Kesengsem Ajudan Caem
tanyanya.
"Iya, di rumah Bang Adit," terang Asmiratih dengan suara pelan.
"Dia bilang apa?"
"Ngejelasin, kalau aku sudah salah paham pada kalian."
"Kamu, percaya sama ucapannya?"
"Hu um."
"Ke aku, kenapa nggak percaya?"
Asmiratih mengerjapkan matanya, sebelum dia memajukan tubuh dan nekat mendekap suaminya "Maaf, Bang. Hampura," rengeknya, lalu dia terisak-isak.
Hot Chapters