Penyesalan Setelah Poligami
ucap Lulu girang.
"Lulu, apa kabarnya?" tanyaku sambil menggendongnya. Aku tidak bisa acuh dengan Lulu, dia gadis kecil yang masih polos tidak bersalah. Dia adalah korban keegoisan Indah dan mantan suaminya.
"Lulu sehat, Pa," jawabnya. Aku menurunkan dia di ranjang kamar kami.
"Lulu, Mama dimana? Lulu tunggu disini ya, Papa mau mandi dulu, gerah," ucapku sambil melihat jam di dinding menunjuk pukul 7 malam, tepat adzan isya berkumandang.