Pak Deon, Istrimu Menolak Kembali
Ia menunduk sebentar, lalu bangkit berdiri dengan wajah dingin.
“Bungkus semuanya,” suaranya berat, menggelegar, membuat semua pelayan toko langsung menunduk lebih dalam. “Semua koleksi terbaru di butik ini. Pakaian tidur, pakaian santai, sepatu, tas, kebutuhan mandi, semuanya. Semua dengan ukuran tubuh Nyonya Mahendra. Sekarang juga.”
“Baik, Tuan.” Pelayan itu segera bergerak, suasana menjadi sibuk dan tegang.
Hot Chapters