ATURAN LANGIT!
Dasar keras kepala!
Dan malam itu, Langit nyaris tidak bisa tidur. Sudah beberapa kali tubuhnya berguling, ke kanan dan ke kiri. Telentang, lalu telungkup, kemudian menyamping. Sambil merasakan sakit di wajah dan seluruh badannya. Mungkin benar kata Cahyo, aku tidak boleh nekad dan membiarkan lukaku begitu saja. Bisa fatal akibatnya. Ini memang harus di obati! Apa lagi nyeri di rusuknya, membuat Langit merasakan napasnya terasa sesak dan ngilu di sekujur tubuhnya.
Ah, kenapa dia tidak menuruti Cahyo tadi? Kalau dia ke Rumah Sakit, mungkin dia akan mendapat perawatan yang intensif, rasa sakit di rusuk dan dadanya tidak akan berlarut-larut seperti ini!
Hot Chapters