Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mandul, Lalu Dikhianati

Mandul, Lalu Dikhianati

Aku tidak bisa menoleransi hubungan sepuluh tahun kami dinodai sedikit pun. "Aku yang salah, Freya." Alden mendongak untuk menatapku. Air mata menggenang di matanya. "Aku pengecut, aku munafik, aku yang mengkhianati cinta kita. Tapi, nggak apa-apa. Selama kamu kasih aku kesempatan, aku akan berubah. Aku akan bicara dengan Ibu. Asal kamu kasih aku kesempatan dan kembali padaku, aku rela melakukan apa saja."
1.9K viewsCompletedAdded to Library 53 Times as temen munafik
Read
+Library
Miskin itu Memalukan

Miskin itu Memalukan

Miskin itu Memalukan 28 Isi Hati Mama “Fatma, kamu itu kok membentak anakmu Ufi? Sadar nggak to, kamu ini? Seharusnya kamu bersyukur punya anak Ufi yang nggak merepotkan kamu, nikah modal sendiri, kerja cari sendiri. Kamu itu bisanya cuma minta uang tok. Ibu macam apa kamu itu?” Sentak Budhe sengit setelah melihat mama berteriak padaku.
9.35.9K viewsCompletedAdded to Library 141 Times as temen munafik
Read
+Library
Diam-Diam Jatuh Cinta

Diam-Diam Jatuh Cinta

“Abusers and manipulative people don't question themselves. They don't ask themselves if the problem is them. They always say the problem is someone else.” Masih sambil menangkup pipinya Cassandra menatapku tajam. “Kamu bisa bilang itu sekarang, tapi manusia paling munafik yang sesungguhnya adalah kamu, Zach Mahanta.” “Aku munafik? Bukannya kamu? Kamu diam-diam menghancurkan hubunganku dengan Zola. Apa begitu yang dinamakan seorang sahabat? Better an honest enemy than a false friend like you.”
9.728.9K viewsCompletedAdded to Library 894 Times as temen munafik
Read
+Library
Akan Kubalas Pengkhianatanmu, Mas!

Akan Kubalas Pengkhianatanmu, Mas!

ucap Firman sambil melajukan kendaraan meninggalkan lampu lalu lintas yang menyala hijau. "Hmm. Wajahnya persis laki-laki b*rengsek itu. Semoga Bima gak mewarisi sifat liciknya." Firman tertawa, entah merasa lucu dengan ucapanku atau dia sedang mentertawakan umpatanku pada pria yang sudah menyokong sakit hati terbesarku. "Bima tahu kamu mau pisah sama papinya?"
1015.0K viewsCompletedAdded to Library 434 Times as temen munafik
Read
+Library
Istri Gendut: Kesempatan Kedua Dengan CEO Lumpuh

Istri Gendut: Kesempatan Kedua Dengan CEO Lumpuh

ucap Vina disusul senyuman munafiknya. “Benar juga. Tapi bagaimana, ya? Aku tak ingin berteman dengan wanita munafik sepertimu,” sahut Yuna membalas senyuman mengejeknya. “Apa kamu tak punya orang lain untuk dijadikan teman?” ledeknya lagi. “Kau?!” Vina geram, hingga mengepalkan kedua tangannya dan kedua giginya beradu keras.
1023.2K viewsCompletedAdded to Library 720 Times as temen munafik
Read
+Library
RUNAWAY WEDDING

RUNAWAY WEDDING

Kimberly tersenyum, senyum paksa yang membuat wajahnya kembali nampak sedih dan tertekan "Aku sudah lama berhenti mencintai, Jamie. Karena bagiku itu seperti memerah susu kambing jantan, mustahil. Hatiku sudah lama tertutup untuk siapapun. "Jujur saja, aku lebih tahu diriku sesungguhnya, seorang munafik dengan seribu wajah penuh kebohongan, aku bisa tertawa dengan siapapun dan membenci mereka diwaktu yang sama. Aku juga sering membuat seseorang terbang ke langit ketujuh dan mencela mereka didalam hatiku, aku sering melakukannya.
3.4K viewsOngoingAdded to Library 134 Times as temen munafik
Read
+Library
Suami Kedua

Suami Kedua

“Seumur-umur aku tidak akan pernah menginjakkan kaki di tempat seperti itu.” Mama mendecih jijik. Tatapannya terlihat begitu sinis dan penuh rasa tidak suka. “Jangan munafik kamu, Anin. Mama tahu, keluarga kamu memang sangat berjasa untuk keluarga kami, tapi tentang kelakuan kamu, itu tetap salah." “Aku tahu, aku tahu aku salah,” Anin masih menanggapi debatan mama mertuanya. “Salah Anin adalah, terlalu baik hingga ditipu dan dijebak orang.”
1016.3K viewsCompletedAdded to Library 390 Times as temen munafik
Read
+Library
Maaf Mas, Keponakanmu Jauh Lebih Jantan

Maaf Mas, Keponakanmu Jauh Lebih Jantan

"Aku mandul, Dania! Aku mandul!" Pengakuan yang meloncat langsung dari mulut Bram membuat ruangan itu makin terasa panas. Dania tidak terkejut, dia justru terkekeh rendah. "Kalau kamu sudah tahu mandul, kenapa selama ini tetap bersikeras menuduh aku yang mandul, Mas?!" sembur Dania, matanya menyala merah dipenuhi kebencian yang mendalam. "Kenapa kamu biarkan ibumu menghina, mencaci, dan menginjak-injak harga diriku seolah-olah aku ini wanita cacat yang tidak berguna?! Sekarang sudah jelas! Kamu yang selama ini menipu dan memojokkan aku!"
101.9K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as temen munafik
Read
+Library
SANG MENANTU TERBUANG

SANG MENANTU TERBUANG

"Ah, yang saya dengar hanya rumor. Dia mantan istri dari 'menantu sampah' yang tidak becus yang pernah bekerja di gudang Anda, bukan? Saya minta maaf. Saya tidak berurusan dengan orang orang yang berurusan dengan sampah." Kata kata Aruna menusuk Kinanti lebih dalam daripada pisau, karena itu adalah kalimat yang dibuat Arya untuk menghinanya. Wajah Kinanti memerah, matanya berkaca kaca. "Mari kita pergi, Sayang," kata Arya, kembali ke mode posesifnya. Ia merangkul pinggang Aruna erat-erat, seolah menunjukkan betapa remehnya Kinanti. "Jangan buang waktu kita pada kenangan yang tidak relevan."
10894 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as temen munafik
Read
+Library
Suamiku Miskin Tapi Bohong

Suamiku Miskin Tapi Bohong

tanya Lukman bingung. “Lukman Adi, nama yang cukup bagus tetapi tidak dengan orangnya!” “Kamu tidak pandai berbohong Lukman untuk mengelabui saya, kamu terlalu polos atau memang otakmu tidak bisa berpikir!” jelasnya sembari tersenyum sinis. “Maksud kamu apa Wisnu,!” teriaknya memekikkan suara. “Apa kamu pikir saya tidak tahu kalau kamu sudah berkhianat dari saya, hah?”
10119.6K viewsCompletedAdded to Library 4.4K Times as temen munafik
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status