Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SALAM TERAKHIR

SALAM TERAKHIR

Ia meletakkan kembali handphonenya lalu membuka sebuah buku bacaan. Ia mencari pembatas halaman buku untuk membaca sambungan dari halaman yang telah ia baca sebelumnya - sebuah buku kumpulan cerpen yang berjudul Narasi Rindu dari para penyair asal NTT yang tergabung dalam Komunitas Rumah Sastra Kita. Buku antologi itu mengangkat tema Pesan Perdamaian dari Bumi Flobamora untuk Nusantara Seri 2.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai teks narasi cerpen
Baca
+Pustaka
Kepolosanku Direnggut

Kepolosanku Direnggut

“Dek tugasmu aku kerjain ya, nanti aku jelasin sehabis ngerjain ini. “Iya kak, silahkan.” Nisa sedang fokus terhadap cerita yang ia bikin. Hampir bingung dikarenakan alur yang Nisa buat hampir ga sesuai. Akhirnya Nisa mengintip cerpen yang dimiliki Kak Celin.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai teks narasi cerpen
Baca
+Pustaka
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

"Tapi, saat panggilan video, aku melihat hal aneh. Tahi lalat di jari penculik itu sama persis dengan milik Yansen." Suara Ayah pelan, namun penuh wibawa, seolah-olah mampu menembus kedalaman hati. Setiap kata yang diucapkannya menghantam tepat pada kebohongan yang dibangun Kiara. Wajah Kiara seketika pucat, dia menggigit bibirnya. "Om Teddy, itu hanya dugaanmu. Mana mungkin aku melakukan hal semacam itu!" Namun, Ayah tidak memberinya kesempatan untuk membela diri.
8.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 238 kali sebagai teks narasi cerpen
Baca
+Pustaka
Bukan Cerita Dongeng

Bukan Cerita Dongeng

Hai readers, cerita ini hanya fiktif belaka ya. Kalau ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan. Semoga suka, selamat membaca🤎 ---------------------------------- Nasya membanting pintu dengan sangat kencang. Ada perasaan marah membakar hatinya. Telinganya ikut mendidih mendengar teriakan dari luar kamar sambil bersaut ucapan Kayla saat di kampus
18.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 405 kali sebagai teks narasi cerpen
Baca
+Pustaka
Seserahan Kebo Gerang

Seserahan Kebo Gerang

Dalam hatinya hanya satu kalimat yang berputar: “Aku harus menyelesaikan ini. Sengkolo itu harus segera di akhiri. " Narsih pun pergi ke rumah Ganang. “Mbak Nurul, Mas Ganang ada?” Narsih memaksa suaranya terdengar normal. “Ada. Masuk saja.” Nurul tersenyum ramah, tak mengetahui badai dalam hati adik iparnya. Narsih menutup pintu kamar Ganang setelah mengetuk. Di dalam, Ganang sedang mengelap keris—bilahnya hitam pekat, seolah menyerap cahaya.
564 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai teks narasi cerpen
Baca
+Pustaka
Antara Peran dan Perasaan

Antara Peran dan Perasaan

“Karena di situlah aku mendengarkan suaraku paling jernih.” Mereka tertawa kecil. Dan malam itu, Nara menulis sebuah cerpen pendek berjudul: “Perempuan yang Menolak Jadi Redaktur, dan Menjadi Penjaga Sunyi” --- Hari itu langit Jakarta mendung, seolah ikut mengerti bahwa tempat yang akan Nara kunjungi bukan tempat biasa. Gedung itu sederhana—hanya dua lantai dengan cat pudar.
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai teks narasi cerpen
Baca
+Pustaka
Perjalanan Waktu Adara

Perjalanan Waktu Adara

teks naratif, biasanya dalam bentuk prosa panjang yang mendeskripsikan cerita fiksi berurutan Bahasa Pantau Sunting Novel adalah salah satu genre karya sastra yang berbentuk prosa. Kisah di dalam novel merupakan hasil karya imajinasi yang membahas tentang permasalahan kehidupan seseorang atau berbagai tokoh. Cerita di dalam novel dimulai dengan munculnya persoalan yang dialami oleh tokoh dan diakhiri dengan penyelesaian masalahnya. Novel memiliki cerita yang lebih rumit dibandingkan dengan cerita pendek. Tokoh dan tempat yang diceritakan di dalam novel sangat beragam dan membahas waktu yang lama dalam penceritaan.[1] Penokohan di dalam novel menonjolkan watak dan sifat setiap pelaku dalam ki
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai teks narasi cerpen
Baca
+Pustaka
Two Side

Two Side

Ntr : Mohon maaf jika ada salah kata dalam cerita, sebab saya pribadi masih belajar dalam menyusun kosakata. Silakan beri kritik dan saran yang membangun jika ada yang tidak disukai atau kurang dalam cerita. Terima kasih semoga menikmati ceritanya sampai akhir. Salam penulis, Id Name : TiaRi x Azazeil
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai teks narasi cerpen
Baca
+Pustaka
I Love You. And You?

I Love You. And You?

Terlalu gugup dan kaku untuk sekedar menggerakan lidah. "Aku rasa tulisan indah kamu lebih bagus untuk menulis cerpen dibanding menulis contekan," imbuhnya sambil mengedipkan sebelah mata dengan jenaka. Narendra kembali menegakan punggungnya dan melahap sotonya yang tersisa di mangkuk. Masih ada pertanyaan lain yang ingin kutanyakan padanya. Jadi, aku utarakan saja sekalian. "Kenapa kamu mau menjadi orang yang aku percaya?"
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai teks narasi cerpen
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status