Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
(Not) His Sugar Baby

(Not) His Sugar Baby

“Kami memang sengaja menyimpan darah Tuan T untuk mencegah jika sewaktu – waktu tuan terluka parah. Biasanya kalau kondisi Tuan baik – baik saja, darah ini akan dikirim ke global untuk mereka, sesama pemilik Rh-null yang membutuhkan atau siapa pun yang sedang dalam kondisi darurat.” “Jika Anda sering melihat tuan pucat. Inilah alasannya. Tapi jangan bilang – bilang tuan kalau saya memberitahu Anda, Nona. Saya bisa dicap mulut ember,” kelakar Travis, diakhiri dengan fokus mengarah pada aliran darah yang masih mengalir. Sebuah informasi baru bahkan tidak pernah Rose sadari saat bersama Theo. Berapa lama Rose diam tenggelam di tengah pikiran yang bersahut kencang? Dia lupa dengan tujuan awalnya
10203.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 5.1K Beses bilang tisu berdarah prank
Ipakita ang mga Review (187)
Read
+Library
Apelope dedeliona
aku lebih yakin theo akan ttp setia, tp kali soal anak g tau klo dia emg beneran pengen punya anak. bayangin dari awal rose umpetin kehamilan, dan theo akhirnya tau tp g lama kemudian rose keguguran.. jd gmau nyalahin dia meski semua ini gara2 bapaknya
Nami chan
Kerangka ceritanya menarik, bahasanya enak dibaca, uraian ceritanya jg cakep. Konflik2nya tuh fokus tp berbobot. Haaah karya2 kak susi ga perlu diraguin sih.. Ini kek buku kelas atas gt gasih. Kata2nya tuh berat kadang otakku yg minim ini kudu mencerna baik2 biar paham ...
Basahin ang Lahat ng Review
Pelet Kopi Darah Haid

Pelet Kopi Darah Haid

Namun, lagi-lagi Sophia memaksa. Mau tak mau Si Mbah, laki-laki tua tersebut mengatakannya. Bahwa pelet yang digunakan adalah darah menstruasi yang harus dicampur dengan minuman pria. Seketika saja Tio merasa mual, ia ingin memuntahkan isi dalam perutnya begitu saja. Sophia hanya melirik tajam kepada Tio, Simbah pun kembali berbicara bahwa pelet tersebut memiliki efek samping, yang berat kalau laki-laki yang terkena pelet itu. Bisa bodoh dan plin-plan seakan tak punya pikiran yang jernih.
10595 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 17 Beses bilang tisu berdarah prank
Read
+Library
Darah dan Takdir

Darah dan Takdir

Ia mungkin lebih kuat, tetapi Saraswati lebih cepat. Dari balik dedaunan, ia bisa mendengar derap langkahnya yang semakin dekat. Ia menunggu dengan sabar, tubuhnya menyatu dengan bayangan pohon. Begitu pria itu cukup dekat, ia melesat keluar dari persembunyiannya, melancarkan serangan dengan belati kecilnya, mengincar titik lemah yang tidak terlindungi oleh zirahnya. Belatinya menembus sisi tubuh pria itu, tepat di bawah tulang rusuk. Untuk pertama kalinya, pria itu terhuyung. Namun, ia masih belum kalah. Dengan gerakan kasar, ia menarik dirinya menjauh, darah segar merembes dari luka yang kini terbuka. Matanya menatap Saraswati dengan tatapan penuh kemarahan, tetapi juga keterkejutan. “Kau…
1.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 44 Beses bilang tisu berdarah prank
Read
+Library
Pembalasan Sang Dokter Jenius

Pembalasan Sang Dokter Jenius

Tidak ada darah. BLECHH! Tiba-tiba, ia terbatuk hebat. Sebuah semburan darah merah kehitaman meletus dari mulutnya, membasahi tanah berdebu di antara ia dan Joko. Para preman yang tadinya bersorak sorai kini terdiam seribu bahasa. Tawa mereka mati di tenggorokan. “ARRRGGHHHH…!!!”
1021.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 440 Beses bilang tisu berdarah prank
Read
+Library
Ancient Werewolves

Ancient Werewolves

umpat seorang pemuda yang mengerang kesakitan karena ikatan yang terlalu kuat pada sekujur tubuhnya. “Nah Guinea, secara alami kau bisa melakukannya.” Tubun Guinea bergerak saat penyihir mengiris tangan pemuda itu yang membuat darahnya keluar dari tangannya. Guinea langsung menjilati darah yang keluar dan mengigit leher pemuda itu sampai tubuhnya kehilangan banyak darah dan akhirnya meninggal. Guinea merasa tubuhnya sangat segar dan juga sangat kenyang hanya dengan meminum darah.
9.928.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 939 Beses bilang tisu berdarah prank
Read
+Library
Illegitimate Child

Illegitimate Child

ucap Eka dengan nada penuh penekanan dan sangat mengintimidasi. Eka menyeringai. Pisau yang tadi hanya digenggam kini digoreskan di pergelangan tangan. Darah menyembur membasahi layar ponsel. Tentu saja hanya darah palsu. Eka menyimpan kantung berisi darah palsu di lengan bajunya. Namun, tidak ada yang menyadari kepalsuan itu. Buktinya, Siaran langsung kembali banjir komentar. @Sofie_Penggemar_Indomie: “Argh! Sial!”
106.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 160 Beses bilang tisu berdarah prank
Read
+Library
Dendam dan Rahasia Tuan Muda

Dendam dan Rahasia Tuan Muda

Dia bernapas tertahan sambil memperhatikan keberadaan Tamara di tempat itu. “Di mana dia?” rintih Adhira sengau. “Kamu pantas mati, Adhira!” tandas Kuswan masih belum puas melihat Adhira bertekuk lutut roboh sejengkal dari mata kakinya itu. Gigi putih itu tersembul dari genangan darah di mulut Adhira. Tawa getir Adhira merekah. Ketika dia menertawakan para ketua aliansi yang berang itu, satu pukulan melesat ke wajahnya. Adhira bisa merasakan gigi gerahamnya langsung lepas dari rahangnya. Darah mengucur deras dari bagian yang terkena pukulan tersebut. Kini sebagian sisi wajahnya menempel langsung ke ubin porselen sanggar yang berpelitur itu.
1011.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 353 Beses bilang tisu berdarah prank
Read
+Library
MASTER PEDANG DARAH

MASTER PEDANG DARAH

"Zhang Xu Feng? apa yang terjadi dengannya?" Semua yang ada di sana tercengang menyaksikan adegan yang mereka lihat secara langsung. Zhang Xu Feng mulai mempusatkan fokusnya terhadap lawan, hingga akhirnya Pedang Darah berhasil menargetkan lawannya. Tubuh Jiu Lu kaku tak dapat digerakkan. Sedangkan Pedang Darah seakan menyerap sesuatu dari tubuh Jiu Lu. Sesuai dengan namanya. Pedang Darah menyerap darah musuhnya hingga kering kerontang. Jiu Lu mati dengan cara yang mengenaskan. Tubuhnya mengering dan hanya menyisakan kulit dan kerangka saja.
102.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 57 Beses bilang tisu berdarah prank
Read
+Library
Bercak Darah di Seprai Adikku

Bercak Darah di Seprai Adikku

“Mbak Cuma mau pinjam charger. Tapi Mbak malah liat lingerie juga underwear laki-laki di kamar kamu.” “Itu punya Eric temen aku. Kemaren aku maen ke rumah dia dan meminjam CD miliknya. Aku nggak mungkin berbuat macam-macam. Aku masih punya pikiran!” “Lantas, bercak darah di seprai kamu?” Dia menoleh dan menatap tajam. “Itu darah menstruasi!” “Ada bercak lainnya juga, Mel. Dan Mbak paham banget bercak apa itu?”
1038.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.4K Beses bilang tisu berdarah prank
Read
+Library
Pertunangan Berdarah

Pertunangan Berdarah

Sambil menarik napas dalam-dalam, aku membuka aplikasinya. Aku melihat laman pribadinya. Ketika melihat nama yang familier, seluruh tubuhku rasanya seperti terjatuh ke dalam lubang es! Benar-benar dia! Di kolom komentar, dia masih memamerkan tentang betapa hebatnya dia! Jadi, orang yang ingin menipuku itu dia, dan orang yang mengidap HIV juga dia! Namun, kami sudah pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan kesehatan, bagaimana bisa ....
6.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 227 Beses bilang tisu berdarah prank
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status