Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku Mbabu, Kau Hadirkan Madu

Aku Mbabu, Kau Hadirkan Madu

Terserah bagaimana nanti caranya, akan aku pikirkan dan yang jelas sekarang aku harus membuat A' Eko makin masuk ke dalam perangkapku. “Aa' nggak perlu juga, kan, jelasin sama si Rara. Dia itu, kan, gadis kampung. Mana paham apa itu bisnis. Tinggal aja bilang, iya. Ih! Aa, mah gitu,” sahut Teh Ocha dari pintu utama, doa terlihat kesal. Dia kira walaupun aku gadis kampung, aku akan bodoh. Nggaklah, ya. Meskipun aku sekolah hanya tamatan SD, tapi aku tidak bodoh-bodoh amat untuk hal beginian. Walau bagaimana pun juga, kan, aku bermedia sosial. Jadi sedikit lebihnya aku tahu dong. Dasar aja Teh Ocha. Gengsi mengakuinya kalau ini hanya kontrakan.
7.724.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 767 kali sebagai teh kita
Baca
+Pustaka
Iblis Jatuh Cinta

Iblis Jatuh Cinta

Batin Ken *** "Hah, masa lalu yang panjang..." Kata Teha. Setelah lulus sekolah menengah, Teha memutuskan melanjutkan kuliah di Amerika. Setelah menyelesaikan studinya di Amerika, Teha kembali ke rumah orang tuanya di Inggris. "Hei Teha, bukanksh kau harusnya mulai fokus belajar bisnis milik ayahmu?" Tanya Ken.
1018.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 548 kali sebagai teh kita
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Sata Erizawa
update bab berjudul 'annoyed', itu salah update ya.. harusnya itu di chapter 30 lebih.. malah keupdate karena salah atur waktu... maaf, maaf buat yg udah klik dan kehilangan poin 🍁 lain kali akan lebih berhati-hati
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y thor KSATRIA PENGEMBARA. Seorang pendekar dari Jawa Dwipa yang mengembara keseluruh penjuru dunia untuk menempa kekuatan dalam pertarungan dengan para pendekar hebat dari semua penjuru negara. Pastinya kisah ini akan sangat menarik untuk diikuti. Jangan lupa mampir y. T'Kasih
Baca Semua Ulasan
Dibuang Suami Pelit, Dinikahi Sang Pewaris

Dibuang Suami Pelit, Dinikahi Sang Pewaris

sahut Gita. Pesanan es teh kami telah datang. Seperti anak kecil, kami menyeruput es teh menggunakan plastik dan juga sedotan. Terasa segar, cukup membuat tenaga kami kembali. “Kita coba cari lagi pekerjaan. Sambil jalan aja, semoga saja ada keajaiban, kan kan kan?” ajakku. “Oke baiklah! Jalan pelan saja, kakiku rasanya pegal-pegal!” sahut Gita.
4.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai teh kita
Baca
+Pustaka
Kita dan Cerita

Kita dan Cerita

Jawab Mamanya. “Kalau emang itu sudah keputusan Mama dan baik buat Mama kenapa enggak Ma. Lagipula Raina sama kak Kevin jadi nggak berduaan terus dirumah” “Kan bertiga” “Oh iya sama Bu Inah” Raina tertawa kecil. “Kebetulan hari ini Mama juga mau sekalian ketemu sama teman Mama buat bahas bisnis ini” “Teman Mama punya butik juga Ma?” Tanya Raina.
18.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 392 kali sebagai teh kita
Baca
+Pustaka
Setitik Hitam

Setitik Hitam

teriak Tisha “Kamu kan orang,” ucap Yura pelan “Tidak ada orang! Tidak ada orang! Pergi! Bunda marah! Tidak ada orang!” ucapnya tanpa berhenti. “Tisha!!! Nama kamu Tisha kan?, aku orang baik, aku bawa banyak makanan,” ucap Yura dengan lembut. “Makanan? Makanan? Jajan? Mana? Aku mau makanan. Tisha mau jajan,” ucap Tisha berulang kali.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai teh kita
Baca
+Pustaka
The Sunday Sunflower

The Sunday Sunflower

Saga: Syok kenapa, Teh? Alih-alih mendapat pesan balasan, Radit sedikit bingung saat sebuh telepon masuk dari Teh Karina. Ia takut Kalania akan terbangun saat ia sedang berbicara dengan Sasha. Istrinya itu sangat sensitif pendengarannya. Kalania gampang sekali terbangun karena suara kecil, apalagi jika ia tak ada di sisinya. Namun ia tak punya pilihan lain. Radit menggeser layar ponselnya lalu berkata, "Halo?"
4.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai teh kita
Baca
+Pustaka
Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini

Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini

kata papa "Oh iya Ra, rencananya aku besok mau ke rumah papa sama mama mau nganterin ini juga sekalian silaturahmi, kamu ikut ya cuma sebentar kok." Kata David "Yauda kebetulan besok juga papa ada di rumah jadi bisa jagain mama" jawab rara
5.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai teh kita
Baca
+Pustaka
Jalan Hidup Kita

Jalan Hidup Kita

Apa sekarang dirinya sedang dihukum? Mia mengusap perutnya dan dengan suara yang lirih dia mulai berbicara, "Bayi yang kukandung bukanlah aib, dia anugerah terindah meski berasal dari sesuatu yang tidak diinginkan. Semua orang akan memandangnya dengan rendah tapi aku percaya anakku masih memiliki tempat di dunia ini."
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai teh kita
Baca
+Pustaka
TETANGGA SOK KAYA

TETANGGA SOK KAYA

Kumenoleh ke arahnya. “Saya Winda, tetangga Teteh yang depan rumah!” ucapnya sambil menunjuk ke arah rumahnya. Rumahnya ternyata paling bagus di antara rumah Kang Wawan dan rumah wanita stress yang baru saja masuk ke dalam. “Saya Minah, Teh! Salam kenal, Teh!” Aku mencoba bersikap ramah untuk menarik simpatinya. “Kalau bosen di rumah, nanti main saja ke rumah saya, Teh!” ucapnya sambil tersenyum. Akhirnya aku memiliki teman juga di sini.
10150.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai teh kita
Baca
+Pustaka
Ditikam Cinta

Ditikam Cinta

Ujar Bora “Maaf hanya bisa menghidangkan teh madu.” Ujar Bora “It’s Okay, tidak masalah.” Ujar Bela yang langsung meminum Teh madu yang dibuat oleh Bora. Saat itu Bora langsung duduk di hadapan Bela, “Kata Ika kau ingin bertemu denganku, Apa ada yang ingin kau katakan sampai kau jauh jauh datang kesini?” Tanya Bora
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai teh kita
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status