NANNY TO MOMMY
"Aku senang, kembaran aku nggak jadi sama orang munafik. Sok polos, tapi di belakang, Abang orang diembat. Coba kalau goda papah juga, pasti udah bunda bunuh."
Azyan menggeleng. Tangisannya jadi kuat sekarang, tubuhnya bergetar. Ia harus keluar dari sini, sebelum memalukan dan orang melihat keadaannya seperti ini.
"Kalau nangis berarti benar. Semoga Abang aku nggak bodoh-bodoh kali, pilih wanita munafik. Padahal, Abang bisa cari wanita kaya, cantik, dewasa, bukan yang murahan."
Hot Chapters