Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TERPAKSA MENIKAH dengan CEO TEMPERAMEN

TERPAKSA MENIKAH dengan CEO TEMPERAMEN

Ada nasi pake ayam geprek, gorengan bakwan, teh hangat siap menanti meluncur ke perut mereka. "Loe nyesel gak menceraikan Ratna?" tanya Very di sela-sela makannya. "Gaklah, malahan gue senang bisa terbebas dari dia. Gue kan sudah punya Amel yang cantik, modis, cerdas dan juga mandiri," pungkasnya dengan santai seraya menyuapkan nasi ke mulutnya. "Ah, Amel loe bilang cantik? Biasa aja sih, cewek begitu mah dah pasaran," protes Very dengan menatap serius ke arahnya.
102.5K viewsCompletedAdded to Library 77 Times as temu temuan
Read
+Library
SUJUD TERAKHIR EMAK

SUJUD TERAKHIR EMAK

Di bahunya tergantung tas selempang berisi beberapa lembar brosur — sisa-sisa rencana promosi yang sudah tak lagi berguna. Perutnya perih. Sudah dua hari hanya diisi air putih dan sedikit roti. Ia berniat mencari warung nasi murah, atau setidaknya taman untuk duduk sebentar dan mengatur napas. Tapi langkahnya terhenti ketika suara khas peluit kecil dan teriakan pelan dari arah seberang jalan menarik perhatiannya. “Es teh dingin… permen, tisu… murah…”
4.3K viewsCompletedAdded to Library 85 Times as temu temuan
Read
+Library
Pergilah, Temukan Dia

Pergilah, Temukan Dia

Dia tampak agak gugup, melepaskan tangan Jenny, lalu melangkah maju untuk berdiri di hadapan mereka. "Kenapa kalian ke sini?" Surya mengangkat alis. "Melina bilang dia mau ke rumah barumu. Aku juga belum pernah ke sana. Jadi, kami meminta alamat dari paman dan bibi, berniat memberi kejutan." Sementara itu, tatapan Melina terus tertuju pada Jenny. Jika Melina tidak salah ingat, dia pernah bertemu wanita ini setidaknya dua kali, bukan?
9.436.0K viewsCompletedAdded to Library 864 Times as temu temuan
Read
+Library
Membalas Suami Perhitungan

Membalas Suami Perhitungan

kata ibu tersebut. "Oh, gitu, ilmu baru ini, baru tahu," jawab ibu yang lain. "Bagaimana bisa jarinya ditemukan, Bu?" aku ikut bertanya. "Dicari teman-temannya, untung juga punya teman yang baik, banyak kali untungnya, hehehehe," "Dapat di mana jarinya?" tanyaku lagi.
9.819.8K viewsOngoingAdded to Library 632 Times as temu temuan
Read
+Library
Miliarder Tampan itu Ayah Putraku

Miliarder Tampan itu Ayah Putraku

“Ini enak sekali, Bella. Apa namanya ini?” Chloe menyuap satu sendok penuh masakan buatan Bella. Bella tersenyum sopan. “Tempe orek, Nyonya. Makanan kampung.” “Nah,” Chloe mengunyah seraya menunjuk Bella dengan sendoknya. “Tempe itu makanan sejuta umat tetapi baru kali ini saya makan tempe yang rasanya ada gurihnya, manisnya, kriuknya, pedasnya. Enak. Besok masak ini lagi, ya, Bella.”
102.7K viewsCompletedAdded to Library 59 Times as temu temuan
Show Reviews (22)
Read
+Library
TRD Simulator Game
ceritanya bagus cm kdg agak binggung knp Lena manggil si Evan om, hrs nya kakak y krn mereka kan sepupuan, trus di bab extra jg binggung, siapa Cilla? anak Lena atau adik? klo anak Lena hrsnya si Cilla manggil Samudra kan kk, knp om jg??? tp ttp semangat Thor untuk karya berikut nya...
Lovely Bintang
wah gila kak. keren banget sih ini. trimakasih sudah buat cerita yang sangat menggemaskan ini. aku bisa bayangin Bella polosnya seperti apa. dan dia langsung sayang sama Evan. evan juga gak kasar. kupikir bakal lama sama evan ternyata cuma 3 bulan... masi banyak misteri nih. menunggu kelanjutannnya
Read All Reviews
Menantu Kaya Dipuja, Menantu Miskin Dihina

Menantu Kaya Dipuja, Menantu Miskin Dihina

Kemudian kami beranjak ke meja makan. Aku lihat menunya lumayan. Ada tempe goreng, sayur gulai pucuk daun ubi, dan sambal terasi. Rumah mewah kayak gini, selera makannya biasa saja. Mungkin memang lidah orang desa. “Kayak gini lauknya,” ucap tante Lexa dengan meletakkan tudung saji di sebelahnya.
1040.5K viewsOngoingAdded to Library 1.0K Times as temu temuan
Read
+Library
Mati Kembar

Mati Kembar

Pikirku, ke mana mereka? Karena penasaran, aku mencoba mencari ke semua sudut termasuk membuka lemari dan membolak-balik seluruhnya. Namun, mereka juga tidak ada di sana. Akhirnya aku keluar dan melanjutkan untuk mencari ke seluruh ruangan rumah akan tetapi, tetap tidak ada tanda keberadaan mereka. Hingga mataku menangkap ke sisi halaman belakang dan ternyata si kembar tengah berbicara diiringi tertawa riang dengan sosok perempuan cantik, siapa lagi kalau bukan Maya. Aku jadi merasa bersalah pada kedua putri ku sebab kemarin aku tidak membolehkan mereka ketemu dengan perempuan itu. Dan sekarang ia muncul mencoba mendekati Andin dan Andita.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 225 Times as temu temuan
Read
+Library
SANG MENANTU TERBUANG

SANG MENANTU TERBUANG

Aruna menggunakan keahliannya di dunia bisnis untuk melacak setiap aliran dana Evan yang tersembunyi melalui akun offshore lama. Dalam hitungan jam, ia menemukan apa yang ia cari: sebuah properti tua di kawasan Menteng yang secara misterius dibeli atas nama perusahaan cangkang di Kepulauan Virgin, properti yang dulunya dimiliki oleh Keluarga Atmadja. "Menteng," gumam Aruna. "Dekat dengan pusat kota, tersembunyi, dan memiliki sejarah dengan Atmadja. Itu lebih cocok sebagai markas daripada panti asuhan."
10894 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as temu temuan
Read
+Library
Status WA Mantan Suami

Status WA Mantan Suami

Status W* Mantan Suami (10) _________________________ "Tempe sama tahu terus, Han. Nggak bosen?" ujar Mbak Juli saat melihat tanganku memilih tempe di depannya. "Enggak, Mbak. Memang bisanya beli ini," sahutku datar. "Duh, Han. Hati-hati Ari berpaling loh. Kamu nggak bisa banget ngatur uang bulanan ya?" selidiknya.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 207 Times as temu temuan
Read
+Library
Kasih Berujung Luka

Kasih Berujung Luka

"Baik pak Aman, makasih ya sudah mengijinkan kami untuk mewawancarai bapak. Kami disini ingin tahu proses pembuatan tempe ini dari awal sampai akhirnya di pasarkan." "Itu awalnya bagaimana ya pak." Tanya Mecca. Saat wawancara dimulai tiba-tiba nada dering panggilan berbunyi. Kring...kring...kring… Namun Mecca tak mengangkatnya. Setelah itu nada dering telepon Mey yang berbunyi. Kring...kring...kring.. "Hallo." Sapa Mey di telpon. "Dia lagi nggak mau diganggu, dia lagi ngobrol sama seseorang untuk mencari bahan riset kita. Udah ya, aku lagi nyatet nih, dah.." jawab Mey seraya menutup panggilan telepon.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 157 Times as temu temuan
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status