Kultivator Inti Semesta
Xiao Tian berdiri tegak di dek, kedua matanya menyapu ke segala arah, menangkap setiap detil yang tersaji di hadapannya.
Langit di pusat galaksi tidak seperti langit di alam manapun yang pernah ia lewati. Warna biru keperakan menyelimuti cakrawala, seolah dinding tak kasat mata yang membentang melindungi dimensi ini dari luar. Awan-awan bercahaya tampak bergerak lambat, seperti pusaran energi yang menari mengikuti ritme tak terlihat. Petir ilahi menyambar lembut di sela-sela langit, namun tidak memancarkan kehancuran. Sebaliknya, justru memancarkan keagungan dan kekuatan alami yang nyaris tidak dapat dijelaskan dengan kata-kata.
인기 회차