Ada beberapa karya Taufik Ismail yang selalu kusarankan ke teman-teman ketika mereka tanya: mau mulai dari mana? Pertama, telusuri kumpulan puisinya—baca koleksi seperti 'Kumpulan Puisi Pilihan Taufik Ismail' untuk menangkap ragam suaranya; di situ kamu akan ketemu puisi-politik, puisi-rindu, dan puisi tentang ruang publik yang masih relevan sampai sekarang.
Selanjutnya, jangan lewatkan esai-esai dan tulisan kritik budayanya: kumpulan yang berlabel 'Esai-Esai Pilihan' memberi konteks bagus tentang pandangannya soal sastra, politik, dan kebangsaan. Aku suka bagian esainya yang kerap mengaitkan pengalaman personal dengan suasana politik, jadi terasa dekat dan tajam sekaligus.
Selain itu, carilah antologi yang ia sunting atau kontribusinya dalam surat kabar—itu bagus untuk lihat bagaimana ia berdialog dengan penulis lain dan masa. Kalau kamu pengin pendekatan yang lebih ringan, koleksi puisinya untuk anak muda atau pembaca baru sering jadi pintu masuk manis. Baca karya-karya ini sambil mencatat bait-bait yang bikin kamu berhenti; itu cara terbaik buat merasakan kenapa banyak orang menganggap karyanya penting.