Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jadilah Pria Kencang Kendor

Jadilah Pria Kencang Kendor

Aku memperhatikan saat dia mengintip ke dalam tas, memeriksa isinya. "Apa ini?" "Steak tempe. Isinya tempe tumbuk, jamur, dan entah apa lagi." Dia memutar bola matanya sambil terkikik lagi. "Asyem. Kedengarannya menggugah selera." Aku tertawa, menggelengkan kepala sambil meraih sisa martabak tahu-ku. "Enak. Coba." Harum menggigit sedikit, dan aku tak bisa berhenti memperhatikan gerakan mulutnya, mengingat saat mulutnya berada di mulutku, menciumku seperti dia menggigit.
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai temu temuan
Baca
+Pustaka
MAS FAIMO BAKUL TEMPE

MAS FAIMO BAKUL TEMPE

"Dimana saya bisa melihat orang membuat tempe?" "Kamu hanya sekedar ingin melihat atau punya keinginan untuk belajar ?" "Keduanya," jawab Fangying mantap. Buntario lalu melihat kearah Karsan yang tampak sedang berpikir,"Gimana san? Ada nggak pembuat tempe yang menerima murid?" Karsan pun menoleh kearah dua pria yang bersamanya," Tentu saja ada." "Siapa?" "Mbah Wagiyem, beliau pembuat tempe paling enak di desa Bendosari."
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 213 kali sebagai temu temuan
Baca
+Pustaka
LEMBUR TENGAH MALAM

LEMBUR TENGAH MALAM

Gracya menghela napas panjang, mencoba menenangkan dirinya setelah malam penuh ketegangan di ruang arsip. Ia masih memikirkan dokumen-dokumen yang baru saja ia temukan—daftar pasien dengan kematian misterius, catatan tentang "Lonceng Kematian," dan tulisan tangan Bu Susan yang menyebutkan kuil tua sebagai asal mula lonceng tersebut. Namun, semua itu terpaksa ia simpan sementara waktu. Ada hal lain yang lebih mendesak: Chandra.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai temu temuan
Baca
+Pustaka
Dipinang Kakak Angkat

Dipinang Kakak Angkat

"Sampaikan maaf Kakak ke Mama ya." "Siap," kata Elliana. "Oh ya, bawain aku tempe goreng khas sana ya. Di Pasar Baru suka ada pedagang oleh-oleh gitu dan banyak yang jualan tempe. Aku pengen." "Boleh," kata Sagara. "Yang pedas apa yang biasa?" "Dua-duanya aja," kata Elliana. "Boleh, kan?"
1015.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 302 kali sebagai temu temuan
Baca
+Pustaka
Jagoan Kampung Merantau Ke Kota

Jagoan Kampung Merantau Ke Kota

Slurp lagi, cep-cep lagi. “Emm.., Gending. Suer, ini masakan kamu enak banget!” Aku tersenyum, merasa tersanjung. Tapi, di dalam hati aku berkata. “Awas saja kalau kamu habisin!” Aku lalu meletakkan tempe goreng yang baru matang tadi di atas meja, bersebelahan dengan mangkuk tumis jamur. “Tempenya juga cobain, Miss. Cuma tempe sih, tidak ada yang spesial.”
1045.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai temu temuan
Tampilkan Ulasan (9)
Baca
+Pustaka
Ayusqie
Selamat datang kk pembaca di novel Jagoan Kampung Merantau ke Kota. Jangan lewatkan jg karya sy yg lain: - ABANG OJEK VS IBU POLWAN (highly recommnded nih) - SUSAHNYA JADI MAS JOKO. Terima kasih kk semua. sehat selalu
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Ikatan Hati

Ikatan Hati

Banyak yang berbelanja pagi-pagi, kan? “Hm?” seperti mengingat sesuatu, Kemal merogoh saku mengeluarkan ponsel. Dia segera membuka aplikasi mesin pencarian di internet dan mengetikkan beberapa kata kunci. Mengklik icon pencarian kemudian muncul artikel, berita, video yang berkaitan dengan apa yang dicari. Semua hampir sama. Memiliki judul; Bintang Utara Group mendirikan Pasar Tradisional di tanah bekas sebuah hotel terbakar.
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 244 kali sebagai temu temuan
Baca
+Pustaka
Mimpi Tentangmu

Mimpi Tentangmu

Hanya ada rerumputan kering sejauh mata memandang. Menelusuri lebih jauh, ia menemukan sebuah sungai setelah menyibak semak-semak. Aliran airnya normal, tidak ada tanda-tanda kerusakan di tempat ini. Mungkinkah semak-semak ini membuat si penyerang berpikir tidak akan ada apa pun?
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai temu temuan
Baca
+Pustaka
TAMU ITU TERNYATA MADUKU

TAMU ITU TERNYATA MADUKU

Setibanya di toko kue, pandangan Azzam mengedar mencari pemilik toko karena ternyata sedang tak ada orang. "Permisi! Mbak, Bu!" seru Azzam memanggil sang pemilik dagangan. "Ya, Mas. Sebentar ya!" Deg! Azzam kembali dibuat terkejut ketika mendengar suara yang sangat familiar di telinganya. 'Kayla! Apa gue salah denger?'
1013.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 276 kali sebagai temu temuan
Tampilkan Ulasan (14)
Baca
+Pustaka
FitrianiYuriKwon
Kayla jangan bodoh.. Kalau suami kamu berpoligami sebaiknya kamu pisah aja. Dia gak bakal berubah sampai nanti. Si Azzam juga mentingkan perasaannya sendiri... Lanjut Thor, aku suka yg begini. kuras-kuras emosi.
Haniocta_
Kasihan Kayla hidup dengan keluarga toxic. semoga si Azzam dapat karmanya. dan mertuanya itu lho! iih pengen tak cubit tuh ginjalnya saking gemes aku. Bagus banget thor ceritanya, menguras emosi jiwa. semangat thor. gak sabar nunggu kelanjutannya.
Baca Semua Ulasan
Kaisar Badai Petir Zera

Kaisar Badai Petir Zera

Kemudian mereka melanjutkan perjalanan untuk sampai ke desa terdekat. Di Tower Kehidupan Pulau Terapung yang terletak di Ibu Kota Kerajaan Maqdis. Tempest sedang meneliti di ruangannya tentang Inti Naga. Sedang fokus dalam penelitian terdengar suara yang gaduh dari luar ruangan. Gedebak... Bunyi suara pintu yang terdorong kuat. "Tempest!!! Beraninya kamu fokus terhadap penelitianmu ketika kamu datang sendiri ke tempat ini yang katanya kamu pergi menjemputnya." Seorang perempuan menarik kerah baju Tempest dengan nada marah.
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai temu temuan
Baca
+Pustaka
TEMAN SEKAMAR

TEMAN SEKAMAR

nya sebagai Snow dan fashion fotographer. Pada saat jam makan siang, Arissa lalu mengajak Cristan untuk mencoba ramen legendaris di kedai ramen favoritnya yang terletak tidak jauh dari taman hiburan. Pemiliknya adalah seorang warga keturunan Jepang dan ia masih memegang teguh resep mi ramennya sampai sekarang. Pemilik kedai mi ramen tersebut adalah Benny Matsumoto. Pewaris langsung dari generasi kelima pemilik kedai bakmi ramen sebelumnya yaitu Tokio Matsumoto.
9.88.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 247 kali sebagai temu temuan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status