Damian&Kimberly
ucap pria itu lirih.
“Hey, kau siapa! Tuan lepaskan aku!” Kimberly berontak, memukul-mukul pria asing itu, tapi sayangnya tenaganya hanyalah bagaikan kertas baginya. Sekuat apa pun dia berontak, tetap saja pelukan tak akan pernah bisa.
“Aku sangat merindukanmu,” ucap pria itu lagi.
“Lepaskan aku, Sialan!” bentak Kimberly keras, tapi tampaknya pria yang memeluknya tak peduli sama sekali dengan ucapannya. Pria asing itu tetap memeluknya dengan sangat erat, tak mau melepaskan.
Bab Populer