Cinta yang Menghanyutkan
Tak lama kemudian, dia terpuruk dan hingga akhirnya menemukan alat tes kehamilan yang telah jatuh ke dalam gelas kumurnya.
Dia tak tahan lagi. Dia berlari ke ruang pengurungan dan berteriak, memeluk tubuhku sambil berkata,
“Jane, jangan marah lagi, cepat kembalilah ke sisiku.”
Kali ini, akhirnya aku sadar dan tidak lagi membohongi diri sendiri.
Dia memang tidak pernah mencintaiku.
Ketidakberdayaan dan kegilaannya hanya karena dia merasa dikhianati dan butuh seseorang yang bisa diandalkan.
Bab Populer