Rahim Dua Ratus Juta
"Saya udah maafin semua kesalahan Bapak. Sekarang saya cuma ingin tau, kenapa baru sekarang Bapak kasih tau kalau saya punya saudara kembar? Kemana dia, Pak?"
"Saudara kembarmu Bapak jual, Nak."
"Astaghfirullah!"
"Dijual?" Darren terkejut setengah mati.
"Pak, Bapak menjual saudara kembar saya? Ya Allah, Pak ...."
"Maafin Bapak, Nak. Bapak terpaksa menjualnya karena enggak punya uang untuk merawat kalian. Saudara kembarmu juga waktu bayi enggak mau minum ASI. Dia selalu saja menangis. Jadi ... jadi tanpa sepengetahuan Ibumu, bapak menjual dia ke turis yang datang ke puncak."