Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Digerebek Saat Lagi Mendesah

Digerebek Saat Lagi Mendesah

Bab 19 Pemutaran Chat di Hape "Sidang ke dua ini kok aku yang deg-degan parah, ya?" ucap Tarfi'ah. Dia mondar-mandir nggak jelas. Pikirannya bercabang. Pikirannya tak tenang. Dia sadar, kalau masalah sidang itu bukan masalah dia dan bukan urusan dia. Tapi, dia benar-benar kepikiran, cukup membuatnya tak tenang.
1042.7K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as telinga berdegup
Read
+Library
Cegil, Jangan Berhenti Mengejarku

Cegil, Jangan Berhenti Mengejarku

Dan seperti biasa, Cecil akan mencari celah untuk menempel pada Satria. "Lihat si Cegil! Masih aja usaha mau deketin Satria!" Ujar Laras terkikik geli dari meja depan. Nama Cecil seringkali dipelesetkan menjadi Cegil. Bukannya tersinggung, Cegil ini bersikap biasa saja. Diejek oleh teman-temannya sudah menjadi makanannya selama 3 tahun terakhir berkuliah, jadi ya santai saja.
106.6K viewsCompletedAdded to Library 177 Times as telinga berdegup
Read
+Library
Terlena Dekapan Hot Duda

Terlena Dekapan Hot Duda

Alden menyodorkan menu berbahasa inggris pada Elara. Elara kebingungan menatap buku menu itu, semuanya berbahasa inggris dan Elara tak pandai bahasa inggris. "Ada masalah, Elara?" Alden menyadari kebingungan Elara. "Saya nggak ngerti bahasa inggris, Tuan." Elara mengakui dengan jujur tanpa malu. Alden mengangguk, dia memesan dua porsi ramen dan masalah baru muncul lagi. Lagi-lagi Elara bingung karena dirinya tidak bisa makan dengan sumpit.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as telinga berdegup
Read
+Library
Dicampakkan Setelah Melahirkan

Dicampakkan Setelah Melahirkan

“Mas Gara tolong ajarkan aku mencintaimu ya! Eh, maaf, ajarkan aku bahasa cinta. Ups, sorry, salah lagi! Ajarkan aku bahasa cintamu. Huhu! I mean, ajarkan aku bahasa Inggris,” Beryl berkata dengan penuh guyonan seperti biasa. Embun yang melihatnya sampai merasa perutnya bergejolak ingin muntah. “Ayo, Jeena! Kau harus tetap belajar! Aku punya beberapa video berlatih conversation dari penutur asli!” Mengabaikan mereka, Manggala mengajak Embun belajar dengan serius. Embun mengangkat mata kemudian … .
1036.5K viewsCompletedAdded to Library 948 Times as telinga berdegup
Read
+Library
Obsesi Liar CEO

Obsesi Liar CEO

] [HAHAHAHAHHAHAHAHAHAHAHAHAHHAHAHA] [WKWKWKKWKWKWKWKWKWKWK] [HSGSHSGSHAHSHHAHSHSHA] Alarick [DIAM BERENGSEK] [KAU KEBANYAKAN BERGAUL DENGAN ANAKMU] [JADI ANEH TAHU TIDAK] [APA ITU WKWK HAH?!] Felix [Tidak perlu berteriak juga dong] [Wkwk itu bahasa gaul tertawa di Indonesia]
1047.3K viewsOngoingAdded to Library 1.8K Times as telinga berdegup
Read
+Library
Kali Kedua

Kali Kedua

💙 Mas Rezky "Dek, tangi." (Dek, bangun) "Tangi, Dek. Mataharine wis dhuwur iki lho, cepet tangi." (Bangun, Dek. Mataharinya sudah tinggi ini lho, cepet bangun) Aku mengeluarkan eranganku, karena Ibu yang terus-menerus memukuli punggungku. "Tangi, Dek. Tangi. Arep tangi jam pira? Wis meh awan iki lho." (Bangun, Dek. Bangun. Mau bangun jam berapa? Ini udah hampir siang lho)
1019.3K viewsCompletedAdded to Library 464 Times as telinga berdegup
Read
+Library
KAMPUNG HALIMUN

KAMPUNG HALIMUN

TAP, TAP, TAP, Sebuah suara dengan langkah kaki yang berjalan secara perlahan ke arahnya. “GEUNINGAN MASIH AYA JELEMA KENEH ANU NYUMPUT DIDIEU! (TERNYATA MASIH ADA MANUSIA YANG BERSEMBUNYI DISINI!)” HAHAHAHA HAHAHAHA
9.631.2K viewsCompletedAdded to Library 997 Times as telinga berdegup
Show Reviews (22)
Read
+Library
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Joy Julia
Sepertinya mending selesaikan Warung Tengah Malam dulu Thor, sudah terlanjur seru, biar bs fokus satu per satu dulu. Kampung Halimun seru jg, tp blm panas. Bakal geregetan kalau disana masih bersambung, disini bersambung
Read All Reviews
Setan-Setan yang Merasuki Tubuh Suamiku

Setan-Setan yang Merasuki Tubuh Suamiku

Dag, dig, dug. Baru beberalangkah Tari melangkahkan kedua kakinya, detak jantungnya kembali bergemuruh seolah semakin mengembang dan akan meledak. "Hah, s-suara a-apa itu?" Suaranya pun tercekat seolah ada sesuatu yang mengganjal di tenggorokannya. "Hihihihi.." Suara cekikikan itu kembali terdengar di telinga Tari.
1012.1K viewsCompletedAdded to Library 291 Times as telinga berdegup
Read
+Library
IPRIT

IPRIT

suruh orang aneh itu. Wisaka dan Faruq memasang telinga baik-baik. Aneh, tiba-tiba terdengar suara gamelan lamat-lamat. Tulat-tulit seruling musik khas Sunda, degung. Kadang-kadang terdengar jelas kadang-kadang seperti di kejauhan, mungkin karena terbawa angin. "Suara degung di mana itu?" Wisaka dan Faruq bertanya, berbarengan.
1052.4K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as telinga berdegup
Read
+Library
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Tulalit, tulalit, tulalit, tuiiii. Seruling ditiup dengan suara lengking tinggi, iramanya tak pasti. Kalau tidak buru-buru Baraka menutup telinganya dengan kedua tangan, maka gendang telinganya pasti akan pecah. Suara seruling itu ternyata merupakan suara tenaga dalam yang merayap melalui gelombang nada seruling. Bukan hanya membuat gendang telinga pecah, melainkan juga membuat hidung Baraka mulai berdarah.
1030.5K viewsOngoingAdded to Library 671 Times as telinga berdegup
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status