Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TETANGGA BARU

TETANGGA BARU

TETANGGA BARU (2) ***** "Uhukk uhukk!" Mas Adrian kembali terbatuk. Sepertinya dia tersedak. Wajahnya sampai kemerahan. Cepat kutuangkan air putih dan memberikan padanya. Mas Adrian meneguk habis air putih yang kuberikan. Dia mengusap-usap tenggorokannya. Lalu berdeham beberapa kali. "Hati-hati makannya, Mas."
1015.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 384 kali sebagai teh kita
Baca
+Pustaka
Tentang Kita

Tentang Kita

“Itu tutup, makanya gue ke sana. Lagian gak terlalu jauh juga, tinggal jalan lima menit abis sekolah juga sampe kan.” “Lagian yang gue tanyain tuh elo, ngapain ke taman depan? Mana kaya lagi ngubur sesuatu gitu. Mau nyantet lo ya?” tuduh Chika seenaknya. Seketika Glen menoyor pelan kepala Chika, kenapa anak itu begitu menyebalkan jika bersamanya. Mana Chika yang terkenal dingin yang di kenal orang-orang? “Gila lo! Ya kali gue begitu? Lagian mau nyantet siapa juga?”
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai teh kita
Baca
+Pustaka
SUAMI PENGGANTIKU SEORANG BOS

SUAMI PENGGANTIKU SEORANG BOS

Tetiba Teh Wita berjalan tergopoh-gopoh menghampiri kami. "Gawat, Pak, Bu, gawaaatt!" ucapnya dengan napas terengah-engah. "Ada apa, Teh Siti?" tanya ibu bingung. "Anu si Mas Gala .... Mas Gala ...." "Mas Gala kenapa, Teh?" tanyaku penasaran. "Mas Gala ada di rumah Geni," sahutnya lagi. Aku mengerutkan kening tak mengerti. "Maksudnya gimana, Teh?"
5.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai teh kita
Baca
+Pustaka
Rahasia di Ranjang Malam Pertama

Rahasia di Ranjang Malam Pertama

*** NOTE: Mau ke mana, tebak?
1011.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 274 kali sebagai teh kita
Baca
+Pustaka
Kita yang Menjadi Kita

Kita yang Menjadi Kita

“Tidak apa-apa. Riana telah menyiapkan teh jahe yang hangat, aku dan Alexa sangat menikmatinya.” “Sepertinya kalian terlibat pembicaraan yang menyenangkan.” Luke yang berbicara kali ini. Matanya sempat melirik dua perempuan itu sebentar tapi kemudian kembali teralih pada Rena yang turun perlahan-lahan.
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 246 kali sebagai teh kita
Baca
+Pustaka
Salah Kamar

Salah Kamar

Drt Drt Ponselnya berbunyi. Taka membuka tas selempangnya, lalu mengambil ponsel pintar yang ia beli secara kredit untuk melihat siapa yang menelepon. "Halo, assalamualaikum, Teh. Ada apa?" "Taka, kamu di mana? Lakban coklat habis dan plastik bening juga habis. Jangan lupa mampir di toko plastik ya." "Oh, baik, Teh. Tunggu ya. Taka sedang berteduh, tadi lupa bawa jas hujan."
1099.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai teh kita
Baca
+Pustaka
Legenda Raja Serigala

Legenda Raja Serigala

Tedja dengan tenang menunjuk ke secangkir teh lagi di atas meja dan berkata, "Ini adalah Teh Jubah Merah yang dikenal sebagai raja dari segala teh, sangat sulit didapat. Kamu cobalah." Saat berbicara ... Tedjadengan cepat melemparkan cangkir teh dengan satu gerakan tangan. Cangkir itu berputar di udara, sangat stabil dan tidak ada yang tumpah. Tedja tetap terlihat santai, seolah tidak memedulikan kemarahan Teguh. "Brak!" Teguh mengerutkan keningnya, memukul cangkir teh hingga pecah dengan satu pukulan. Saat ini, dia dengan dingin berkata, "Kaisar, aku datang ke sini untuk satu pertanyaan."
9.5366.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.9K kali sebagai teh kita
Tampilkan Ulasan (54)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Viceroy
bab 595 ceritanya sungguh membagongkan , masa iya raja srigala dg segala kemampuannya di ancam musuh yg ecek2 dg menyandera Caira dg lugu nya Teguh sang raja srigala mau2 disuruh minum racun hadehhh padahal dg kemampuannya dg mudah menghancurkan penyanderanya hadehhhh penulisnya terlalu lebayyyyhh h
Baca Semua Ulasan
Perempuan Masa Lalu Suamiku

Perempuan Masa Lalu Suamiku

Aroma daun teh mengusik hidung seiring dengan kepulan asap yang keluar dari cangkir “Minum dulu. Teh hijau kiriman teman di Jepang.” Prof. Kathrina memberi isyarat dengan tangannya. “Jadi, apa perusahaan saya memang melanggar hukum, Prof?” Satya bertanya setelah sekian menit mereka berbasa-basi. Prof. Kathrina mengganjur napas. Telunjuknya menyentuh layar tablet yang menampilkan foto-foto kiriman Lintang.
10105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai teh kita
Baca
+Pustaka
Sang Pengubah Takdir

Sang Pengubah Takdir

kata Citra. “Ya. Aku janji…” “Janji juga tak akan memisahkan kami… aku mencintai suamiku!” kata Citra tanpa malu mengaku meski di sana pun juga ada dua anak buah Teja dan keduanya merasa tampak canggung dalam lingkaran keluarga itu. “Iya-iya…” jawab Teja malas berdebat. “Dari mana Kang Teja tahu soal Kusuma?” akhirnya Citra mempertanyakan apa yang ia pertanyakan bersama Rangga.
1080.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai teh kita
Baca
+Pustaka
INGIN TERLIHAT KAYA, AGAR BISA MENGHINA IPAR

INGIN TERLIHAT KAYA, AGAR BISA MENGHINA IPAR

Part 15 Aku aman dulu Teh yang aku buatkan untuk Ibu Mertua. Biar nggak di kerubuti semut. Aku masukan dulu ke dalam kulkas. Kalau dingin biar menjadi es teh. Entahlah, apa reaksi Mbak Niken tentang permintaan Ibu. Masih kekeuh atas gengsinya yang haqiqi, atau akan luluh? Demi rumah dan tanah biar tak tersita Bank.
1026.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 545 kali sebagai teh kita
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status