Pendekar Pedang Tengkorak
Catra tersenyum canggung, ia menyadari jika kakek ini sudah tidak bagus lagi pendengarannya, jadi ia bisa memakluminya.
Dengan sedikit mengeraskan suaranya, Catra kembali mengulangi perkataannya.
"Oh, kisanak mau bertanya apa? Silahkan!" ujar pria tua tersenyum ramah, mencoba menutupi kegugupannya.
"Kek, apakah ini benar jalan menuju ke Kota Teja?" Catra tidak berniat berbasa-basi.
"Apa? Kota Teja?" Pria tua memastikan pertanyaan Catra dan mendapat anggukan darinya.