Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
GAIRAH PAPA MERTUAKU

GAIRAH PAPA MERTUAKU

Namun Arnold hilang entah kemana. "Arnol Caldwell, bayar utang-utang mu itu sekarang! Atau kamu harus merasakan timah panas ini bersarang di jantungmu itu?" Hisaki menodongkan revolver berisi 8 peluru dalam genggaman tepat ke depan dahi Arnold. Tubuh Arnold bergetar ketakutan. Wajahnya memelas memohon belas kasih pada pria Jepang itu. Hisaki tidak sedang main-main. Membunuh orang merupakan hobinya.
1080.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai terminator 3 arnold
Baca
+Pustaka
Perjalanan Menjadi Penyihir Sakti

Perjalanan Menjadi Penyihir Sakti

Elara tercengang. "Apakah benar dia sudah kembali? Sudah tiga tahun sejak dia menjalankan misi terakhirnya," kata Tristan, penuh keheranan. Awan gelap menghilang, dan sosok laki-laki besar tegap terlihat berdiri di depan pintu kastil. "Benar itu adalah Aron Darkwood," ucap seseorang. Sorak-sorai memenuhi udara, Aron telah kembali setelah tiga tahun absen karena misi tingkat S yang rahasia.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai terminator 3 arnold
Baca
+Pustaka
Pesona Berbahaya Suami Dadakanku

Pesona Berbahaya Suami Dadakanku

Suara ledakan itu terasa seperti berdenging di telinganya. “Kesombongannya itu benar-benar memuakkan,” geram Evander dengan nada yang diselimuti kebencian saat mengingat ekspresi Richard pada detik-detik terakhirnya. Arnold mendengus sinis. “Ayahku benar. Kalian akan jatuh ke neraka dan aku yang akan mengirimkannya.” Evander kembali menegakkan acungan pistol di tangannya. “Apa kamu tidak peduli kalau aku meledakkan kepala ibu mertuamu ini, Arnold?” ancamnya.
9.854.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai terminator 3 arnold
Baca
+Pustaka
ARTUR

ARTUR

tanya jenderal Banin. "itu yang jadi masalah besar jemderal penawar dari racun itu tidak pernah di ketahui" jawab tabib itu. >> Di depan kamar tuan Arfen Artur menunggu gurunya pulang Artur marah karena dia harus berlatih sendiri tanpa gurunya. "hei Artur kenapa kau disini? " tamya guru Jeje "aku menunggu guru Arfen dia harus menjelaskan kenapa dia pergi tanpa mengatakan sesuatu padahal aku sudah menunggunya lama"
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai terminator 3 arnold
Baca
+Pustaka
GAIRAH LIAR SUGAR BABY

GAIRAH LIAR SUGAR BABY

Arnold berkata sambil menatap Selena dan William bergantian. "Selamanya kalian akan hidup di dalam kesengsaraan yang tiada akhirnya," Arnold lalu berhenti tertawa dan menatap tajam ke arah Selena dan William. "Seperti hidupku yang telah di hancurkan oleh keluarga Massimo tanpa rasa belas kasihan!"
831.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai terminator 3 arnold
Baca
+Pustaka
Nafkah yang Keliru

Nafkah yang Keliru

Hingga di ronde ke 3 aku sudah tidak ingin melanjutkan bermain jadi dengan satu kali pukulan aku menguncinya hingga hitungan ke 10 pun Arnold bahkan tak bisa bangkit lagi, dia KO. Secara otomatis pun penonton bersorak, mungkin kesal karena dari awal masuk dia tampak begitu angkuh. Aku pikir setelah kalah Arnold akan marah dan tak mau bersalaman. Ternyata aku salah, dia cukup professional. Dia mau diajak bersalaman. Sekarang sudah bisa dipastikan aku akan lanjut ke final. “Ini dia jagoan kita!” Hendra dan kawan-kawan menyambutku dengan bersorak mereka bahkan kembali memangguku sampai ke atas. Menurutku ini terlalu berlebihan kasihan Arnold yang kalah.
1084.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai terminator 3 arnold
Baca
+Pustaka
Kebahagiaan yang Tak Pernah Kuraih

Kebahagiaan yang Tak Pernah Kuraih

Suaranya kering seperti digesek amplas. Gerakan Arnold sempat terhenti sesaat. Setelah itu, dia menuangkan segelas air hangat dan menyerahkannya kepada Amelia. "Dia baik-baik saja." Nada suaranya tenang, seolah sudah mempertimbangkan kata-katanya lama sekali sebelum berbicara. "Dia mengalami depresi. Beberapa waktu lalu dia sempat memiliki kecenderungan bunuh diri, karena itulah aku membawanya pulang ke negara ini."
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai terminator 3 arnold
Baca
+Pustaka
Magic Rose : Rose Symbol

Magic Rose : Rose Symbol

Ia mengulurkan tangannya tepat di hadapan Kanna. "Kau tau bukan, jika kau menggoresnya sedikit saja maka dia akan memenggal kepalamu," ucap pria bersurai hijau dari arah belakangnya. Pembicaraan ketiganya membuat Kanna bingung. Kanna hanya menatap ketiganya bingung. "Ya ya aku tau. Itu bukan disengaja, kau tau!" balas Arnold sedikit dingin. Kini Arnold memberikan tangannya dan membantu Kanna bangkit. Kanna pun menyambutnya dengan tubuhnya sedikit bergetar.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai terminator 3 arnold
Baca
+Pustaka
Dikira Pecundang, Ternyata Jenderal Perang

Dikira Pecundang, Ternyata Jenderal Perang

Liam mendecakkan lidah, “Kurasa sekarang Zach sudah membunuhnya.” “Kita tunggu dua jam lagi dan pergi ke kediamannya, Yang Mulia,” kata Arnold. “Ya, kita nikmati semua ini dan mulai berakting lagi. Kau … Arnold, jangan lupa pasang wajah sedihmu,” balas Liam yang ditanggapi Arnold dengan senyuman licik. Tapi, Arnold tiba-tiba teringat sesuatu, “Er, Yang Mulia. Tapi … bagaimana dengan Jefry Milton?”
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 385 kali sebagai terminator 3 arnold
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Nona Muda Nakal

Terjerat Cinta Nona Muda Nakal

Setelah melalui sesi interogasi yang panjang dan sangat menegangkan akhir nya satu dari tiga pria yang datang untuk menghabisi nyawa Beldiq bersedia bekerja sama dengan polisi untuk menangkap bos besar mereka. "Untung kau datang Rery!" Arnold menepuk pundak Reryd tiga kali. "Kalau tidak maka kita akan kesulitan menjalankan rencana kita selanjut nya." sambung Arnold.
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai terminator 3 arnold
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status