Taring Emas Sang Alpha
Sebaliknya, lumpur itu seolah-olah meresap masuk ke dalam pori-pori kulit gadis itu hingga hilang tanpa sisa.
Dalam hitungan detik, kulit lengan Runala yang sempat legam kini kembali bersih, halus, dan kering. Seolah-olah tidak pernah menyentuh rawa sama sekali.
Solvatar tercenung. Sepasang netra emasnya membelalak takjub sekaligus ngeri. Selama hidupnya sebagai Alpha, dia belum pernah melihat tubuh makhluk hidup mana pun yang bisa melakukan keajaiban seperti ini. Lelaki itu menggerakkan tali kendali dengan sentakan keras, membuat Ashvor meringkik nyaring dan memacu langkah lebih kencang membelah jalan setapak yang gelap, memutus kesunyian malam dengan napas yang memburu.
Hot Chapters