Setelah Dua Belas Tahun Pernikahan
Hai, ada apa ne, kenapa tiba-tiba nelpon aku?
[Nggak ada sih Mas, pengen nyari teman bicara aja.]
[Ohya, kebetulan sekali saya juga butuh teman bicara. Kapan bisa ketemu?]
Pucuk ditiba ulampun datang. Ibarat gayung bersambung, niat Dita seketika mendapat antusias dari Doni.
[Kapan ya? Em, Mas sekarang lagi dimana?]
[Ini dalam perjalanan mau ke rumah sakit menjenguk Wisnu.]