Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinderella Hot Story

Cinderella Hot Story

Harta, tahta, tanpa wanita. Begitulah garis hidup yang dijalani seorang Dewa August Lee saat ini. Pernah satu kali menikah lalu bercerai, satu kali bertunangan kemudian batal di tengah jalan, dan satu kali menjalin kasih dengan istri sahabatnya lalu ditinggal, pas lagi sayang-sayangnya. Semua itu membuat Dewa menyerah pada takdir. Sudah enggan menempatkan hati kepada seorang gadis, sampai dirinya bertemu dengan Rindu Anahita. --- “Ngomong-ngomong, jadi anggota dewan itu enak, ya, Pak!” kata Rindu memasang senyum terbaiknya. Melangkah mundur untuk bersandar pada dinding lift. “Biar pun tidur pas rapat paripurna, gaji sama tunjangan tetap jalan terus.” “Kamu mau nyinggung saya?” Kedua alis Dewa itu mengerut seraya berbalik dan memangkas jaraknya dengan Rindu “Bapak tersinggung?” Rindu bertanya balik. Memasang wajah terkejut lalu menutup mulut dengan kedua tangan sejenak. “Bapak juga pernah tidur pas rapat?” “Enggaklah!” Dewa menjawab tegas tapi geregetan. “Baguslah!” Rindu dengan berani mengangkat dagu untuk mempertemukan maniknya dengan Dewa. “Mendingan juga tidur sama saya! Iya, kan, Pak!” ~~~ Spin off ~ Me and My Broken Pieces ~ Broken
10261.5K viewsCompletedAdded to Library 7.1K Times as teruslah melangkah kedepan
Show Reviews (121)
Read
+Library
Demigoddess
kamu mau tau kurangnya kamu apa Wa? Kamu tuh nyeremin...mknnya gosah intimidasi lawanmu...apalagi cewe....apalagi macem Rindu yg masih muda banget...blom pny pengalaman apapun...pastilah dia masih takut....ehhh kamu malah intimidasi or ancem dia apalagi kalo gak di kasih jatah lgs pergi buang Rindu
Shifa chibii
klo ngeselin mah aku udah kebal mbak beb,,dari jamannya cinta pertama akuh si Pras yg super duper nyebelinnya, g ada lawan pokoknya..trus dewa,banyu,dan sekarang tambah Abi,,tp ini si Abi ngeselinnya sampe tahap,diriku pengen nendang senjatanya..hehe..kuesel bnget pokoknya klo jdi Fika..sabar ya fik
Read All Reviews
Menikah dengan Sahabat Ayahku: Pengantin Kecil Si Miliarder

Menikah dengan Sahabat Ayahku: Pengantin Kecil Si Miliarder

"Aku tidak memintamu untuk mencintaiku, aku hanya memintamu untuk patuh. Di rumah ini, aku adalah hukumnya." Hidup Alana hancur dalam semalam ketika ayahnya terlilit utang judi yang tak masuk akal. Satu-satunya jalan keluar bagi sang ayah adalah menyerahkan putri semata wayangnya kepada sahabat lamanya—seorang miliarder dingin yang dikenal kejam dan tak tersentuh, Julian Vance. Julian bukan pria biasa. Dia adalah pria yang selalu menatap Alana dengan tatapan posesif yang membuat bulu kuduknya berdiri, tatapan yang lebih dari sekadar tatapan seorang 'paman' kepada keponakannya. Dipaksa masuk ke dalam pernikahan kontrak, Alana terjebak di antara dua pilihan: menjadi boneka yang penurut di balik dinding mansion mewah Julian yang megah namun dingin, atau melawan pria yang memegang kendali atas segalanya—termasuk nyawa ayahnya. Namun, yang tidak diketahui Alana adalah, Julian telah merencanakan ini selama bertahun-tahun. Baginya, Alana bukan sekadar pembayaran utang, melainkan obsesi terlarang yang akhirnya berhasil ia miliki. Apakah ini pernikahan demi menyelamatkan sang ayah, atau Alana baru saja melangkah masuk ke dalam kandang iblis yang sesungguhnya?
10968 viewsCompletedAdded to Library 21 Times as teruslah melangkah kedepan
Read
+Library
Rahasia Memalukan Bersama Ayah Muridku

Rahasia Memalukan Bersama Ayah Muridku

Di tengah padatnya jam sibuk pagi hari di dalam kereta, dengan mata yang memerah, aku terdesak oleh lautan manusia hingga ke sudut gerbong dan ikut terhuyung mengikuti laju kereta. Sosok tubuh pria yang terasa hangat menempel begitu erat di tubuhku, sementara hembusan napasnya sesekali terasa menyapu lembut di telingaku. Yang lebih parahnya lagi, aku bisa merasakan dengan sangat jelas sebuah benda keras yang terhalang oleh kain rok tipisku, berulang kali bergesekan dan membentur area sensitifku. Benturan itu membuat kakiku terasa lemas. Gemetar reflek dari tubuhku tampaknya malah memicu desahan napas tertahan dari pria itu, yang perlahan mulai meruntuhkan akal sehatku. Awalnya kupikir, begitu melangkah keluar dari gerbong itu, perasaan yang membuatku hilang kendali ini bisa kutinggalkan sepenuhnya di masa lalu. Namun, semua berubah ketika pria itu kembali muncul di hadapanku dan mulai berbicara dengan suaranya yang serak. Barulah aku menyadari, sejak mencicipi momen yang begitu mendebarkan, sepertinya diriku tak bisa lagi benar-benar lepas darinya.
978 viewsCompletedAdded to Library 22 Times as teruslah melangkah kedepan
Read
+Library
Wanita Tuan Presdir

Wanita Tuan Presdir

Vannya adalah gadis desa yang naas—takdir membawanya ke kota dengan harapan sederhana, namun justru memberinya luka yang tak pernah ia bayangkan. Ia harus menjalani kehidupan yang pahit setelah adik presdir perusahaannya dengan tega menidurinya, merenggut masa depan dan harga dirinya dalam satu malam kelam. Hidupnya hancur. Mimpinya runtuh satu per satu. Ia bahkan sempat berdiri di ambang keputusasaan, nyaris mengakhiri hidupnya sendiri karena tak sanggup menanggung beban rasa malu, trauma, dan ketakutan yang mencekiknya setiap hari. Namun tepat saat harapan itu hampir benar-benar padam, takdir kembali berbelok ke arah yang tak pernah ia duga. Jovan Fedorov—Presiden Direktur perusahaan tempatnya bekerja, sekaligus kakak kandung Damian—melangkah masuk ke dalam hidupnya. Bukan sebagai atasan yang dingin, bukan pula sebagai pria berkuasa yang menutup mata, melainkan sebagai seseorang yang dengan tegas dan penuh tanggung jawab memilih menanggung dosa adiknya. Di saat dunia seolah menelannya hidup-hidup, Jovan justru menjadi satu-satunya orang yang mengulurkan tangan. Dan dari sanalah, hidup Vannya perlahan berubah—meski luka itu tak pernah benar-benar hilang.
360 viewsOngoingAdded to Library 9 Times as teruslah melangkah kedepan
Read
+Library
Memilih Untuk Mencintai Diriku

Memilih Untuk Mencintai Diriku

Setelah menjalin cinta selama sepuluh tahun, akhirnya pacarku, Kennedy, bersedia menikah denganku. Namun, saat sesi foto prewedding, fotografer meminta kami berpose saling mencium. Dia malah mengernyit dan berkata bahwa dia punya misofobia, lalu mendorongku dan pergi sendirian. Aku pun meminta maaf pada para staf atas sikapnya dengan canggung. Hari itu turun salju lebat, sulit sekali mendapatkan taksi. Aku pun melangkah pulang dengan susah payah melewati tumpukan salju. Namun, sesampainya di rumah yang seharusnya menjadi rumah pengantin kami, aku malah memergoki Kennedy sedang berpelukan dan berciuman mesra dengan perempuan yang selama ini dia anggap sebagai cinta sejatinya. "Winona, asalkan kamu setuju, aku bisa kabur dari pernikahan ini kapan saja!" katanya. Seluruh pengabdianku selama bertahun-tahun, kini hanya menjadi lelucon. Setelah menangis sejadi-jadinya, aku memutuskan untuk kabur dari pernikahan lebih dulu sebelum Kennedy melakukannya. Belakangan, dunia sosial kami dihebohkan oleh sebuah kabar. Putra bungsu Keluarga Harath berkeliling dunia mencari mantan tunangannya, demi memohon agar wanita itu mau kembali.
49.8K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as teruslah melangkah kedepan
Read
+Library
Penyesalan Setelah Diriku Tiada

Penyesalan Setelah Diriku Tiada

Aku didiagnosis menderita lupus eritematosus sistemik stadium berat dan akan meninggal tiga hari lagi. Setelah 188 kali telepon permintaan tolongku ditolak suamiku, aku membawa hasil pemeriksaan dan melangkah masuk ke kantor pelayanan perawatan akhir hayat. “Halo, tolong bantu jadwalkan proses kremasiku dan ajukan juga bantuan subsidi dari pemerintah.” Sepuluh menit kemudian, mereka datang. Belum sempat aku bicara, suamiku yang seorang pengacara langsung menamparku tanpa ekspresi. “Demi merebut perhatian dari Penny, kamu pura-pura sakit parah?” Kakakku yang seorang dokter merebut hasil pemeriksaanku, lalu membuka dan menatapku, sambil mencibir, “Lupus? Kalau mau pura-pura sakit, setidaknya yang masuk akal. Penyakit seperti ini hanya diderita satu dari sejuta orang.” Aku menahan rasa sakit di tubuhku, lalu kembali ke meja petugas dan menyerahkan formulir, serta hasil medis lagi. Melihat ruam berbentuk kupu-kupu di pergelangan tanganku, petugas itu tampak iba. “Aku sudah nggak punya keluarga lagi.” “Aku ingin mendaftar layanan kremasi tiga hari lagi, lokasinya bebas. Aku hanya berharap kematianku nggak menjadi beban bagi siapapun.”
8.4K viewsCompletedAdded to Library 278 Times as teruslah melangkah kedepan
Read
+Library
SAHAM 50 PERSEN

SAHAM 50 PERSEN

SAHAM 50 PERSEN "Aku minta 50% saham dari Petra." Senyum Nadia tersungging di bibirnya, dalam hati berharap pria di hadapannya itu, mundur dan dia tidak harus memenuhi permintaan Adelia, sepupunya. "Oke, setelah bayinya lahir langsung aku alihkan 50% saham Petra atas namamu," jawab Bryan dengan tatapan lekat ke arahnya. "Mas!" Adelia menguncang lengan Bryan. Jelas tak terima dengan keputusan suaminya. "Jangan kuatir, saham milikku yang kuberikan padanya nanti," jawab Bryan seolah tak peduli dengan nilai saham miliknya. "Dan, kuharap permintaan Nadia ini, hanya kita bertiga yang tahu, Adelia." Nadia mendengar ucapan pasutri di hadapannya itu, tertawa meremehkan. "Sudahlah cari wanita lain, saja." Dipandanginya wajah sepupunya yang terlihat bingung menatap suaminya. "Pikirkan lagi, Adelia. Kenapa harus memaksakan diri memberikan keturunan pada suamimu, ini." "Besok kubawakan surat perjanjian bermateri, kita buat kesepakatan di depan pengacaraku." Bryan berkata cepat, tak ingin Nadia berhasil mempengaruhi istrinya. "Kamu enggak usah khawatir, Adelia. Kehilangan 50% saham Petra, tidak masalah bagiku." "Tapi, perusahaan ini, milik keluargaku, Mas ...." "Memang benar, Sayang. Tapi, 60% kepemilikan sahamnya milikku." "Kamu pikirkan lagi, seberapa berharganya anak kita? Lagian saham yang kuberikan ke Nadia adalah saham milikku. Itu, kulakukan karena aku menghargai pengorbanan Nadia setahun kedepan memberikan kehidupan pada calon anak kita." Adelia sampai tertunduk tak berani menatap wajah suaminya. Dalam hatinya, ia mulai membenarkan ucapan suaminya. Tapi, imbalan yang diminta Nadia tetap tak masuk akal baginya. "Masih ada waktu hingga anakku lahir, untuk saat ini, tak mengapa mengikuti keinginan Mbak Nadia." "Besok mau kujemput atau langsung ketemuan di kantor Pak Ilham?" tanya Bryan mengalihkan pandangan ke Nadia. Perempuan yang merupakan teman sekelas di SMU sekaligus cinta pertama Bryan itu, bergeming. Kilatan dari pandangan Bryan membuat Nadia terdiam. Sekarang, ia tak punya alasan untuk mundur, menjadi ibu pengganti anak Bryan dan Adelia.
104.0K viewsCompletedAdded to Library 153 Times as teruslah melangkah kedepan
Read
+Library
Kau Bukanlah Mempelai Pengantin Prianya!

Kau Bukanlah Mempelai Pengantin Prianya!

Tiga hari sebelum pernikahanku, Angga membatalkannya untuk yang ke lima puluh dua kalinya. Dia datang ke rumah mode di Paleris untuk menyetujui bordiran lambang pada gaun pengantinku, tetapi begitu aku melangkah keluar dari tirai ruang ganti, dia langsung mengambil sarung pistol dan radionya. “Bajingan Torino itu menghancurkan kebun anggur Bella, mereka mengepung perkebunannya. Luna ketakutan, jadi aku harus pergi sekarang. Pernikahannya kita tunda.” Dulu, aku pasti akan menghentikannya dan menuntut jawaban siapa yang lebih penting baginya, aku atau Bella. Kali ini, aku hanya membiarkannya saja. Tiga puluh menit kemudian, Bella mengunggah momen di media sosialnya: [Kaulah satu-satunya tempat berlindung bagiku dan putriku.] Foto itu menunjukkan gambar Angga yang sedang memeluk Bella erat-erat, dengan Luna di gendongannya dan memanggilnya papa. Mereka tampak seperti sebuah keluarga sungguhan. Orang tuaku menghela napas. “Sephia, apa pernikahanmu kali ini dibatalkan lagi? Kita sudah mengirim undangan ke setiap keluarga ternama di kota ini. Bagaimana dampaknya nanti terhadap kehormatan Keluarga Bundari?” Aku menggelengkan kepala, lalu mengetuk undangan cadangan. "Pernikahan ini tetap berjalan. Tiga hari lagi, aku akan tetap menjadi pengantin. Hanya saja, bukan dengan Angga."
8.8K viewsCompletedAdded to Library 289 Times as teruslah melangkah kedepan
Read
+Library
Selamat Tinggal Janji Delapan Tahun

Selamat Tinggal Janji Delapan Tahun

Di pernikahan sahabatku, buket bunga itu sempat direbut oleh seorang gadis, tapi kemudian tak sengaja jatuh ke pelukanku. Sahabatku, Shofia Lahda, langsung memberiku selamat, "Andin, pengantin selanjutnya giliran kamu ya." Para tamu pun secara serempak menoleh ke arah pria yang sudah kupacari selama delapan tahun, CEO Grup Argam, Lukas Argam. Namun, dia justru mengambil paksa buket itu dari tanganku dengan tenang, lalu memberikannya begitu saja kepada gadis di sampingku yang juga sekretarisnya, Terry. "Tadi orang lain yang dapat duluan." Dia mengusap rambutku dengan suara yang begitu lembut, "Nurut ya, balikin dulu ke Terry Gisela, kita udah sepakat nunggu kesempatan berikutnya." Lampu sorot dan tatapan para tamu pun mengikuti arah bunga itu, berpindah sepenuhnya kepada Terry. Aku menatap ekspresi Terry yang tampak terkejut sekaligus malu-malu, lalu mengelus perutku sambil tersenyum pahit. Lukas tidak tahu, kali ini tidak akan ada kesempatan berikutnya. Janji delapan tahun sudah terpenuhi, tapi kami tetap tidak kunjung melangkah ke jenjang pernikahan. Aku sudah menyanggupi permintaan orang tuaku yang merupakan anggota keluarga kerajaan, minggu depan aku akan pergi meninggalkan tempat ini untuk kembali ke Eropa dan mewarisi bisnis keluarga.
2.1K viewsCompletedAdded to Library 67 Times as teruslah melangkah kedepan
Read
+Library
Tak Cukup Satu Lauk

Tak Cukup Satu Lauk

A.dini
Ibu tetaplah seorang ibu. Seburuk apapun sikapnya. Dia akan tetap menjadi ibumu. Dia akan tetap menjadi tempatmu kembali dalam Suka dan duka. Sekalipun dia telah tiada, dia akan Tetap menjadi orang yang kau sebut ibu. Mak" sapa ku pelan "Hmm kenapa?" Ucap mamak yang masih fokus menatap layar ponselnya. "Boleh matikan dulu YouTube itu, atau mamak pause lah, Laila mau bicara serius" ucapku mengiba. "Bicaralah, biar mataku menonton telingaku mendengar kamu bicara apa" ucap mamak yang masih fokus memperhatikan channel salah satu artis idolanya. Melihat jawaban mamak yang tak bersahabat aku lebih memilih berdiri, mengurungkan niatku. Saat ini ingin melangkah aku di kejutkan dengan bahasa mamak yang benar-benar kasar menurutku. "Anak tidak punya sopan santun" ucapnya. Lalu bagaimana dengan ibunya Laila? Ibu yang tidak pernah mengalah dengan anaknya, walaupun Laila telah memperlakukan ibunya sebaik mungkin. Cerita ini di kemas dengan gaya bahasa yang sedikit berbeda, menggunakan logat daerah dari kota Sumatera. Yang penasaran, yuk lanjut di baca bab demi bab. Mungkin saja akan ada pelajaran dari setiap bab yang telah di suguhkan untuk kita semua. Salam hangat A.dini :)
9.92.7K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as teruslah melangkah kedepan
Read
+Library
PREV
1
...
910111213
...
17
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status