Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Janda Milik Sang Aktor

Janda Milik Sang Aktor

Biasanya, mereka akan menonton film atau serial yang dibintangi oleh artis-artis yang berada di bawah naungan Hacer, lalu akan memberikan kritik dan saran membangun—bila perlu—pada kotak di sebelah layar lebar yang kemudian akan diambil oleh si pemeran itu sendiri. Namun untuk siang ini, mereka akan menonton film action yang diperankan oleh aktor Julian Wiratmaja. Memang aktor tampan nan gagah itu tidak bersama Hacer, akan tetapi salah satu pemeran pendukung film tersebut merupakan aktris pendatang baru di agensi mereka. Sebetulnya alasan terbesarnya ialah, mereka semua mau menonton sosok Julian—belum lagi telah berseliweran salah satu adegan di mana pria muda itu menunjukkan dada bidang dan
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai trah pitu lakon
Baca
+Pustaka
Siasat Hunter Penakut

Siasat Hunter Penakut

jawab Hanan. Dia melangkah mendekati tas ransel raksasa itu. Mengingat penampilannya yang tinggi namun cenderung kurus, beberapa Hunter peringkat E yang menonton dari jauh mulai menyeringai, bersiap menertawakan si peringkat F saat dia kesulitan mengangkat tas tersebut. Hanan menarik napas pendek, mencengkeram kedua tali pengikat tas, lalu mencoba mengangkatnya dari atas tanah.
10392 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai trah pitu lakon
Baca
+Pustaka
Sisi Liar Mas Nanang

Sisi Liar Mas Nanang

Yang tersisa hanya martabat seorang petarung yang tahu kapan ia kalah dan bagaimana ia menerima kekalahan. Nanang menyambut tangan itu. “Oke Niko, tinju lo hebat juga ya.” Niko tersenyum kecil. “Lo juga hebat. Gue nggak bohong. Udah lama gue nggak kena pukulan yang bikin gue mikir dua kali.” Nanang juga tersenyum meski bibirnya perih. “Lo juga. Kalau gue nggak hati-hati, tadi gue udah tidur dari tadi."
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai trah pitu lakon
Baca
+Pustaka
Suamiku, Lakon Sandiwara

Suamiku, Lakon Sandiwara

“Jason berdecak, lalu mencibir. “Hah.. kalian pikir aku takut? Kalian kira aku cuma pengecut yang bisa di beli?” “Kami nggak bilang kamu pengecut. Tapi kamu harus lihat ini dulu,” ucap Vano dengan tenang. Ia menekan layar tablet. Sebuah video simulasi muncul. Jason duduk gemetar di ruangan dengan dinding busa putih, mengenakan baju pasien gangguan jiwa. Suaranya meracau, wajahnya kusut. Di sudut video tertulis; “LIVE: Pelaku penyebar fitnah selebriti. Kondisinya tak stabil.”
10901 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai trah pitu lakon
Baca
+Pustaka
Istri Dipelet Dukun Bertindak

Istri Dipelet Dukun Bertindak

Puas mencerca sang Ibu dengan berbagai pertanyaan laksana seorang detektif, bocah bermata bulat itu kembali fokus menonton acara sulap yang baru saja ditemukannya pada salah satu chenel favoritnya Anjani celingak celinguk, memperhatikan pintu dapur sesering mungkin, takut kalau kalau sang paman dan suaminya tiba tiba muncul dan melihat mereka yang sedang asyik menonton tv. Di sisi lain, Aldo dan Mbah dukun yang baru saja tiba di kali, menyorot senter ke arah rerimbunan semak dan pohon yang memenuhi pinggiran kali. Pria berkemeja navy itu menatap sang dukun sebentar, tampaknya ada keraguan di hatinya kalau kalau di kali kecil itu ada beberapa binatang melata yang berbahaya. "Lintah ada?" tan
5.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai trah pitu lakon
Baca
+Pustaka
Patah

Patah

Terus yang dimasukin scene apa? Teuing lah. #plak Paling nggak di New BDTH ketauan kenapa Rey kalau panggil Tristan abang. Dan Rey ternyata nggak se’dikali nol’ gitu juga kok. Ada juga cowok yang bikin Ian merasa aneh. Dan yang saya suka sih di New BDTH tuh tokoh Dee dan Nana lebih menunjukkan perannya sebagai sahabat Rey. Beneran jadi tempat Rey curhat. Nggak cuma sesekali muncul untuk dijodohkan sama Ari dan Aa.
1028.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 751 kali sebagai trah pitu lakon
Baca
+Pustaka
Gadis Bodoh [Bego]

Gadis Bodoh [Bego]

Maklum, Altha gak pernah ngeraguin kemampuannya sendiri, jadi dia selalu percaya diri meski di mata orang dia tuh bego. Altha menepuk kepala motor, berlagak seperti tukang ojek pangkalan yang sering dia tonton di RTTI selepas kecelakaan motor waktu itu, sengaja dia tonton supaya dia bisa pintar naik motor soalnya film itu mengisahkan tukang ojek pangkalan yang kerjanya bawa motor. "Tenang! Gue udah bisa bawa motor, nih gue juga punya SIM-nya." Altha mengeluarkan SIM dari saku bajunya.
9.83.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai trah pitu lakon
Baca
+Pustaka
Gairah Liar Paman Tiriku

Gairah Liar Paman Tiriku

Tangan Maira terkepal, dia pikir ucapan Papanya tempo hari hanya omong kosong ternyata dia benar-benar ingin menjodohkan Maira dengan seorang pria pilihannya. “Ayolah Pa, apa aku sejelek itu sampai Papa mencarikan jodoh untukku?” “Bukan begitu, Papa hanya khawatir kamu ….” “Permisi.” Suara bariton menghentikan pembicaraan mereka. Semua mata tertuju pada pria yang berjalan ke arah meja makan. “Permisi Pak Toni, maaf aku datang terlambat,” ujar pria bermata coklat, memiliki rahang yang tegas dengan tubuh kekar seperti Nathan.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai trah pitu lakon
Baca
+Pustaka
Prahara Sang Pengacara

Prahara Sang Pengacara

tutur Christy pelan tampak mendung menaungi wajahnya. "O …. Maaf, kakak gak tahu," sesal Zerlina. "Bagaimana kalau nanti malam?" "Nanti malam, Kak? Beneran? Janji!" ucap Christy sambil mengulurkan jari kelingking untuk mengikat janji. Zerlina meraih kelingking Christy untuk disatukan. Tiba-tiba Christy tertawa terbahak-bahak sambil memegang perutnya. Zerlina tersadar jika dia menjadi korban kejahilan gadis remaja itu.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai trah pitu lakon
Baca
+Pustaka
OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat

OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat

Tentu saja ia tidak mungkin membeberkan bahwa pementasan ini adalah perangkap gaib untuk menjerat siluman pesugihan purba. "Ohhh... inggih, inggih..." Pak Ronggo mengangguk-angguk perlahan, meski sorot matanya masih menyimpan sedikit tanda tanya. "Padatanipun menawi tasyakuran tanggap warsa, ingkang dipun kersakaken menika lakon Gatotkaca Lahir, utawi Punakawan... Nanging mboten menapa-menapa, kula namung ndherek dhawuh panjenengan, Dokter Harsha." (Ohhh... iya, iya... Biasanya kalau syukuran ulang tahun, yang diminta itu lakon Gatotkaca Lahir, atau Punakawan... Tapi tidak apa-apa, saya hanya menurut perintah Anda, Dokter Harsha.)
1018.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 535 kali sebagai trah pitu lakon
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status