WANITA KEDUA SUAMIKU
jakan dengan harta yang aku cari dengan susah payah!" Cercaku lagi. Bang Azlan menelan salivanya dengan susah payah,dia tak berani menjawab ucapanku.Entah kemana keangkuhannya kemarin saat meminta izin menikah lagi, sepertinya hilang karena sudah tak ada lagi uang di kantongnya. "Heh,kamu! Jangan diam saja disitu, cepat bereskan kekacauan ini kalau kamu masih mau hidup dengan tenang dan nyaman!" gertakku pada Adelia yang berdiri diambang pintu dapur. "Maaas!" Rengeknya seraya menghampiri Bang Azlan. Aku mendengkus kesal melihatnya bergelayut dilengan Bang Azlan."Mas aku 'kan lagi hamil, masa kamu tega biarin aku beresin dapur?"Aku terkejut mendengar ucapannya,hamil? Jadi Bang Azlan menikahi