MENYESAL MENDUAKANMU
"Ma, Pah. Sebelum kalian semua melihat apa hadiahku untuk Ayu, tolong dengarkan dulu baik-baik apa yang ingin kusampaikan karena ini penting."
"Ada apa, sih, Malik? Kamu ini dari tadi main teka-teki terus," keluh Mama.
"Ma, dengarkan aku baik-baik. Apa yang nampak indah oleh mata kita, tak selalu indah pada kenyataannya. Begitu juga sebaliknya, yang tampak buruk pun tak selalu buruk. Selama ini Mama begitu mendesak aku supaya menikahi Ayu, menikahi wanita yang begitu Mama bangga-banggakan untuk menjadi menantu di keluarga ini. Namun, pernahkah berpikir bagaimana jika ternyata sikap Ayu tak sesuai harapan Mama?" Aku menatap tajam Mama lalu melirik Ayu dengan tatapan sinis.