Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hello Tunangan (Indonesia)

Hello Tunangan (Indonesia)

~ o o ~ Mungkin kalau saja di dunia bisa menyediakan sound effect sendiri saat terjadi sesuatu seperti di kartun kartun, mungkin yang saat ini terdengar adalah bunyi 'JENG JENG' yang besar. Arbel melongo, Anto juga, Ares menepuk keningnya sendiri. Dufan sudah tutup, loket tidak lagi menerima pembelian tiket. Ares bukannya lupa, Ares hanya jarang keluar rumah dan bermain, intinya Ares tidak tahu pasti kapan jam tutup untuk Dufan. Tak dia sangka sangka pukul 5 kurang sudah ada pengumuman akan di tutupnya taman bermain tersebut.
1016.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 619 kali sebagai telinga dug dug
Baca
+Pustaka
Duda Ganteng Meresahkan (Dugem)

Duda Ganteng Meresahkan (Dugem)

Dini dapat dengan jelas melihat otot-otot lengan sang tetangga. “Pagi, Pak Alex. Lagi motong rumput, nih?” tanya Dini basa-basi sembari keluar membawa ember dan pel. Gadis itu hendak mengepel teras di samping rumah sambil bercengkerama dengan sang duda. “Udah tahu nanya,” jawab Alex ketus. “Oh iya, Pak. Xena ke mana?” “Dia lagi sekolah lah,” ketus sang dosen lagi.
11.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 290 kali sebagai telinga dug dug
Baca
+Pustaka
Ujang Hoki Sang Penakluk Gadis dan Janda Kembang Desa

Ujang Hoki Sang Penakluk Gadis dan Janda Kembang Desa

kata Ujang serius sambil duduk di bangku kayu. “Tanya apaan? Tumben kamu gak numpang ngopi dan makan dulu?” canda Udin. Ujang mengabaikan candaan itu. “Semalam aku mimpi. Ada patung air mancur kepala singa, tapi tubuhnya ikan kayak duyung. Di situ ada dua angka muncul jelas banget…” Mata Udin langsung menyala. “Itu Merlion, Jang! Lambang negara Singapore!”
1035.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai telinga dug dug
Baca
+Pustaka
Sepucuk Surat Dari Naya

Sepucuk Surat Dari Naya

Deg Hola hola selesai guys, jangan lupa like, comen, and share ya. Salam Sayang Mrs Tulalit
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai telinga dug dug
Baca
+Pustaka
DUKU (DUDA KUAT)

DUKU (DUDA KUAT)

Pakai bahasa Indonesia aja, Neng, jangan pakai bahasa jin. Send Satria tergelak sendiri membaca balasan pesan yang baru saja ia kirimkan. Neng Miyabi BangSat lagi apa? Udah mandi belum? Udah dong, masa belum mandi. Oh, saya kirain belum. Soalnya aroma Bang Satria sekarang ada di dekat saya.
9.9177.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai telinga dug dug
Tampilkan Ulasan (39)
Baca
+Pustaka
iwan bandoenk
𝐥𝐚𝐧𝐣𝐮𝐭 𝐝𝐨𝐧𝐠 𝐬𝐮𝐦𝐩𝐚𝐡 𝐝𝐫 𝐛𝐚𝐧𝐲𝐚𝐤 𝐧𝐨𝐯𝐞𝐥 𝐲𝐠 𝐰 𝐛𝐚𝐜𝐚 𝐜𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐁𝐚𝐧𝐠𝐒𝐚𝐭 𝐲𝐠 𝐩𝐚𝐥𝐢𝐧𝐠 𝐛𝐢𝐤𝐢𝐧 𝐩𝐞𝐧𝐚𝐬𝐚𝐫𝐚𝐧 𝐬𝐚𝐦𝐚 𝐛𝐢𝐤𝐢𝐧 𝐰 𝐜𝐞𝐧𝐠𝐚𝐫-𝐜𝐞𝐧𝐠𝐢𝐫 𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐤𝐲𝐤 𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐠𝐢𝐥𝐚, 𝐬𝐚𝐦𝐩𝐞"𝐝𝐢 𝐤𝐚𝐭𝐚 𝐠𝐢𝐥𝐚 𝐬𝐚𝐦𝐚 𝐰 ......
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Menaklukkan Duda Dingin

Menaklukkan Duda Dingin

“Kau menunggu telepon dari laki-laki ini? Bukan Katniss?” Tanpa sadar, tawa hambar lolos dari mulut Tuan Dingin. “Aku memang tidak boleh mengharapkan apa-apa darimu, hm?” Sembari tersenyum kecut, pria itu menerima panggilan.
1054.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai telinga dug dug
Baca
+Pustaka
TETANGGA TAPI PANAS

TETANGGA TAPI PANAS

Ia rela dijahili, rela disikut, rela rumahnya diacak-acak, asalkan suara berisik itu bisa mengusir teror sunyi yang kini mengepungnya. Namun, layar ponselnya menyala, menampilkan sebuah panggilan masuk dari nomor yang tidak dikenal. ********
1013.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 501 kali sebagai telinga dug dug
Baca
+Pustaka
Tuan Dingin & Nyonya Luka

Tuan Dingin & Nyonya Luka

Membawa kesedihan yang dalam, seperti luka lama yang belum benar-benar sembuh. Dila terpaku. Mustofa membelalak. “Jifanya, bisa bahasa Turki? Dan nyanyi seindah itu?” Mustofa menghela napas panjang, menatap panggung dengan mata berkabut. “Dila, Jifanya bukan wanita biasa. Dia sebenarnya, seorang putri yang terusir dari istananya.” Dila membalikkan badan, wajahnya bingung.
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai telinga dug dug
Baca
+Pustaka
TEH ... AKU DI SINI

TEH ... AKU DI SINI

Suaranya begitu lirih, seperti suara isakan yang tertahan. (Teteh ... sakit, Teh.) Posisi Alina kini duduk dan kembali mendengarkan voice note itu. Suaranya sangat lirih, meski volume ponselnya sudah full. ”Siapa ini?” Alina mengirimkan suaranya ke nomor itu. Dua centang biru, artinya pesan suara dari Alina langsung dibaca dan didengarkan di sana. Tanpa menunggu lama, pesan Alina terbalas.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai telinga dug dug
Baca
+Pustaka
Dosen Dudaku

Dosen Dudaku

Drrt Drrt Ponselku bergetar. Bukan ada penelepon, melainkan tanda pesan masuk. Ada sebuah pesan dari anakku Amira, yang menanyakan kenapa ponselku tidak bisa dihubungi. Dengan gerakan reflex, aku kembali menelepon nomor putriku itu. [“Halo, assalamualaykum.”] [“Wa,alaykumussalam. Ada apa, Sayang?”]
1019.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 740 kali sebagai telinga dug dug
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status