Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta dan Dosa

Cinta dan Dosa

“Karena, Gue gak mau dia mikirin Lo terus. Dia hanya untuk Gu!” Maudi menatap Bisma, “Apa Lo bakal tetap cinta sama dia setelah melihat keadaan dia sekarang?” “Dia sangat trauma, bahkan dia kena gangguan mental, Bis!” Maudi menarik nafasnya panjang. Bisma menatap tidak percaya, gadis lugu yang selalu ceria itu sedang tidak baik-baik saja? Apa Bisma keterlaluan? Dia rasa tidak, ini adalah hal yang wajar. “Gue mau nemuin dia.”
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai tormented
Baca
+Pustaka
Terjerat Hasrat Dunia Gelap

Terjerat Hasrat Dunia Gelap

Dadanya berdegup kencang, penuh amarah dan rasa takut yang saling beradu. Layar menyala. Jemarinya menelusuri galeri. Ada banyak video, mulai tawa Teresa, gerakan ballet anggun, latihan-latihan penuh semangat. Namun Chloe tak peduli. Ia hanya mencari satu. Video terlarang yang dikabarkan masih tersimpan. Dan ketemu. Berdurasi 00:24 detik. Dua sosok di bawah hujan. Bibir bertemu bibir.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai tormented
Baca
+Pustaka
TERJERAT CINTA TUAN PENGUASA

TERJERAT CINTA TUAN PENGUASA

Bab 26 Tak akan mudah jatuh cinta lagi. Selama Alice terbaring sakit, Adam Anderson menjaganya dengan sepenuh hati. Sekali lagi bukan karena perasaan, namun karena sebuah rasa tanggung jawab. Adam merasa bersalah karenanya, Alice harus mengalami hal buruk hingga membuat Alice terluka akibat ulah arogan Tania Lewis. Seperti sekarang, dengan penuh kesabaran Adam mengobati luka memar dan juga bekas cakaran di tubuh Alice. Alice hanya diam saat pria yang selalu terlihat arogan itu kini tampak berbeda.
939.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai tormented
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Mafia Kejam

Terjerat Cinta Mafia Kejam

kata Atland sambil mengusap darah yang mengalir dari pelipis Aphrodite menggunakan sapu tangan putih miliknya. “Siapa Taigor dan apakah aku benar-benar memotong jari-jarinya nanti?” kata Aphrodite dengan nada lemah. Sejujurnya sedari tadi Aphrodite menekan traumanya karena ingin membalaskan kelima pria tadi yang berani melukai Arvies.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai tormented
Baca
+Pustaka
Kutukan Cinta

Kutukan Cinta

Hatinya bergemuruh, menimbulkan rasa sakit nan sesak di dadanya. "Iya....anakmu. Usianya baru sembilan Minggu. Dia gak bisa bertahan karena ibunya yang lemah dan bodoh ini." Nadia berucap dengan menahan tangisnya. Mengenang kembali kejadian dimana dia harus merelakan janin itu karena pendarahan hebat yang dialaminya sungguh sangatlah menyakitkan.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai tormented
Baca
+Pustaka
Nightmare

Nightmare

“Udah beberapa hari ini gue nerima teror yang isinya bangkai tikus, darah dan bahkan ancaman supaya gue mati. Isinya persis kaya yang pernah gue liat di laci meja, lu, Dev.” Sarah menunjukkan beberapa kertas yang bertuliskan ‘KAMU HARUS MATI’ padaku juga Satria. Satria mengambil alih kertas itu, “Terus kenapa lu ga cerita sama kita bertiga? Jadi kan kita suudzon sama lu.” Sarah yang ditatap hanya mampu menundukkan matanya. Tak dapat dipungkiri bahwa tatapan Satria masih saja mengintimidasi. Tajam dan menusuk.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai tormented
Baca
+Pustaka
TERJERAT BERONDONG

TERJERAT BERONDONG

"Itu artinya kamu memang tidak pantas menjadi pendamping Dewa. Aku! Akulah yang kemarin seharian menemaninya mengurus masalah bengkelnya yang diduga dibakar dengan sengaja oleh seseorang." "Ap ... a? Ta—tapi ...." "Lebih baik kamu bebaskan Dewa sebelum dirinya semakin hancur karena terus-terusan mengambil jalan yang salah semenjak bertemu denganmu!" Tere berbicara tajam meski bibirnya tetap menampilkan senyuman.
9.939.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai tormented
Baca
+Pustaka
Revenge

Revenge

Laki-laki tua itu mendahuluinya dan mengabaikan semua kata-katanya. Wanita itu kesal. Dia sudah mati-matian menyusun rencana untuk membalas dendam kepada Pranajiwo dan Sriwedari, dan laki-laki tua selalu menentangnya dari awal. “Dendam tak akan membawamu kepada kedamaian. Apa yang Wita tanamkan di otakmu, tak ada artinya. Darah lebih kental dari pada air. Kamu, hanya alat yang diciptakan untuk memenuhi ego seorang Wita.” Kata-kata laki-laki itu benar-benar menusuk.
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai tormented
Baca
+Pustaka
TETANGGA DARI NERAKA

TETANGGA DARI NERAKA

Dasar tua-tua nggak ada akhlak! "Sudahlah, mending nggak udah berangkat, yang ada malah kamu malu nanti kalau nggak lolos interview. Balik aja ke kota, biar nggak ada yang tau kalo perut kamu nanti makin besar." Aku mengeluarkan motor dari dalam pagar. Kusenggol saja pundak Bu Nurma sekalian, biar tau rasa. "Oo ... Dasar gemblung! Anak nggak tau sopan santun. Diomongin baik baik malah ngajak ribut."
104.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai tormented
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status