Tamu yang Tak Diundang
"Oh, itu. Nggak Bu. Cuma obrolan sekali lewat saja."
"Obrolan sekali lewat? Obrolan seperti apa itu, Ibu baru pertama dengar."
Astaga, salah! Harusnya aku tidak usah mengatakan hal itu. Malah jadi panjang bukan karena harus menjelaskan lagi.
"Hm, anu. Cuma obrolan sekilas saja. Singkat. Misal, Terima kasih ya sudah datang. Nah, udah. Segitu doang terus pergi," ujarku menjelaskan.