Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KAMASEAN

KAMASEAN

Ia sengaja berbohong, karena ia tidak mungkin menyebut nama Frans kembali di hadapan sang ibu, atau di hadapan siapapun. Kinara pun mengalihkan pandangan sekilas pada Daniel. “Ini siapa, Sean?” tanyanya. Daniel langsung menyalami wanita itu. “Perkenalkan, nama saya Daniel,” ucap Daniel. “Maaf sebelumnya, Buk, tadi saya tidak sengaja menabrak Sean,” terang Daniel. Kinara tersentak mendengar hal itu. “Lalu bagaimana keadaanmu sekarang, Nak? Apakah ada yang terluka?” selidik Kinara dengan raut wajah panik.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai temanku
Baca
+Pustaka
Janda Kembang

Janda Kembang

Thalisa menengok ke arah sumber suara. Thalisa menegaskan pengelihatannya, ia melihat sosok laki-laki bertubuh tinggi dengan kemeja berwarna dusty purple berjalan menuju ke arahnya. Tampan. Putih. Terlihat otot-otot yang menyembul dari luar kemejanya. "Hai!" sapa laki-laki tersebut dengan senyum gembira. "K-kamu?" *** To be continue, Hayooo tebak siapa yang panggil-panggil Thalisa? 😅
9.88.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 297 kali sebagai temanku
Baca
+Pustaka
RAVANGGHEA

RAVANGGHEA

[DISARANKAN VOTE DULU SEBELUM MEMBACA] [TIDAK MENERIMA SIDERS] [PLAGIAT? OUT PLEASE] ^^^ Enjoy This Part 𝙃𝙖𝙥𝙥𝙮 𝙍𝙚𝙖𝙙𝙞𝙣𝙜 𝙂𝙪𝙮𝙨 🦋 *** ‘’hufft.’’ Lia menghela nafas lega saat sudah duduk disofa apart Andre.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai temanku
Baca
+Pustaka
Dendam Sang Tumbal

Dendam Sang Tumbal

Lima buah bola api keluar dari telapak tangan Manik Jenggala, ukurannya sebesar bola kaki kini bergerak sangat cepat mengarah kepada Rendra, Rahayu, Trisula kembar serta Soleh. Soleh melompat ke depan, membaca sebuah doa, lalu mengangkat tangannya ke atas seolah menggenggam sesuatu. "Cambuk Sewu Geni, keluarlah!" perintah Soleh. Tiba-tiba saja sebuah cemeti berukuran besar sudah berada di dalam genggamannya. Soleh memukulkan benda yang ada di genggamannya itu di udara, sesuai dengan namanya, cemeti itu mengeluarkan seribu bola api seukuran bola kasti, yang mengeluarkan cahaya berwarna biru.
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai temanku
Baca
+Pustaka
Tes

Tes

Aura Lika 12268
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai temanku
Baca
+Pustaka
Janda Kembang

Janda Kembang

perintah Saras. "Baik Mbak, tapi nanti duduk di mana?" "Duduk di taman sana saja, udaranya lebih segar dan juga enak karena dekat kolam ikan dan pancuran," sahut Radytia. "Di sebelah mana ada kolam ikan?" tanya Permadi lagi. "Agak ke sana dekat dengan pohon rindang besar itu," ucap Reyhan sambil menunjuk ke arah taman.
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai temanku
Baca
+Pustaka
Dear Mantan

Dear Mantan

"Nak Davin?" Emang dasar kecoa buntung!!!
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai temanku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status