JIN PENGHUNI RUMAH KOSONG LEBIH PERKASA DARI SUAMIKU
ucap Dinda sambil mengulurkan kresek tersebut.
“Maaf, saya sambil duduk, ya. Capek,” ucap Ustaz Hamdan sembari melangkah ke arah kursi di teras.
“Silakan, Ustaz. Maaf, saya gak berani persilakan masuk,” timpal Dinda sembari duduk di tembok pembatas teras.
“Tahu dan tempe asli ini, Mbak Dinda. Ke mana Bu Teti sebenarnya?”