Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Serendipity in Magnanimous

Serendipity in Magnanimous

Diomelin Kak Raihan nih ketahuan ngechat. Tristan : Kasih tahu calon ipar gue, jangan galak-galak. Cepet tua. Dengan chat sesingkat itu, senyuman kembali hadir di bibir Tristan. •••••
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 249 kali sebagai trah pitu lakon
Baca
+Pustaka
Kelir Getih (Layar Berdarah)

Kelir Getih (Layar Berdarah)

“Hadiah dari Banyu, Tuan Dalang. Sebuah kelir baru.” Dengan gerakan dramatis, Petruk menarik kain hitam itu. Di bawahnya, bukan layar putih biasa, melainkan sebuah kerangka panggung mini yang sudah terpasang. Di tengah-tengah panggung itu, terbaring, diikat, dan tak sadarkan diri— Kirana menjerit. “Drajat!” Raka berteriak. Bripka Drajat, yang seharusnya menjaga perimeter di Alun-Alun, kini terikat dan diposisikan menyerupai figur Yudhistira, Raja Pandawa, di atas panggung mini.
860 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai trah pitu lakon
Baca
+Pustaka
Bara Dendam Sang Prabu Boko

Bara Dendam Sang Prabu Boko

lanjutnya, menunjuk ke arah serpihan perkamen yang kini seperti serpihan daun kering sisa pesta serangga yang kacau balau, "dibacakan oleh Balaputradewa di balutan gaun pengantin sutra terbaik Medang di Poh Pitu. Pengkhianatan! Itu jelas pengkhianatan dalam gaun pengantin! Di Poh Pitu pula, tempat biasanya orang-orang jatuh cinta, bukan jatuh ke lubang penipuan!" Wiku Amasu, yang tadinya pura-pura serius tapi sesungguhnya menyimak sambil menyeruput arak dinginnya, tertawa kecil. Tawa renyah, seperti suara remahan kerupuk, tapi diselingi nada sarkastis yang membuatnya terdengar seperti suara serigala licik. "Sudahlah, kawan. Tak usah menangisinya sampai kerutan di dahi Wiku Wirathu jadi tiga
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai trah pitu lakon
Baca
+Pustaka
Hasrat Liar Tuan Muda

Hasrat Liar Tuan Muda

ucap laki laki yang tampak gagah dan juga tinggi semampai. “Terima Kasih Tuan J, aku merasa sangat terhormat mendapatkan sanjungan darimu. Semua mengatakan jika kau adalah orang yang dingin dan juga temperamen, namun aku rasa tidak,” ucap Patricia tanpa dapat menghentikan mulutnya memuji pria di depannya.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai trah pitu lakon
Baca
+Pustaka
Dihamili Paman yang Mandul

Dihamili Paman yang Mandul

Gerutu Shera sembari mengepalkan kedua tangannya dengan ekspresi jengkel. "What's wrong with you honey?" Tanya salah satu kru. "No, I am fine. Hanya sedikit gila aja hari ini." "Gara-gara lakik?" "W-what?" Shera tampak tak mengerti. "Laki-laki." "Ah... Ya gitu deh. Aku pulang dulu ya!" Pamit Shera. "Oke, be careful honey!" ***
1014.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 550 kali sebagai trah pitu lakon
Baca
+Pustaka
Istri Simpanan Sang Aktor

Istri Simpanan Sang Aktor

"Lagipula, aku suka melihat bagaimana uangku bekerja. Aktingmu lumayan. Sedikit terlalu... teatrikal, tapi oke untuk standar sinetron." Wajah Doni memerah padam. Teatrikal? Standar sinetron? Dia adalah aktor peraih penghargaan! "Ini film layar lebar, bukan sinetron," geram Doni. "Oh, benarkah? Maaf, aku sulit membedakannya jika melihat ekspresimu yang sama di setiap scene," balas Aaron santai, lalu berdiri dan merapikan jas mahalnya. Dia menoleh pada Dona. "Sayang, break makan siang masih lama? Aku sudah memesankan private catering dari Chef Juna khusus untukmu dan kru. Aku tidak ingin kamu makan nasi kotak sembarangan. Kulitmu terlalu berharga."
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai trah pitu lakon
Baca
+Pustaka
SUMPAH PELAKOR

SUMPAH PELAKOR

“Mati saja kamu sana, kena laknat Tuhan baru tahu!” “Gak takut dia sama doa istri sah, masuk neraka baru tahu!” “Heran pelakor sekarang makin PD tampil di depan umum, harusnya sih dipasung kayak orang gila, kan, otaknya nggak ada.”
102.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai trah pitu lakon
Baca
+Pustaka
LELAKI YANG TERKHIANATI

LELAKI YANG TERKHIANATI

Lastri tidak paham dengan perkataan Wina. “Duda keren, Bu Lastri. Kan mirip dengan Shahrukh Khan. Karena statusnya sendiri jadi sah donk kalau didekati?” Wina tampak tersenyum dengan menggelengkan kepalanya ala film-film India yang biasa ditontonnya. “Terus?” “Bu Lastri nggak tertarik gitu sama Mas Tarno?” goda Wina. “Buat Kamu saja ... Kalau Mas Tarno mau sama Kamu tapi,” jawab Lastri dengan tersenyum.
9.614.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 363 kali sebagai trah pitu lakon
Baca
+Pustaka
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Menggugah selera. "Mbak, maaf. Haruan cacapan limau kuit tolong diganti jadi menu lain!" sela lelaki berseragam loreng itu. Mataku membeliak, menatap lelaki yang selalu bertindak sesuka hati itu. Sebelum aku membuka mulut, Mas Brian kembali berujar. "Dev, kamu punya asam lambung. Jangan makan yang asem dan juga pedas! Mas gak mau kamu jatuh sakit dan harus di opname lagi!"
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai trah pitu lakon
Baca
+Pustaka
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

“Nah, mereka unjuk diri untuk perform. Mana nih yang punya gawe? Siapa aja ini? Hmmm, SENOOOOO…. CITRAAAA….” Kak Seno dan Kak Citra keluar dengan kostum gaya 80-an yang hype berwarna-warni terang. Melambaikan tangan. Penonton bergemuruh. Gaya mereka yang tampak atraktif dan tidak membosankan membuat penonton kembali ceria. “Terus ada PITOOOOOO….” Pito naik ke panggung sambil membawa stick drum kesayangannya. Kostumnya senada dengan Kak Seno dan Kak Citra.
1015.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 454 kali sebagai trah pitu lakon
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status