Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SORRY MY HUSBAND

SORRY MY HUSBAND

gumam Rena kembali terdengar dan amat lirih dengan wajah sendu yang terlihat tetap memancarkan kecantikannya. Selama 10 menit Rena berdiri di depan jendela dan menatap hamparan pohon hias yang dia rawat tengah berbunga dan nampak indah. Namun, keindaham bunga itu tak mampu membuat hari Rena merasa bahagia seperti sebelumnya karena duka yang tengah dia rasakan. "Bunga ini akan segera dibuang. Sebentar lagi aku akan menjadi seorang janda. Sebutan janda yang disematkan padaku karena telah berkhianat pada suaminya," cicit Rena sinis yang ditujukkan untuk dirinya sendiri.
1015.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 536 kali sebagai the rose sorry
Baca
+Pustaka
Im Sorry Mama!

Im Sorry Mama!

"Kenapa?" Tanya Amar saat melihat raut kebingungan di wajah Zara. Wanita itu menoleh ke kanan dan kiri melihat ke luar jendela. "Kamu nyari apa sih, Za?" Ulang Amar heran. "Nggak, tadi kayak ada yang manggil aku deh. Tapi di luar orang-orang udah pada bubar," gumam Zara. "Perasaan kamu aja kali. Yang penting temen kamu yang namanya Rose itu sudah ketemukan?"
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai the rose sorry
Baca
+Pustaka
Sebuah Penyesalan

Sebuah Penyesalan

Jibs berbisik. "Maafkan aku!" tambah Jibs setelahnya. Aline bingung, "Kenapa minta maaf?" Jibs menundukan kepalanya. "Semua terjadi karenaku, coba aku tidak menyuruhmu ikut denganku. Mungkin semua ini tidak akan terjadi." Jibs mengakui kesalahannya. Namun dicerna berbeda oleh pikiran Aline. Tangan Aline pun mencoba meraih dagu Jibs, "Kalau tidak ada kamu sekarang, mungkin aku sudah dimangsa oleh yang lainnya atau dimakan binatang buas!" ucapnya sambil menoleh ke belakang dimana mereka berada, adalah hutan dengan keadaan gelap gulita.
109.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 280 kali sebagai the rose sorry
Baca
+Pustaka
ISTRI SEMPURNA DI HIDUP KEDUA

ISTRI SEMPURNA DI HIDUP KEDUA

Biarkan publik yang merobeknya, dan pastikan… jangan ada satupun yang tahu bahwa video itu datang dari kita. Setelah mengirim, Rose berjalan ke arah balkon apartemennya yang menghadap lampu-lampu kota. Angin malam menyapu rambutnya. Wajahnya terlihat damai, tapi dalam hatinya, badai sedang dipanggil. "Maafkan aku, Ruby. Aku tahu kau bukan wanita jahat, tapi kau terlalu sempurna untuk kubiarkan berdiri di atas panggung sendirian."
1028.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 952 kali sebagai the rose sorry
Baca
+Pustaka
Penyesalan

Penyesalan

Beberapa detik kemudian Alisya tersadar dan buru-buru berdiri tegak. "Ma-maaf ... aku nggak sengaja," ucap Alisya terbata-bata. "Nggak apa-apa. Aku juga salah. Aku buru-buru, jadi nggak liat jalan. Maaf, ya. Kamu baik-baik aja, 'kan?" tanya lelaki itu.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai the rose sorry
Baca
+Pustaka
Obsesi Sang Miliarder

Obsesi Sang Miliarder

Lelucon Rose membungkam Steven. Ini pertama kalinya Steven melihat Rose sedang marah, dia cukup terkejut tapi siapa yang bisa menahan amarahnya? "Maafkan aku, aku salah, dan aku melakukan kesalahan, aku berjanji tidak akan mengulangi kesalahan itu" ucapnya dengan wajah yang sangat menyesal. "Aku ingin tetap bercerai darimu!" Rose berkata tanpa penolakan. Teriakan Rose mengagetkan si kembar yang sedang bermain, spontan mereka menangis bersama karena merasa orangtuanya sedang tidak sehat.
8.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai the rose sorry
Baca
+Pustaka
TEH ... AKU DI SINI

TEH ... AKU DI SINI

Clara memejamkan mata, tangisnya mulai berderai. ”Lo harus bayar atas kematian Haris! Kematian lo harus lebih pedih dibanding jatuh dari bianglala.” Clara membuka mata, melihat Rose berdiri hingga membuat rambut yang dibiarkan terurai menutupi wajah. ”Gue tau, gue udah ngelakuin kesalahan. Gue pun berusaha menebusnya. Yang sudah mati nggak akan bisa hidup, tapi kematian gue, nggak akan bisa buat lo bahagia.”
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai the rose sorry
Baca
+Pustaka
Little Seducer

Little Seducer

Ironisnya, bukan Alice yang menyebapkan kesalahan. "Maafkan aku..." ucap Rosie melanjutkan kalimatnya. Dia mencoba tersenyum, tapi bibir yang bergetar menghancurkan senyum palsunya. Mata hitam Alice mulai berair semakin memperjelas kesedihan Alice.
9.814.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 568 kali sebagai the rose sorry
Baca
+Pustaka
Melahirkan Anak Sang CEO Arogan

Melahirkan Anak Sang CEO Arogan

Kata Rose karena tidak ingin terjadi kesalahpahaman. “Aku memberikannya padamu sebagai tanda selamat datang”. Kata Ruby sambil mengangguk dan Rose merasa tersentuh karena selama ini tidak ada yang memperlakukannya setulus Ruby. “Terima kasih”. Kata Rose sambil matanya berkaca-kaca. “Apakah kau terlalu senang sampai matamu berkaca-kaca?”. Kata Ruby dengan polosnya dan membuat Rose mati-matian menahan air matanya yang mendesak ingin keluar dari bola matanya yang berwarna cokelat.
1015.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 508 kali sebagai the rose sorry
Baca
+Pustaka
Dari Racun Jadi Istri Presdir Tampan

Dari Racun Jadi Istri Presdir Tampan

Melihat ekspresi ayahnya, Satya tahu tidak akan mendapat pembelaan. Sementara itu, Viola menatap Rose dengan mata berkaca-kaca. Amarah Rose berkurang separuhnya. Dia menghela napas dengan wajah yang sudah melunak. "Kami minta maaf, Ma. Ini salahku. Aku enggak enak menolak permintaan temanku." Rose menghela napas berat. "Paling tidak seharusnya kalian kabari kami. Hape itu apa gunanya?"
1035.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 782 kali sebagai the rose sorry
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status