Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penyesalan Selalu Datang Terlambat

Penyesalan Selalu Datang Terlambat

Saat aku paling mencintai Stevan Nicolas, dia mencintai wanita lain. Hujan turun sangat deras dan aku menggigil kedinginan di bawah selimut semalaman, sedangkan dia memeluk wanita lain dan memberikan wanita itu kehangatan. Katanya, aku sangat manja, jadi dia tidak ingin melihatku lagi. Namun, dia tidak tahu bahwa aku akan segera meninggal dan dia tidak akan bisa melihatku lagi.
Cerita Pendek · Romansa
12.7K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Jangan Ada Dusta di Antara Kita

Jangan Ada Dusta di Antara Kita

"Nona Gina, apa Anda yakin ingin menghapus semua informasi tentang identitas Anda? Apabila semua informasi tentang identitas Anda dihapus, nggak ada seorang pun yang bisa menemukan Anda." Gina merenung sejenak, kemudian menjawab sambil mengangguk, "Ya. Saya memang nggak mau ada seorang pun menemukan saya." Operator terkejut mendengarnya, lalu menjawab, "Baiklah. Nona Gina, perkiraan prosedur akan selesai dalam waktu dua minggu, mohon bersabar menunggu."
Cerita Pendek · Romansa
29.5K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Menjadi Bayang Cinta Pertamanya

Menjadi Bayang Cinta Pertamanya

Aku sedang hamil tiga bulan ketika suamiku, Jasper, memintaku terjun ke dalam air untuk mencari kalung peninggalan cinta pertamanya. Dengan mata yang bengkak karena menangis, aku memohon kepada Jasper sambil menggelengkan kepala. Namun, temannya yang tidak tahan melihat sikapku, akhirnya berbicara. "Cuma terjun ke dalam air, apa susahnya? Di antara kita semua, cuma kamu yang bisa berenang. Jadi kenapa bukan kamu saja yang melakukannya?" "Jessy, itu peninggalan ibunya Viola. Bukankah benda itu sangat penting?" Aku berjuang untuk meraih ujung pakaian Jasper dan memohon belas kasihan terakhir darinya. Namun, sebelum aku didorong ke dalam laut, aku hanya bisa menggantungkan harapan pada segelintir rasa tidak tega yang mungkin ada di matanya. Akhirnya, dia membuka mulutnya, "Jessy, kamu pandai berenang. Nggak akan terjadi apa-apa." Saat itu aku baru menyadari, bahkan dalam keadaan seperti ini, aku tidak lebih dari bayangan samar di hidupnya.
Baca
Tambahkan
Terapis Pembawa Petaka

Terapis Pembawa Petaka

Ketika suamiku datang ke tempat pemulihan pasca persalinan untuk menemaniku, terapis pasca persalinan yang selalu tidak banyak bicara tiba-tiba menjadi antusias dan bersemangat. Awalnya, dia memuji suamiku yang tinggi dan tampan. Dia masih muda, tetapi sudah menjadi manajer umum perusahaan. Kemudian, dia berasumsi bahwa aku bisa menikah dengan orang kaya dengan mengandalkan operasi plastik yang aku lakukan. Ketika dia melakukan pijat laktasi kepadaku, dia juga menasihatiku bahwa aku tidak bisa memberikan asi kepada anakku karena aku menggunakan implan di payudara, karena itu tidak baik untuk bayi. Aku terlalu malas untuk meladeninya, jadi berdiskusi dengan suamiku tentang nama anak kami nanti. Suamiku mengatakan bahwa ini adalah anak pertama kami, jadi dia harus memikirkannya dengan baik. Namun, terapis pasca persalinan berseru, "Ah, Kak, bukankah sebelum ini kamu sudah pernah melahirkan?"
Baca
Tambahkan
27 Hari Menanti Janji Palsu

27 Hari Menanti Janji Palsu

Ibuku sakit kritis dan ingin melihatku menikah sebelum dia meninggal dunia. Selama 27 hari, aku memohon kepada pacarku, Rayhan, sebelum akhirnya dia setuju untuk buat akta nikah denganku. Aku menunggu di Kantor Catatan Sipil hingga jam tutup, tapi dia tidak pernah datang. Pada hari yang sama, Mira, teman masa kecil Rayhan, mengunggah akta nikahnya di media sosial. "Waktu berlalu begitu cepat. Tiga hari lagi, pernikahan kita genap sebulan." Baru saat itu aku sadar bahwa pada hari pertama aku memohon kepada Rayhan, dia sudah menikah dengan teman masa kecilnya. Pada saat itu juga, aku menerima pesan permintaan maaf dari Rayhan. [Nadia, Mira dipaksa menikah oleh keluarganya. Aku nggak bisa diam saja melihat dia menikah dengan orang sembarangan.] [Kami bisa cerai tiga hari lagi.] [Tiga hari lagi, aku akan menikahimu.] Tiga hari kemudian, Rayhan datang dengan setelan jas rapi di pintu masuk Kantor Catatan Sipil. Tapi dia menerima pesan dariku. [Rayhan, selamat tinggal selamanya.]
Baca
Tambahkan
Pelajaran Rahasia dari Guru Privat

Pelajaran Rahasia dari Guru Privat

"Ah...pelan sedikit, suamiku telepon." Aku dengan wajah yang merah mengangkat video call. Di layar, suamiku menatapku sambil memberikan perintah, tidak menyadari di luar layar, ada seorang laki-laki sedang menggunakan kepalanya menyeruduk di antara kedua kakiku.
Cerita Pendek · Gairah
9.5180.2K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Karma Itu Nyata Pengkhianatan

Karma Itu Nyata Pengkhianatan

Saat suamiku sedang ikut acara berkemah dari kantor, asisten perempuannya tiba-tiba mengunggah sebuah postingan: "Pembagian tenda lewat undian, siapa sangka aku malah setenda dengan bosku yang tampan!" Dalam foto itu, dia sedang berswafoto menghadap kamera, sementara di belakangnya ada seorang pria yang sedang melepas bajunya— dan itu adalah suamiku. Ada yang berkomentar: "Hati-hati ya, cowok dan cewek berduaan di satu tenda, bisa berbahaya ...." Asisten itu langsung membalas dengan emoji tertawa jahil sambil menulis: "Memang aku suka yang menantang." Aku sempat memberikan 'like', tetapi tidak lama kemudian, postingan itu dihapus. Tak lama, suamiku menelepon lewat panggilan video. Di depan asisten perempuan yang sedang menangis dan beberapa rekan kerja lainnya, dia langsung marah padaku: "Kamu kok suka lebay sih? Ini 'kan cuma permainan sederhana, nggak bisa santai saja?" Melihat dia memeluk asisten itu sambil menenangkannya dengan lembut, aku pun menutup telepon tanpa berkata apa-apa lagi. Ini sudah tahun ke-10 aku mencintai Kemal Sentanu. Namun, saat ini juga, aku memutuskan untuk melepaskannya.
Baca
Tambahkan
Balas Dendam dari Ayahnya Sahabat

Balas Dendam dari Ayahnya Sahabat

"Ayahmu menyakiti putriku, jadi aku sakitin kamu! Dengarin, kaki dibuka sedikit." Ayah dari sahabat memposisikan aku dalam gaya yang memalukan, mendengar gerakan mesra ayah dan sahabat di dalam kamar, aku hanya pasrah diperlakukan sesuka hati oleh Om Charlie......
Cerita Pendek · Gairah
3.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Pacarku Adalah Mantan Sepupuku

Pacarku Adalah Mantan Sepupuku

Pacarku selalu menghindar jika disuruh bertemu dengan orang tuaku. Namun, dia malah diam-diam menyamar sebagai calon istri mantannya dan bertemu dengan semua kerabat mantannya. Ironisnya, tempat pertemuan mereka adalah di rumah pernikahan yang kupersiapkan untuk kami. Yang tidak dia sadari, aku ternyata adalah sepupu jauh dari mantan pacarnya. Pacarku berpura-pura tidak mengenaliku. Dia merangkul mantannya dengan mesra sambil berkata, "Rumah ini dibeli suamiku dengan tunai." Semua kerabat memuji mereka sebagai pasangan yang harmonis. Takut rahasianya terbongkar, pacarku mendekatiku dan memberikan peringatan, "Aku cuma bantu teman supaya dia nggak didesak nikah. Kalau kamu berani mengacaukan ini, kita putus." Dengan senyuman sinis, aku memberinya ucapan selamat yang tulus, "Kalau ternyata aku dan sepupuku punya selera yang sama soal rumah dan wanita, aku sudah persiapkan beberapa perlengkapan pernikahan yang pasti disukai sepupuku. Akan kuhadiahkan untuk kalian." Akhirnya, pacarku terlihat panik.
Baca
Tambahkan
Penyiksaan Cinta

Penyiksaan Cinta

Ketika aku melahirkan, aku tidak bisa dibius karena alergi terhadap anestesi. Karena itu aku harus menahan rasa sakit saat pisau bedah membelah kulit dan dagingku lapis demi lapis. Suamiku, Surya Ciptadi menangis sambil berkata kepadaku, "Sayang, nggak masalah anak laki-laki atau perempuan, kita nggak akan punya anak lagi. Aku hanya butuh kamu .…" Namun kemudian, dia berselingkuh dan membiarkan wanita itu melahirkan anak laki-lakinya. Dia bahkan membiarkan wanita itu menganiaya putriku, yang dengan susah payah aku lahirkan. Sementara itu, aku menyembunyikan fakta bahwa Surya terkena kanker. Kamu menganiaya putriku, maka aku tidak akan segan-segan mengambil nyawamu. Adil, bukan?
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
89101112
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status