LANTING BRUGA
dia berteriak lagi, membuat telinga menjadi pekak, padahal tidak ada aliran tenaga dalam pada suara tersebut.
"Hehehehe ..., baiklah .... saatnya membalikan keadaan!"
Klik Klik Klik.
Garuda Kencana berkicau lebih kerasa dari sebelumnya, dan mulai bergerak melewati benteng Istana Kekaisaran Tang. Dia tentu mengenal pemilik suara tersebut, dan kini akan bergabung bersama tuannya.
"Ya, Kencana!" ucap Lanting Beruga. "Tindakan bodohmu membuat aku kelaparan, tapi tidak masalah! sekarang mengamuklah!"
Hot Chapters