di Venesia

Salju Hitam di Venesia

"Aku mengenal Yuvika dengan baik." "Bagus, bagus." Taveti tersenyum lebih cerah. "Aku percaya padamu." "Terima kasih, Ayah." Deska memberi sinyal pada Benjamino. "Karena ini terlalu mendadak, tidak banyak hal yang bisa kuambil," katanya dengan nada menyayangkan. Benjamino segera membuka sebuah kotak di hadapan semua orang. Itu adalah set perlengkapan teh yang terbuat dari keramik dengan desain panorama pedesaan yang unik dan cantik.
105.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai teh desa
Baca
+Pustaka
TERIMA KASIH TELAH MENCERAIKAN AKU

TERIMA KASIH TELAH MENCERAIKAN AKU

Jika jodoh tak akan ke mana, itulah kata kak Murni menasehatiku. Subuh aku berangkat ke desa. Rumah nenek tujuanku. Naik kereta api sekitar satu jam, aku sampai di desa yang ada perkebunan teh yang sangat luas. Dinginnya udara tapi berhasil memanjakan mataku dengan keindahan pemandangan yang tak kujumpai di kota. 'Selamat datang di desa, Dinda,' ucapku di hati sambil melangkah.
1092.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai teh desa
Baca
+Pustaka
KITA & MASA LALU

KITA & MASA LALU

Medan yang akan membuat sopir dengan SIM abal-abal frustasi sejadi-jadinya. Namun skill menyetir Theo benar-benar patut diacungi jempol, meski SIM yang dikantonginya hanyalah SIM abal-abal. Di akhir jalan menanjak, terlihat sebuah desa yang bernama Sokoh. Tertera di layar ponsel Theo, suhu di desa tersebut berada di bawah tujuh belas derajat celsius. "Si Bang Aksara ini bukan tipe yang dari luar malaikat tapi dari dalem demit kan?" tanya teman kedua Theo.
9.82.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai teh desa
Baca
+Pustaka
Pesugihan Kandang Bubrah

Pesugihan Kandang Bubrah

Ustadz Harman menatap mereka dalam-dalam sebelum akhirnya menyebutkan namanya. "Desa Pagerwesi." Lila mengernyit. Dia belum pernah mendengar nama itu. Dimas tampak berpikir sejenak, lalu berkata, "Aku tahu tempat itu. Tapi… bukannya desa itu sudah lama ditinggalkan?" Ustadz Harman mengangguk. "Benar. Desa itu dikenal sebagai desa yang ditinggalkan penduduknya tanpa alasan yang jelas."
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai teh desa
Baca
+Pustaka
ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA

ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA

Harusnya Sari tidak perlu cemas, Ratih sedang ikut belanja bulanan yang biasanya akan makan waktu sampai tengah hari. "Baunya gak seperti teh nyonya Lea. Kayak ada aroma obat gitu," gumam Sari tampak berpikir. Perempuan itu buru-buru menuang sedikit teh Lea ke dalam wadah kecil. Secepat kilat dia keluar dari sana, lantas menghubungi Desi. Desi yang bekerja di rumah sakit tentu tahu cara memeriksa kandungan teh milik Lea. "Aku ambil nanti sore sekalian mau ngasih titipan emak buat Bu Lea."
1057.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai teh desa
Baca
+Pustaka
LINGGA KALAGENI: Pendekar Terkutuk dari Sekte Pedang Naga

LINGGA KALAGENI: Pendekar Terkutuk dari Sekte Pedang Naga

ucap tetua desa. "Tidak perlu dipikirkan, sudah kewajibanku membantu mereka yang tertindas," jawab Lingga. Tetua desa menatap kepala desa sambil mengedipkan mata seolah memberikan kode. Dia memberikan isyarat agar kepala desa memberikan sebuah teknik warisan leluhur desa kepada Lingga. "Tuan, sebenarnya desa banyu biru memiliki sebuah rahasia," ucap kepala desa.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai teh desa
Baca
+Pustaka
Gelora Cinta Sang Berondong (Gadis Arogan)

Gelora Cinta Sang Berondong (Gadis Arogan)

Tidak banyak penduduknya yang lalu lalang, dan tidak ada hewan-hewan yang berkeliaran. Meski sebuah pedesaan, desa yang didatangi ketiganya sudah termasuk maju dan tersentuh peradaban. Sawah-sawah di kiri dan kanan jalan sudah dijamah oleh teknologi-teknologi terbaru yang mempercepat pekerjaan. Tidak sampai di situ, sekolah-sekolah yang berderet di sana, bukanlah sekolah biasa dengan atap yang rusak atau lapangan yang seadanya, melainkan sekolah-sekolah yang mampu bersaing dengan sekolah di kota tempat ketiganya berada. Gedung tingkat dua dan lapangan yang bagus.
3.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai teh desa
Baca
+Pustaka
ELEANORE Putri Sang Perdana Menteri

ELEANORE Putri Sang Perdana Menteri

"Nah sudah sampai. Apa kabar mereka ya? Sudah lama aku tak berkunjung." Desa itu bukanlah desa primitif melainkan desa yang dilestarikan oleh pemerintah. Tempat yang nyaman dan udara bersih, warganya berpenghasilan dengan bercocok tanam. Jarang sekali orang kota ke sini kecuali jika ada yang keperluan seperti membeli sayur mayur, buah-buahan atau pakaian rajut. "Nona Eleanore ...!"
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai teh desa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status