Gelang Langit
Tempat itu tak disebut dalam peta mana pun, tapi Rakasura mengenalnya dari masa kecilnya di langit—tempat suara dari bumi dulu pernah disalurkan ke kahyangan, sebuah titik pertukaran gema yang kini telah lama dikunci oleh para dewa.
“Tempat ini... menyeramkan,” gumam Tirta sambil menelan ludah. “Kok rasanya suara jantungku sendiri pun kayak dikembalikan tiga kali lebih keras.”
“Karena lembah ini memantulkan suara hati, bukan suara mulut,” jelas Rakasura. “Dan kalau hati penuh takut... gema yang keluar akan menjerit.”
Mereka menuruni lereng perlahan. Di dasar lembah, tampak reruntuhan gerbang batu besar yang tertutup rapat oleh akar dan tanah. Tapi di sekelilingnya—tenda-tenda hitam berdiri.
Bab Populer