Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Purba Mahkota

Purba Mahkota

“Uk uk!” Dia yang masih memaku di tempat sehabis melihat usaha mudah Lutung dalam menggesek-gesekkan kayu kering satu sama lain, dan memercikkan api kecil hasil dari gosokkan tersebut ke tumpukkan kayu yang telah di kumpulkan di samping saung tempat tinggalnya sendiri, … lekas disuruh duduk di depan api unggun tuk menghangatkan diri yang sudah kebasahan.
104.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 125 Beses bilang tempat sapu dari kayu
Read
+Library
SIMBIOSIS

SIMBIOSIS

"Maaf, Pak. Ga sengaja." Satpam itu mengusap dadanya. "Ada apa, Mas Andra?" Andra menunjuk ke tempat sampah yang sudah penuh dengan kardus dari tempat tinggalnya. "Bapak liat sapu yang ada di sana?" Satpam itu mengernyitkan dahinya. "Sapu?" Andra mengangguk cepat. "Itu sapu saya!"
9.96.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 269 Beses bilang tempat sapu dari kayu
Read
+Library
Gadis Rahasia Sang Pewaris

Gadis Rahasia Sang Pewaris

Edgar mengembuskan napas, kemudian berjalan memasuki rumah untuk mengambil sapu. Sementara itu, Indira mulai menyingkirkan barang-barang yang sudah tak terpakai. Ada sampah plastik, botol bekas, kuas, serta cat air yang telah mengering. Semuanya dikumpulkan ke dalam trash bag, agar nantinya bisa dibuang ke tempat sampah yang ada di depan rumah. Tak berselang lama, Edgar kembali. “Bagian mana yang perlu disapu?” tanya Edgar.
1033.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 956 Beses bilang tempat sapu dari kayu
Read
+Library
Jadi Selingkuhan Teman Ayahku

Jadi Selingkuhan Teman Ayahku

Lagipula desain sapu tangan itu sederhana, tidak seperti sesuatu yang akan disukai dan dihargai oleh wanita secantik Audrey. "Oh sapu tangan ini pemberian ayahku." Ucap Audrey sambil memperlihatkan sapu tangan di tangannya. Seorang teman kemudian melihat sedikit jahitan di tepi sapu tangan tersebut. Ia terkejut dan berkata.
109.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 295 Beses bilang tempat sapu dari kayu
Read
+Library
Life Hates Me

Life Hates Me

Aku berjalan ke sana bukan untuk keluar dari ruangan ini, melainkan untuk mengambil sebuah sapu yang berada tepat di samping pintu. Kuambil sapu itu lalu berjalan kembali ke arah mereka. Kelima murid perempuan itu tampak bingung saat melihatku mendatangi mereka sambil membawa sapu. Selang beberapa detik kemudian, mereka menyadari niatku dan mulai panik. "Tu-tunggu, kamu mau ngapain sama sapu itu?" tanya Celestine dengan sedikit tergagap.
105.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 110 Beses bilang tempat sapu dari kayu
Read
+Library
King Cat and The Lovely Librarian

King Cat and The Lovely Librarian

Dia sedang berusaha mengambil hati calon ibu mertuanya. Stefany menunjukkan gudang tempat penyimpanan kayu bakar di bagian belakang rumah kepada Edu lalu mereka membawa beberapa balok kayu yang telah terpotong rapi itu ke dalam rumah. "Kuharap kayunya tidak terlalu lembab, Edu. Akan sulit menyalakan api dalam kondisi begitu!" ucap Stefany seraya menyusun balok-balok kayu bakar dari pohon pinus itu ke dalam perapian bersama Raja Edward.
105.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 125 Beses bilang tempat sapu dari kayu
Read
+Library
Pria 'Shift Malam'

Pria 'Shift Malam'

Si paman ini hanya geleng-geleng kepala sambil isap kretek murahnya. "Makasih paman, oh ya paman, sini sapunya, biar Rayyan yang selesaikan, paman istirahat saja," tanpa ragu Rayyan ambil sapu tadi dan dengan tekun dia mulai menyapu teras hingga halaman sanggar beladiri yang lumayan mewah ini. Rayyan tak sadar, dari sinilah semuanya bermula...!!! **
1060.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.8K Beses bilang tempat sapu dari kayu
Read
+Library
Dendam Arwah Bully

Dendam Arwah Bully

Aris menerima kayu itu tanpa suara. Sedangkan Diana masih memegang sapu sejak keluar dari laboratorium. Sapu itu sudah bagaikan ada perekat di tangan Diana. Dia tidak mau melepaskan sapu tersebut. Sapu itu sebagai bentuk perlindungan dia jika terjadi apa-apa.
702 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 28 Beses bilang tempat sapu dari kayu
Read
+Library
Dua Wajah Sang Kaisar

Dua Wajah Sang Kaisar

Kayu itu diambil dari pohon pinus tertua di puncak gunung, memiliki serat yang sangat rapat dan aroma harum khas yang tidak akan pudar oleh waktu. Hao Yu duduk kembali di lantai, agak jauh dari ranjang agar cahaya dari pisau kecilnya tidak mengganggu tidur Yi Fang. Dengan jemarinya yang kapalan namun sangat cekatan, ia mulai mengikis permukaan kayu tersebut. Pisau kecilnya bergerak dengan kehati-hatian yang luar biasa, membuang bagian-bagian yang kasar dan mulai membentuk sebuah pola geometris yang halus.
10445 viewsOngoingIdinagdag sa Library 14 Beses bilang tempat sapu dari kayu
Read
+Library
Embun/Desire - Mencintaimu Tanpa Syarat

Embun/Desire - Mencintaimu Tanpa Syarat

"Kenangan dari mamamu." Benda lusuh itu dibuka di meja. Jahitan bagian tepi sudah lepas semua. Membuat sapu tangan itu seperti sobekan secarik kain. Ada bordilan inisial di tengahnya. Dua abjad 'EL'. "Waktu papa sering ke lapangan untuk memantau pekerja. Mamamu memberikan beberapa sapu tangan yang dijahitnya sendiri untuk mengelap peluh. Dulu tisu juga termasuk barang langka. Ada sepuluh sapu tangan yang dibuatkan mamamu, tapi tinggal ini satu-satunya yang masih tersisa."
10469.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 15.5K Beses bilang tempat sapu dari kayu
Ipakita ang mga Review (63)
Read
+Library
yenyen
bagus tapi karena chapternya banyak dan karakternya juga banyak, mending bacanya harus marathon, skip seminggu lupa lagi ini siapa ya aditya? siapa ya mirinda? hehehe.. but overall bagus dan memperkenalkan syariat islamnya mantap, dan menjelaskan bukan agamanya yang salah tapi individunya yng bermas
Langit
baga bngt sih ceritanya.terlepas dari aku gk suka sma darmawan sma salwa.apa iya gk ada hukum karma gue jadi mempertanyakan ini ada beneran apa enggak sih.karena darmawan sma salwa masih hidup enk.sdngkan andrean sendiri dg kesedihan dia.kok ada ank sebaik adrean kalo aku andrean dah benci bapak gue
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
1
...
456789
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status