Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jangan Bilang Kau Menginginkan Cintaku Lagi

Jangan Bilang Kau Menginginkan Cintaku Lagi

Putriku sakit parah dan membutuhkan sejumlah besar uang untuk pengobatan. Sementara itu, suamiku bukan hanya langsung menyerah dalam memberikan pengobatan, tetapi juga memulai hubungan asmara dengan teman masa kecilnya, Rachel Linata. Dalam keputusasaan, cinta pertamaku, Collin Luandra, mentransfer 10 miliar ke rekeningku dan menemaniku merawat putriku. Namun, putriku tetap tidak dapat terlepas dari cengkeraman maut. Enam tahun kemudian, Collin dan aku memiliki anak sendiri. Saat pergi ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan kehamilan sendirian, aku mendengar percakapan Collin dengan dokter. "Pak Collin, kamu dan Bu Rhea juga sudah punya anak kalian sendiri sekarang. Gimana kalau apa yang terjadi waktu itu terungkap?" "Waktu itu, Rachel sakit parah. Aku mau nggak mau pakai sedikit trik supaya Rachel bisa terima transplantasi jantung dari anak itu. Lagian, Rhea sudah hamil lagi sekarang. Dia seharusnya nggak akan permasalahkan hal itu lagi." Saat ini, aku baru menyadari bahwa putriku sengaja didiagnosis secara salah. Collin telah diam-diam mentransplantasikan jantungnya kepada Rachel.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai temen munafik
Baca
+Pustaka
Saat Lilin Menyala, Cinta Padam

Saat Lilin Menyala, Cinta Padam

Pada pernikahan tahun keenam, suamiku sudah tidak menyentuhku selama tiga bulan. Dia mengatakan bahwa dirinya sangat kelelahan karena sibuk bekerja. Aku yang merasa kami sudah saling mencintai selama bertahun-tahun pun memercayainya tanpa ragu. Namun, pada hari ulang tahunku, aku malah mendengar teman suamiku bertanya padanya dalam bahasa asing, “Kamu sudah putus hubungan sama selingkuhanmu itu? Sebelumnya, kamu pergi cari dia setiap hari. Entah tubuhmu tahan atau nggak. Apa istrimu nggak keberatan kamu begini?” Suamiku mengembuskan asap rokok, lalu menjawab dengan acuh tak acuh, “Aku sudah nggak sentuh dia selama beberapa bulan. Sallie punya teknik yang bagus. Aku masih belum bosan. Sayangnya, dia hamil. Istriku nggak suka anak. Jadi, aku akan kasih Sallie sejumlah uang dan suruh dia pergi lahirkan anaknya di luar negeri beberapa saat lagi.” Aku mengepalkan tanganku dan diam-diam meneteskan air mata. Suamiku pun bertanya aku kenapa dengan gugup. Namun, aku hanya menggeleng. “Kue buatanmu enak banget. Aku sangat terharu.” Kue itu sangat manis. Namun, aku yang mengerti bahasa asing yang mereka gunakan merasa sangat getir.
13.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 458 kali sebagai temen munafik
Baca
+Pustaka
Aku yang Tuli Dikhianati Suami dan Putri

Aku yang Tuli Dikhianati Suami dan Putri

Di pesta, putriku sengaja berkata dengan lantang kepada suamiku, "Papa, Bibi Davina lagi hamil anakmu. Apa itu berarti kita akan tinggal bersamanya mulai sekarang?" Suamiku meletakkan seporsi steik di depanku sambil menjawab pelan, "Aku dan mamamu pernah buat perjanjian, siapa pun yang berkhianat duluan harus lenyap dari dunia orang yang satunya lagi untuk selamanya." "Aku nggak sanggup tanggung konsekuensi itu, makanya aku merahasiakannya dengan baik. Setelah bayi itu lahir, aku juga nggak akan biarkan mereka muncul di depan mamamu." Seusai berbicara, suamiku menggunakan isyarat tangan untuk memberitahuku bahwa dia akan selalu mencintaiku. Namun, dia tidak memperhatikan mataku yang memerah. Suamiku tidak tahu bahwa telingaku telah sembuh dari seminggu yang lalu. Dia juga tidak tahu aku sudah menemukan perselingkuhan mereka. Dia lebih tidak tahu lagi bahwa aku telah diam-diam membeli tiket pesawat untuk mengajar di Thaken. Setelah semua dokumennya selesai diurus dalam tujuh hari, aku akan menghilang sepenuhnya.
4.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai temen munafik
Baca
+Pustaka
Hasrat Tak Terbendung Kakak Iparku

Hasrat Tak Terbendung Kakak Iparku

"Sudah kuduga, adikku biasanya nggak bisa memuaskanmu, hari ini biar aku coba memuaskanmu." Istriku bertubuh mungil tidak sanggup menahan kegagahanku, tetapi Kakak Iparku yang bertubuh besar tidak mau menyerah, dia malah secara aktif merayuku. Saat aku mengira dia hanya bercanda, dia tiba-tiba berlutut dan mengulurkan tangannya ke celanaku...
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai temen munafik
Baca
+Pustaka
Cinta yang Tak Sempat Kudengar

Cinta yang Tak Sempat Kudengar

Tunanganku tiba-tiba mengumumkan ingin menikah dengan kakakku. Sementara Twinkle, si bangsawan yang selalu bersikap dingin dan tenang tiba-tiba, melamarku sambil berkata bahwa dia telah mencintaiku selama bertahun-tahun. Tiga tahun menikah, Twinkle selalu lembut dan perhatian. Tidak ada satu pun hal buruk yang bisa kutemukan darinya. Sampai suatu hari aku tanpa sengaja mendengar percakapannya dengan seorang teman. "Twinkle, Amelie sudah mendapat semua yang dia inginkan. Pernikahan palsumu ini sebenarnya nggak perlu lagi, 'kan?" "Kalau aku nggak bisa menikahi Amelie, menikah dengan siapa pun nggak masalah. Dengan begitu, dia juga nggak akan mengganggu kehidupan Amelie." Di ruangan tempat Twinkle setiap hari berdoa, dindingnya penuh dengan nama Amelie. Aku mendengar dia berdoa di hadapan Tuhan. "Semoga semua kebaikan di dunia ini menjadi milik Amelie. Aku rela menukar kebahagiaanku seumur hidup demi kebahagiaan dan kedamaian Amelie." "Amelie, aku nggak berharap di kehidupan berikutnya bisa memilikimu. Aku hanya berharap kamu selalu mengingatku." Inilah kenyataan di balik tiga tahun pernikahan bahagia yang kujalani. Aku pun meniadakan identitasku dan merencanakan kematian palsu. Sejak saat itu, aku dan Twinkle tidak memiliki hubungan apa pun lagi.
27.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 704 kali sebagai temen munafik
Baca
+Pustaka
Tanpa Penyesalan di Musim Cinta yang Gugur

Tanpa Penyesalan di Musim Cinta yang Gugur

Selama menikah dengan Fabian selama enam tahun, dia punya simpanan. Simpanannya itu sangat cantik dan mudah menciut ketakutan jika dibentak sedikit saja. Karena itulah Fabian tidak pernah kehilangan kesabaran menghadapinya. Namun, simpanan itu tidak patuh dan sengaja mencari masalah denganku. Fabian pun marah besar dan menghukumnya habis-habisan. Keesokan harinya, wanita itu mengirimi aku foto lehernya yang dipenuhi bekas gigitan merah-merah. [Kak, Pak Fabian galak banget, aku jadi takut.]
5.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai temen munafik
Baca
+Pustaka
Serangan Balik Mematikan dari Mantan Istri

Serangan Balik Mematikan dari Mantan Istri

Ini keenam kalinya Daniel Fletcher melemparkan surat kesepakatan cerai sialan itu ke hadapanku dan memaksaku untuk menandatanganinya. Kali ini, aku tidak melawan. Daniel meletakkan pena yang dipegangnya. Pada saat itu, keheningan yang mencekam menyelimuti ruangan. Mata cokelat tuanya yang tajam menatapku lekat-lekat, seakan ingin menembus jiwaku. "Kenapa kali ini kamu begitu penurut, Samantha?" "Apa kamu lagi-lagi berencana memainkan suatu trik? Jangan lupakan statusmu, Nyonya Samantha." Aku melepas cincin rubi yang melambangkan identitas nyonya besar klan tersebut, cincin yang disematkan Daniel saat melamarku di suatu pulau. Aku pun meletakkan cincin itu perlahan di atas meja kerja yang pernah bersimbah darah dan tumpukan uang itu. Suaraku terdengar datar tanpa perasaan, seperti orang mati. "Nggak ada, Daniel. Aku cuma … lelah. Duniamu terlalu bising."
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai temen munafik
Baca
+Pustaka
Adik Angkat Suamiku, Benalu Pernikahanku

Adik Angkat Suamiku, Benalu Pernikahanku

Pada tahun kelima pernikahanku dengan bos keluarga mafia yang sangat berkuasa, aku menemukan sesuatu yang aneh. Jimat pelindung yang dia berikan padaku ternyata membuat kepalaku sakit setiap kali aku membawanya bersamaku. Sebagai seorang dokter bedah, hal itu langsung membuatku waspada. Aku mengambil kantong-kantong kecil yang sebelumnya kutemukan di dalam jimat itu, lalu membawanya ke laboratorium toksikologi di Rumah Sakit Sentosa. Dokter itu memeriksa salah satu kantong kecil tersebut, lalu memberitahuku bahwa isinya adalah sejenis racun yang bekerja secara perlahan. Racun itu bukan hanya merusak tubuh korban sedikit demi sedikit, tetapi juga dapat membuat orang tersebut menjadi tidak subur setelah beberapa waktu. Aku menangis sambil berucap dengan nada tak percaya, "Tapi, itu nggak mungkin! Suamiku yang memberikan ini padaku! Namanya Vito Kastoyo. Dia juga pemilik dari rumah sakit ini!" Dokter itu menatapku dengan bingung sebelum menimpali, "Bu, tolong berhenti mengatakan hal yang nggak masuk akal. Aku mengenal Pak Vito dan istrinya kok. Hubungan mereka sangat dekat dan mesra. Selain itu, belum lama ini istrinya baru saja melahirkan seorang bayi laki-laki. Sekarang, mereka berdua sedang berada di ruang VIP untuk melihat bayi mereka." Kemudian, dokter itu menunjukkan sebuah foto di ponselnya kepadaku. Vito mengenakan setelan hitam seperti biasanya dengan lambang Keluarga Kastoyo yang disulam di pakaiannya. Dia sedang menggendong seorang bayi di lengannya. Sementara itu, aku mengenal wanita yang berdiri di samping Vito. Namanya Chika Hutomo. Selama ini, Vito selalu menyebutnya sebagai adik angkatnya.
5.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai temen munafik
Baca
+Pustaka
Gugurnya Kembang Mekar

Gugurnya Kembang Mekar

Selama lima tahun pernikahan, Diego selalu mempertahankan citra sebagai suami penyayang yang tak tergoyahkan. Sebagai pewaris Keluarga Luis, dia dengan disiplin mematuhi jam malam dan selalu pulang tepat waktu. Setiap hari dia sendiri yang menyetir mengantarku ke kantor, dan setiap hari raya dia bersusah payah menyiapkan hadiah. Instagram dan Twitter, semuanya dipenuhi keseharian dia memanjakan istrinya. Para netizen bercanda menyebutnya sudah stadium akhir "maniak cinta", sementara para penggemar pasangan menggilai pasangan kami mati-matian. Akan tetapi, akun WhatsApp-nya masih login di tablet, dan seorang perempuan mengiriminya sebuah video. Dalam video itu, si perempuan bercosplay sebagai polisi kelinci, tatapannya sayu dan menggoda. Sambil berlutut dengan kedua kaki terbuka, kedua tangannya sedang membuka kancing di dada, seolah tidak sabar memperlihatkan kulitnya yang putih mulus. [Kelinci kecil sangat merindukan Kak Diego, mau ciuman dari Kak Diego!] Suara perempuan itu manis dan menggoda, dengan nada sedikit manja. Awalnya aku tidak menganggapnya serius. Wajar saja kalau ada yang menyukai Diego, siapa sih yang tidak punya beberapa pengejar? Selama ini dia memberiku rasa aman yang cukup. Tepat saat kupikir ini hanya godaan sepihak lagi, Diego membalasnya: [Besok, seharian penuh kamu jangan harap bisa turun dari tempat tidur.] ...
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai temen munafik
Baca
+Pustaka
Tunangan Dan Sahabat yang Mengacuhkan Kematianku

Tunangan Dan Sahabat yang Mengacuhkan Kematianku

Hari ketiga setelah aku meninggal, tunanganku menerima telepon untuk mengidentifikasi jenazah. Dengan nada tidak sabar, dia berkata, "Kalau sudah mati, ya mati saja. Kuburkan dulu, baru kabari aku." Polisi tak berdaya, lalu menelepon orang kedua yang tercantum sebagai kontak darurat, yaitu teman masa kecilku. Dia tertawa dingin. "Benaran mati? Tapi soal mengurus mayat, bukan urusanku juga, 'kan? Langsung saja dibakar, terus abunya dibuang." Sampai akhirnya, foto jenazahku tersebar di internet. Dalam semalam, rambut tunanganku dan teman masa kecilku sama-sama memutih.
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai temen munafik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
13
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status