Ketika Istriku Minta Talak
gumamku mengingatkannya, menoleh perlahan, dan mata kami bersitatap.
“Hem,” sahutnya pelan.
“Fokus, dong! Anak-anak menunggu saya, lho!”
“I iya, iya, maaf.”
Aku menarik napas lega. Semoga selanjutnya tidak ada lagi gangguan. Aku tahu, dan sangat paham dengan sikapnya. Aku jelas menangkap apa makna tatapan itu. Ada binar cinta di sana. Ada harap yang begitu mendamba.