Selubung Memori
“Ada banyak yang perlu kita pastikan soal apa yang kita temukan.”
“Tidak ada yang ditemukan,” cetusku.
“Tidak bisa menemukan apa-apa itu temuan,” sergah Leo.
“Sejujurnya kita punya banyak perkembangan.” Nadir mengeluarkan buku mirip tempatnya mencatat. “Temuan batu kristal, jurang yang sebelumnya tak ada, pintu gua yang menutup, lalu citra roh alam yang ditunjukkan Forlan, dan tidak ada yang bisa ditemukan lagi selain gua yang kosong.” Suara Nadir mulai kedengaran kecewa. “Sayangnya, kita tidak punya petunjuk ke mana harus pergi mencari.”
Bab Populer