Istri yang Terbuang
Rickaapa itu nirmalacerita di paksa malam pertamacerita intip mama mandinadin amizah menangis di jalan pulang
“Tidak Mbk, aku tidak pernah membencimu. Lagi pun, aku tidak pantas untuk membencimu. Harusny memang kamulah yang harus membenciku, Mbk.”
“Itu ‘kan, kamu tahu atas kesalahanmu. Amira hanya memintamu untuk pulang, itu saja.”
“Mas, sudahlah. Mungkin Nirmala masih ingin memikirkannya dulu.” Amira lalu menarik tangan Nirmala. Menggenggam erat. “besok aku akan kesini lagi, aku harao kamu mau untuk pulang Nirmala.”