Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
KAUM TERAKHIR

KAUM TERAKHIR

93. Kemenangan? Byarrr! Ledakan dasyat itu menjadi akhir dari peperangan yang terjadi di Kerajaan Kurcaci. Ledakan yang dihasilkan oleh bentrokan kekuatan sang naga bayangan dengan kekuatan milik Avram. Usai ledakan yang sempat menyapu seluruh area peperangan itu reda, sudah tidak ditemukan lagi keberadaan pria berjubah hitam, Magistri dan beberapa pasukan mayat hidup yang tersisa. Membuat semua orang bersorak senang, merasa bahwa kemenangan telah mereka dapatkan. Kerajaan Kercaci selamat dari kehancurannya. Tetapi beberapa orang juga mengerti bahwa kemenangan yang mereka dapati bukanlah kemenangan yang sesungguhnya sebab sudah dipastikan perang yang sesungguhnya akan dikibarkan oleh musuh.
2.7K viewsCompletedAdded to Library 107 Times as the end of the end of history
Read
+Library
Akhir Dari Segalanya

Akhir Dari Segalanya

Dia berbalik dan menutup pintu, Terdengar suara terkunci yang pelan. Menutup masa lalu dan menutup segalanya.
13.7K viewsCompletedAdded to Library 315 Times as the end of the end of history
Read
+Library
Keturunan Terakhir

Keturunan Terakhir

Saat pria yang mengenakan kemeja biru tersebut mulai membungkuk memberi tanda hormat pada Delia, belasan pria di belakanya juga ikut memberi tanda penghirmatan pada Delia. Delia terpana dengan pandangan di hadapannya dan langsung membuka kaca mata hitam yang ia kenakan. Delia hanya di berikan no Robert pada Rizal dan memberikan detai Ringan bahwa Robert adalah mantan prajurit yang bertempur di medan perang. Dulunya pria paruh bayah ini adalah militer terbaik pada masanya, namun ada masa saat ia tak mampu lagi menahan serangan, Robert hampir mati karena belasan peluru yang menghujani tubuhnya.
1014.7K viewsOngoingAdded to Library 575 Times as the end of the end of history
Read
+Library
Jika Waktu Berakhir

Jika Waktu Berakhir

“Iya, aku tahu kau bisa melakukannya. Permasalahannya adalah kita tak akan bisa bersatu. Aku tak akan bisa menyukaimu begitu juga sebaliknya.” “Kenapa?” “Karena kita dari dunia yang berbeda,” jelas Kayla. “Aku dari masa depan. Dan aku tak akan mungkin bisa berada di masa ini.” “Kau, kau bilang apa?” “Aku dari masa depan,” kata Kayla. “Dan karena aku dari masa depan, aku tak akan berada di masa ini. Sebab apabila itu terjadi maka aku akan mengubah banyak hal, aku akan mengubah sejarah. Apabila aku mengubah sejarah yang terjadi bisa-bisa aku lenyap dari dunia ini.”
105.4K viewsOngoingAdded to Library 174 Times as the end of the end of history
Read
+Library
The endlessly

The endlessly

Sudut bibir Alex tertarik. Dahi Kenzo berkerut penasaran. " Apa itu?" "Dia pergi ke Golden cost beberapa hari yang lalu. Dan membeli seorang gadis untuk menanam cabai. Kau tau, dia meminta petugas menyediakan obat pencegah kehamilan namun seorang gadis datang menyabotase obat tersebut dan menukarnya dengan obat penyubur rahim. Kau bisa membayangkan apa yang akan terjadi jika obat itu bekerja. . ." Tawa Alex menggema memenuhi sudut ruangan.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as the end of the end of history
Read
+Library
Lentera Terakhir

Lentera Terakhir

“Keegoisan? Bukannya kalian yang meninggalkan kami—“ “Itu bukan egois, tapi kami ingin hidup.” Kepala mereka berhenti berusaha memecahkan kaca yang tebal tersebut, tak ada satu goresan pun yang membuat cela untuk serangga masuk. Delia melirik suaminya yang memang cerdas. Namun tetap saja, alasan ingin hidup pun adalah egois. Deryn memberi isyarat untuk tetap diam, ketika mereka semua menghela napas dengan ucap syukur. Usaha suaminya berhasil.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as the end of the end of history
Read
+Library
The Endless Love

The Endless Love

“Kehilangan akan terasa begitu nyata ketika kebodohan menjadi penyebabnya.” —The Endless Love ••• Jika manusia diciptakan dengan pilihan bisa merubah takdir, Deana ingin merubah segalanya. Merubah dunianya agar tidak bertemu dengan Delta atau tidak terlibat terlalu jauh dengan urusan pria itu dan memilih untuk merancang masa depan yang cerah secerah matahari pagi. Tapi dia bukan Tuhan yang bisa membolak-balikkan takdir hamba-Nya. Dan Deana juga tidak bisa menyesali semua yang terjadi mengingat itu juga keputusannya sendiri.
107.6K viewsOngoingAdded to Library 242 Times as the end of the end of history
Read
+Library
Nafsu Gelap Sang Majikan

Nafsu Gelap Sang Majikan

"Apa ... Apa yang sebenarnya terjadi?!" The End
1059.3K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as the end of the end of history
Read
+Library
Till The End Of The World

Till The End Of The World

Ah, film romantis yang Sunmi tonton kan yang endingnya selalu tragis. "Oh, aku tahu! Salah satunya yang kisah cintanya kandas hingga akhir cerita, kan? Apa Myungsuk-oppa memberimu kejutan seperti ... putus? Atau, mengakhiri hubungan kalian, atau—hmmp—" Daehyun tidak bisa meneruskan kalimatnya karena hamburger itu didorong paksa masuk ke mulutnya. Pelakunya tentu saja orang ini; Sunmi.
3.5K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as the end of the end of history
Read
+Library
PREV
12

Frequently Asked Questions

Ada momen dalam hidup fandom yang bikin semua orang diem sejenak, ngerasa kayak napas terakhir sebelum halaman baru dibuka.

Buat aku, 'end of era' itu nggak melulu soal tanggal resmi atau pengumuman dramatis—lebih ke perubahan identitas kolektif. Contohnya waktu studio besar yang selama bertahun-tahun ngasih tone visual tertentu tiba-tiba ganti tim kreatif: gaya musik, cara bercerita, atau estetika yang selama ini melekat rasanya bubar. Itu bukan cuma soal hilangnya nama besar; itu soal kebiasaan nonton bareng, playlist nostalgia, bahkan kata-kata dan meme yang tiba-tiba ketinggalan jaman. Aku ngerasainnya waktu tim favorit berganti arah; rasanya kayak rumah lama yang direnovasi jadi sesuatu yang asing.

Selain itu, 'end of era' juga bisa berarti pergeseran teknologi yang mengubah cara kita mengakses cerita—dari kaset ke streaming, dari forum ke sosial media. Ketika cara kita mengonsumi berubah, komunitas ikut berubah juga: orang lama minggat, gaya diskusi bergeser, dan referensi yang dulu jadi pegangan anak komunitas jadi terlihat aneh. Bagi aku, momen-momen ini selalu campur aduk: sedih karena kehilangan, tapi juga seru karena ada ruang buat hal baru. Akhirnya aku belajar untuk nyimpen kenangan itu sebagai koleksi, bukan sebagai penjara; biar tetap bisa menikmati bagian lama tanpa ngehambat rasa penasaran ke depan.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status