Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terlena Dekapan Hot Duda

Terlena Dekapan Hot Duda

Alden menyodorkan menu berbahasa inggris pada Elara. Elara kebingungan menatap buku menu itu, semuanya berbahasa inggris dan Elara tak pandai bahasa inggris. "Ada masalah, Elara?" Alden menyadari kebingungan Elara. "Saya nggak ngerti bahasa inggris, Tuan." Elara mengakui dengan jujur tanpa malu. Alden mengangguk, dia memesan dua porsi ramen dan masalah baru muncul lagi. Lagi-lagi Elara bingung karena dirinya tidak bisa makan dengan sumpit.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as telinga dug dug
Read
+Library
Sebatas Pengantin Pengganti

Sebatas Pengantin Pengganti

"Panggilan tuh yang romantis dong, masa bayi gede. Enggak sekalian aja bayi dugong, hm?" "Dugong apaan sih?" tanya Arka. "Enggak tau," jawab Aludra. "Aku cuman pernah denger aja ucapan itu, tapi enggak tau artinya apa." "Kamu itu asal denger aja," ucap Arka. Mencapit kembali kimbab di kotak makan dengan sumpit, dia kembali menyuapi Aludra dan tentu saja dengan senang hati, Aludra membuka mulutnya. Namun, ketika mengunyah Aludrs tiba-tiba saja berhenti. "Hoek!"
9.730.6K viewsCompletedAdded to Library 917 Times as telinga dug dug
Read
+Library
SURGA YANG TAK DIINGINKAN

SURGA YANG TAK DIINGINKAN

Dengan malas ia menerima telepon masuk itu. "Halo Mas ada apa?" tanya Dahlia sambil memejamkan mata. "Ke luar dari rumah itu sekarang juga!" seru seseorang dari seberang sana dengan serius. Dahlia tampak terperanjat dan langsung terbangun. Ketika mendengar suara yang amat dikenalnya itu. BERRSAMBUNG
9.725.4K viewsCompletedAdded to Library 559 Times as telinga dug dug
Read
+Library
Diperas Mafia Tengil

Diperas Mafia Tengil

Setelah tersambung, ia menyodorkannya pada Radin. Radin menerima ponsel tersebut dengan kasar, lalu menjawab panggilan dalam bahasa yang terdengar seperti bahasa Mandarin. Meskipun Rania tidak paham bahasa asing tersebut, ia tahu bahwa Radin tidak menerima percakapan itu dengan senang hati. Sementara Radin berbicara, Ramon menatap Rania sambil tersenyum. Rania mengakui ketampanan Ramon, namun tetap saja ia tidak nyaman dipandang seperti itu.
1.3K viewsCompletedAdded to Library 40 Times as telinga dug dug
Read
+Library
Ditalak 3 Lewat Telepon

Ditalak 3 Lewat Telepon

“Alhamdulillah, kenyang juga ya!” ucap bu Haliza dengan sendawanya. “upss, maaf!” ucapnya saat suara sendawa itu mempermalukan dirinya. Mereka pun tertawa menanggapinya. “Tira baru pertama kali loh makan nasi beginian. Enak banget ya! Mana duduknya lesehan,” ucap Atira sambil terus mencari sisa-sisa nasi basmati (beras panjang dari India) dari nampan.
1036.0K viewsCompletedAdded to Library 720 Times as telinga dug dug
Read
+Library
JODOHKU TERLIHAT CULUN TERNYATA SEORANG KONGLOMERAT

JODOHKU TERLIHAT CULUN TERNYATA SEORANG KONGLOMERAT

Gue langsung mengecup bibir si Dugol cepat. "Thanks, Beb! You're so kind." "Tapi gue belum setu..." Cup. Gue kecup lagi bibirnya. "Gue siapkan keperluan Princess dulu ya. Fighting, you can do Si Dugol masih nampak gak rela hingga gue berbisik di telinganya, "akan ada sesuatu yang spesial buat lo karena udah ngebantuin gue kali ini, Beb.."
104.0K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as telinga dug dug
Read
+Library
Bentala dan Nabastala

Bentala dan Nabastala

ucap Rain dingin, sedingin bulir air hujan yang jatuh membasahi bumi. “Kenapa harus duduk di sini? Ini hujan Rain! Loe udah gila ya?” ucap Garda dengan volume lebih keras untuk mengalahkan suara air menderas. “Nama gue Rain. Dan itu artinya hujan. Dan asal loe tahu, gue suka sama hujan, itu yang buat gue mau duduk di sini sambil kehujanan,” ucap Rain dengan tenang.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as telinga dug dug
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status