تصفية بواسطة
تحديث الحالة
الجميعمستمرمكتمل
فرز
الجميعشائعتوصيةمعدلاتتحديث
Matchmaking

Matchmaking

"Tentu. Gue selalu ngerepotin lo. Gue harap, kita lama-lama bisa jadi temen beneran." "Emang kalian bukan temen?" tanya Nea. Bara tersenyum kecut, hubungan mereka bisa disebut sebagai... Teman yang datang saat butuh, dan pergi saat sudah terpenuhi kebutuhannya. "Gimana yah, gue terlalu nggak tahu diri sih Kak," jawab Bara. Ia sedikit menimang sebutannya tadi, "Bolehkan, gue panggil Lo kakak, tapi masih dengan gaya lo-gue."
105.8K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 180 مرة ضمن teman datang saat butuh saja
قراءة
+مكتبة
Menolak Childfree, Suami Pilih Poligami

Menolak Childfree, Suami Pilih Poligami

“Sassy, mau ikut makan malam di luar tidak? Ada teman kita yang kebetulan datang dari luar kota!” “Ya!” Sassy menjawab cepat. Bukankah lebih baik pergi dengan teman-temannya dari pada merasa kesal dan kesepian di rumahnya. “Sesekali bawa suamimu saat kita berkumpul,” saran temannya. “Dia sibuk. Malam ini saja dia sudah punya acara lain. Mungkin lain kali!” balas Sassy dengan jari bergetar.
102.8K وجهات النظرفي الانتظارأُضيف إلى المكتبة 68 مرة ضمن teman datang saat butuh saja
قراءة
+مكتبة
CUCU YANG DIBEDAKAN

CUCU YANG DIBEDAKAN

Saudara dan kata butuh terkadang amat menyakitkan di telinga. Saat memiliki banyak hal, banyak juga orang yang akan mengaku saudara. Ia datang saat butuh, dan pergi saat tak lagi bisa memenuhi. Itu lucu. Seperti Paklekku. * ENDING TAMAT
1019.2K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 749 مرة ضمن teman datang saat butuh saja
قراءة
+مكتبة
Setelah Bapak Tiada

Setelah Bapak Tiada

seruku memotong kalimat Kak Raihan. "Beneran sanggup nggak, Nih. Kadang deadline mepet, mau nggak mau jadinya kamu begadang." "Enggak masalah, Kak!" kataku optimis. "Mmmm ... oke deh, nanti Kakak ajak ketemuan sama mereka. Kamu mau pulang?" Aku mengangguk, masih dengan senyum kebahagiaan semula. "Mau Kakak anter?" "Enggak usah, Kak. Ada teman sekamar juga nunggu di bawah."
1037.7K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 1.4K مرة ضمن teman datang saat butuh saja
قراءة
+مكتبة
DIPANDANG RENDAH OLEH SAUDARA SENDIRI

DIPANDANG RENDAH OLEH SAUDARA SENDIRI

Jam menunjukkan pukul setengah empat sore. "Arum, belum pulang?" Aku terjingkrat kaget dengan kehadiran Refaldy yang tiba-tiba saja sudah ada di samping. "Maaf, aku ngangetin ya." Refaldy meminta maaf dengan senyum sungkan. "Hem, iya, aku lagi nunggu tukang ojek," sahutku. "Kalau kamu mau pulangnya bareng aku aja. Kita searah kok, aku mau pergi ke tempat teman," ajaknya sopan.
1050.8K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 1.7K مرة ضمن teman datang saat butuh saja
قراءة
+مكتبة
Urusan Terlarang

Urusan Terlarang

"Seharusnya kau tidak perlu datang ke sini, Av. Karena itu hanya akan membuatku merasa sudah merepotkanmu." "Tidak. Aku datang karena memang ingin menghiburmu. Mandy, aku ini sahabatmu. Satu-satunya teman yang kau miliki. Jadi sudah seharusnya, aku bisa selalu berada di sampingmu. Terutama dimasa-masa kau sedang membutuhkan teman bicara seperti saat ini." "Terima kasih, Av. Sejak dulu kau memang selalu mendukungku."
5.1K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 178 مرة ضمن teman datang saat butuh saja
قراءة
+مكتبة
INGIN TERLIHAT KAYA, AGAR BISA MENGHINA IPAR

INGIN TERLIHAT KAYA, AGAR BISA MENGHINA IPAR

Hi hi hi. Fiuuhh ... telat waktu sekali. Mereka datang, disaat rencana sudah aku sampaikan ke Mas Firman. **********
1026.0K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 806 مرة ضمن teman datang saat butuh saja
قراءة
+مكتبة
TERGODA AYAH SAHABATKU

TERGODA AYAH SAHABATKU

“Kami sudah lama tidak menghabiskan waktu bersama. Dia… kelihatannya sedang butuh teman.” Sam diam beberapa detik. Aku tahu dia sedang menimbang. Bukan soal logika, melainkan naluri. Tatapannya menajam, lalu melunak dengan enggan. “Baik,” ucapnya akhirnya. “Tapi kabari aku saat sudah sampai.” Aku mengangguk. “Tentu.” Dia meraih ujung jariku sebentar. Sentuhan singkat, nyaris tak terlihat.
9.966.0K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 1.3K مرة ضمن teman datang saat butuh saja
قراءة
+مكتبة
Suami Menikah Lagi, Aku Memilih Pergi

Suami Menikah Lagi, Aku Memilih Pergi

“Dulu... kamu yang selalu datang kepada saya. Kamu yang selalu mengajak saya bicara. Kamu juga yang terus menawarkan diri menjadi teman saya.” “Bahkan, ketika saya terus menghindar, kamu tetap datang. Kamu tetap duduk di samping saya. Kamu tetap membuat saya merasa bahwa saya tidak sendirian.” “Jadi anggap saja sekarang saya sedang melakukan hal yang sama. Kalau dulu kamu yang menghampiri saya ketika saya membutuhkan seseorang...” “Sekarang biarkan saya yang melakukan itu untuk kamu. Bukan sebagai orang asing, tapi sebagai seorang teman.”
105.0K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 195 مرة ضمن teman datang saat butuh saja
قراءة
+مكتبة
Warung Kopi Dunia Bawah

Warung Kopi Dunia Bawah

Tamu terakhir belum datang. Dan ketika ia datang nanti, mereka akan siap. ---
101.2K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 26 مرة ضمن teman datang saat butuh saja
قراءة
+مكتبة
السابق
1
...
5678910
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status